Terangnya sinar surya berkolaborasi dengan kobaran api yang semakin menyilaukan mata bahkan menghasilkan luka yang berakhir dengan airmata. Manik Alina sudah basah sambil menatap api yang tengah membakar pakaian indah yang perlahan menjadi abu.
Dress pernikahan yang dibuat khusus oleh Alina sendiri untuk hari bahagianya ia lenyap kan dalam sekejap. "Seperti dress ini, maka kau juga akan lenyap. Kau hanya memberi ku luka Ed, dan kau juga semakin menambah nya dengan ucapan mu itu. Abu dress ini akan mengurangi kenangan buruk itu." Setelah semuanya jadi abu, Alina melihat hembusan angin membawa abu-abu itu dan menghilang sepenuhnya. Seharusnya, dia melakukan ini sejak awal.
"Pergi! Aku tidak ingin ada apapun! Aku ingin sendiri!" Alina mulai lagi, bibi merasa khawatir bukan main, apalagi mendengar teriakannya dari dalam kamar. Dari pagi hingga menjelang sore, Alina tak keluar dari kamarnya.
"Sebentar Rosa. Nenek akan kembali." Setelah memastikan bayi kecil itu tertidur, bibi menuju kamar tempat Alina berdiam diri.
"Nona, nona buka pintunya. Jangan begini." Bibi yang menunggu pintu terbuka akhirnya lega melihat Alina muncul di depannya.
"Nona, apa yang nona lakukan?"
"Aku tidak apa bi. Dan aku tidak ingin berada di ruangan, dimana aku merasa sesak." Bibi mengerti, bahwa luka Alina kembali menganga, sehingga bibi mengangguk dan segera membawakan sesuatu untuk Alina.
Telinga Alina mendengar dengan jelas suara langkah kaki bibi perlahan menjauh.
******************
"Ini Nona." Bibi kembali dengan membawakan sesuatu yang bisa dimakan oleh Alina.
"Letakkan saja." balas Alina. Bibi menghela napas, dia mengangguk kecil dan kembali keluar, sekalian ingin melihat keadaan Rosa yang tertidur. Cukup lama dan lekat bibi menatap wajah mungil itu. "Wajahmu tidak terlihat seperti nya...... Tapi..." Bibi tidak melanjutkan ucapannya karena Rosa terbangun dan menangis.
Bibi tentu mengambil susu khusus yang setidaknya sama dengan ASI untuk pertumbuhan bayi itu. Rosa tampak minum dengan lahap…
Rosalina (Untold Story)
Tidak Peduli
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments