"Menyingkirlah dari Mami gue!!"
Suara Aksa menggema cukup keras, memecah tawa yang baru saja mereda. Langkah kakinya cepat dan penuh amarah, wajahnya tegang sementara matanya menatap tajam ke arah mereka semua.
"Mami?"
Yasmine, Jefri, dan Bisma saling berpandangan, bingung. Mereka serentak menoleh ke arah Vana yang tampak terpaku di tempat.
"Lo kenal mereka, Van?" tanya Yasmine pelan, nadanya masih tak percaya.
Belum sempat Vana menjawab, Aksa dan Aska sudah lebih dulu maju. Dengan gerakan spontan, keduanya menarik dan mendorong Bisma yang masih memeluk Vana untuk menjauh dari mami mereka.
"Aduh!" seru Bisma, terjatuh ke belakang dengan wajah kaget karena dorongan kedua pemuda itu.
"Aksa! Aska!" panggil Vana panik, melangkah setengah mendekat. Namun panggilan itu tidak dihiraukan oleh keduanya.
"Nggak usah peluk-peluk Mami gue!" bentak Aksa tajam.
"Cuma kami yang boleh peluk Mami!" timpal Aska dengan nada tak kalah keras.
Udara di sekitar mereka seketika terasa tegang. Tak ada yang berani bicara. Vana menatap kedua anak itu dengan mata membulat, antara terkejut dan bingung, sementara Yasmine dan Jefri hanya berdiri mematung, mencoba memahami situasi yang tiba-tiba berubah dingin.
"Aksa, Aska…" suara Vana terdengar lirih, hampir bergetar. Ia menatap keduanya, berusaha memahami kemarahan yang meledak begitu tiba-tiba. "Kalian ngapain disini, sayang? Kenapa dorong Bisma?"
Aksa menatap balik, napasnya masih berat. "Karena dia seenaknya aja, Mi! Peluk Mami kayak gitu, depan umum lagi!" jawab Aksa menunjuk Bisma.
"Aska juga nggak suka,"timpal Aska cepat, matanya berkaca tapi nadanya tetap keras. "Mami tuh cuma buat kita, bukan buat mereka!"
Yasmine refleks melangkah maju, mencoba menjelaskan. "Eh, adik-adik… kita cuma—"
"Diam!" potong Aksa, suaranya meninggi membuat Yasmine mematung. "Jangan sok akrab!"
Suasana langsung membeku. Angin sore berembus pelan, tapi udara terasa berat. Bisma yang tadi terjatuh sudah berdiri, menepuk celananya pelan sambil melirik Vana canggung.…
Jodohku Pak CEO DUDA
Bab 20
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments