"Sudah tenang?" Alina mengangguk, usapan lembut itu menenangkan nya. Senyuman Demon membuat Alina ikut tersenyum. Aroma kopi sudah meninggalkan ruangan dapur minimalis itu.
"Kita tidur?" Tanya Demon, Alina tersenyum lebar dan mengangguk kecil. Dia menyandarkan kepalanya di dada bidang Demon. Entahlah, setelah pernyataan cinta dan lamaran yang tiba-tiba itu membuat Alina sudah merasa nyaman dan menjadi manja. Sisi itu kembali bangun setelah sekian lama.
"Kenapa?" Tanya Demon melihat Alina tak bereaksi ataupun berjalan menuju kamarnya.
"Boleh..... Aku tidur di kamarmu?" Terkejut? Tentu saja, demon tidak menyela atau mengatakan apapun. Dia memperhatikan ekspresi Alina, tautan tangan Alina terbentuk dan juga wajahnya yang menunduk tak mau menatap Demon.
"Kau takut?" Tanya Demon.
Alina mengangguk kecil. Dengan mata yang masih menatap ke bawah. "Aggh!" Alina berteriak seiring dengan kejutan di tubuhnya. Demon langsung memeluk tubuh Alina yang gemetar karena suara petir.
"Tidak apa, ada aku." Bisik Demon menenangkan Alina.
Pintu dibuka pelan, kamar dengan nuansa abu-abu pekat dan putih menyambut kedatangan Alina. Terlihat rapi, besar dan beraroma maskulin seperti aroma Demon. "Tidurlah, aku disini." Ujar Demon lembut. Alina masih berdiri, menatap kamar demon yang masih terasa asing baginya.
Perlahan Demon memasuki kamar mandi. Sedangkan Alina mencoba melangkah mendekati ranjang besar itu. Ada rasanya untuk kembali dan tidur di kamarnya, tapi suara petir kembali menggelegar membuat nyali Alina ciut.
"Belum tidur?" Tanya Demon dengan atasan yang terbuka. Hanya bagian pinggang bawahnya yang ditutupi oleh handuk. Alina memalingkan wajahnya karena malu. "Tidurlah. Aku bisa tidur di sofa. Itu lebih dari cukup." Jelas Demon.
Alina menatap sofa panjang itu, dan kembali memalingkan wajah pada demon. "Apakah itu cukup untuk tubuh tinggi mu?" Tanya Alina berpikir dengan ukuran tubuh pria itu yang pas dia sofa panjang itu.
"Tentu saja. Mau lihat?" Tanya Demon, tapi pertanyaan itu me…
Rosalina (Untold Story)
Rasa Takut di tengah malam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments