Mungkin hujan belum diperintahkan untuk turun, tapi awan gelap dengan hembusan angin yang kencang sudah hadir. Seolah ikut dalam kegiatan hitam itu. Rasanya sepasang mata itu tidak bisa lagi menangis. Seolah air mata nya sudah kering, dia hanya melihat timbunan tanah yang menutupi tubuh yang selalu menemani nya belasan tahun.
Tangannya menggenggam tangan mungil yang berdiri di sebelahnya. Ada banyak pertanyaan dari bibir kecil itu. "Mommy, kenapa nenek dikubur seperti kucing?" Tanya nya. Alina menoleh, menatap wajah yang memiliki banyak pertanyaan itu.
"Karena itulah tempat istirahat terakhir nenek." Jawab Alina memberikan pengertian.
"Jadi, nenek tidak tinggal dengan kita lagi?" Alina menggeleng dengan berat. "Iya sayang, karena nenek sudah punya tempat tinggal nya sendiri. Cukup untuk nya." Lanjut Alina.
"Hari mau hujan.... Nenek tidak kedinginan?" Beberapa huruf sulit untuk Rosa ucapkan, tapi Alina mengerti dengan baik apa yang diucapkan oleh putrinya.
"Tidak, nenek tidak akan kedinginan, kepanasan ataupun sakit lagi. Hmmm."
"Tapi kalau kita kesini. Nenek keluar tidak?"
"Tidak, tapi dia tau kita datang."
"Bunga-bunga nya untuk apa?" Tanya Rosa kembali saat sang mommy menaburkan bunga dan juga orang-orang disana.
"Untuk menghias rumah nenek. Seperti kamar Rosa."
"Oh, Rosa juga mau!" Jelasnya, tangan nya mengeruk bunga itu dan menaburkan nya di tanah yang basah itu.
"Ini untuk nenek, supaya kamar nya wangi." Cicit Rosa sambil terus menaburkan bunga. Dada Alina kembali sesak mendengarnya. Genangan air kembali datang dan menetap di pelupuk matanya.
"Iya kan mommy?"
"Iya sayang." Ujar Alina melipat bibirnya dan mengelus lembut rambut putrinya yang coklat itu.
"Parfum nya mommy?" Tanya Rosa sambil menunjuk air dalam botol yang dituangkan oleh wanita disebelahnya.
"Iya."
"Rosa juga mau!" Ujarnya senang.
'Bibi, terimakasih.... Kau selalu menemani ku, lebih dari seorang pekerja. Kau seperti ibu bagiku, terimakasih banyak. Aku tidak bisa mengungkapkan nya dengan kata-kata.…
Rosalina (Untold Story)
Permintaan Kecil
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments
Nandi Ni
orang baik selalu dikelilingi orang baik,meski bahaya terus mengintai
2026-01-05
2
Etty Rohaeti
lanjut
2026-01-04
1