Tragedi Mie Instan

Dua mangkok penuh mie instan dengan protein dan sayuran itu langsung ada di tangan Alina. Dia meletakkan dengan hati-hati, meskipun rasanya ingin membuang mangkok satunya.

"Ini sayang, sekarang makanlah. Setelah itu mommy akan bacakan cerita." Ujar Alina mengusap rambut coklat Rosa dengan sayang.

"Terimakasih mommy! Ayo Daddy, kita makan. Rasanya sangat enak!" Jelas Rosa memberitahu, tangannya langsung mengambil suapan mie yang panas itu.

"Hati-hati dan pelan-pelan saja." Ujar Alina melihat antusias putrinya. Rosa hanya memberikan anggukan, kuah dengan citarasa khas itu membuat nya tak mampu bicara.

Sedangkan Demon? Pria itu menatap mie dihadapannya, ada telur setengah matang diatas nya dengan sesuatu yang demon tidak tau, bukan keju, bukan juga daun bawang.

"Kalau ditatap terus dia tidak akan habis. Kalau tidak suka, sudah terlambat!" Ujar Alina sembari memberikan tatapan menyipit pada Demon.

Demon tidak mengindahkan ucapan Alina, matanya kembali melihat Rosa yang sudah lahap dan begitu menikmati mie dihadapannya. Dan itu membuat Demon menjadi semakin lapar dan tertarik. Dia mulai mengambil sumpit disebelahnya dan mengambil mie dengan uap yang menggelitik penciuman nya.

Dan..... Masuk! Mie itu memasuki indra perasa nya. Citarasa asin, gurih dan sedikit pedas mengisi lidahnya. Demon mengigit mie itu, terasa lembut dengan kuah yang gurih.

'Enak!' itulah yang bersorak di hatinya. Alina yang datang dengan buah ditangannya kembali melirik Demon yang tampak termenung.

'Pria ini! Dia bahkan tidak menyentuhnya!'

"Rosa, Daddy mu tidak......"

"Jangan sentuh mie ku!" Teriak Demon dengan tangan yang langsung mendekap mangkok itu seolah tidak ingin diambil.

Reaksi itu membuat Alina mengerjapkan matanya beberapa kali. Dia tidak salah dengar kan? Apa kata pria ini tadi.... Jangan sentuh? Oh, lihatlah..... Dia bahkan lebih parah dari Rosa saat makannya ingin diambil.

"Mommy, jangan ganggu Daddy. Daddy sedang makan, tidak boleh ganggu orang yang sedang makan." Bela Rosa, anak itu t…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Tutuk Isnawati

Tutuk Isnawati

🤣🤣jd ketagihan masakan mama rosa kan

2026-01-24

2

lihat semua
Episodes
1 Luka
2 Bangkit Perlahan
3 Kembali Menghilang
4 Mengejutkan!
5 Baby Rosa
6 Keputusan Alina
7 Tidak Peduli
8 Mengatasi Gangguan
9 Sandiwara?
10 Semuanya Bohong!
11 Nurani VS Akal
12 Terbiasa?
13 Apa yang terjadi?
14 Terluka
15 Kepedulian?
16 Masalah Baru
17 Sebuah Panggilan
18 Sebuah Mimpi Buruk
19 Mengambil keputusan
20 Pergi Jauh
21 Akhirnya tiba juga
22 Penantian dan perdebatan
23 Kabar baik
24 Musim Semi
25 Ya, Mama.....
26 Hari Pertama
27 Kotak Antik
28 Liontin
29 Sia-sia
30 Permintaan Kecil
31 Keputusan dan Pantang mundur
32 Debaran itu
33 Paman Pelanggan setia
34 Menyusun strategi
35 Tanpa Sadar
36 Hari Pertama sekolah
37 Gelisah
38 Berat Hati
39 Dimana Rosa?
40 Wanita Tidak Waras
41 Obat Ampuh
42 Mommy, apa dia Daddy ku?
43 Perlawanan dan Ancaman
44 Opsi
45 Aku ingin kesana
46 Bak Pinang dibelah dua
47 Bunda?
48 Untuk siapa?
49 Bukan Dokter
50 Menuju Rahasia
51 Kembali Histeris
52 Melihatnya
53 Ya, satu Tahun!
54 Ingin Lagi
55 Aroma yang mendebarkan
56 Tragedi Mie Instan
57 Korban Penolakan Rosa
58 Mulai Luluh
59 Memasak Bersama
60 Tidak Bisa Menolak
61 Aku, jatuh cinta!
62 Hasilnya?
63 Misi Dimulai!
64 Restoran
65 Sebuah Janji
66 Coba ini
67 Pesta
68 Malam Dengan Kesal dan....
69 Perekat
70 Janji!
71 Rasa Takut di tengah malam
72 Resmi!
73 Biasakan
74 Finally!
Episodes

Updated 74 Episodes

1
Luka
2
Bangkit Perlahan
3
Kembali Menghilang
4
Mengejutkan!
5
Baby Rosa
6
Keputusan Alina
7
Tidak Peduli
8
Mengatasi Gangguan
9
Sandiwara?
10
Semuanya Bohong!
11
Nurani VS Akal
12
Terbiasa?
13
Apa yang terjadi?
14
Terluka
15
Kepedulian?
16
Masalah Baru
17
Sebuah Panggilan
18
Sebuah Mimpi Buruk
19
Mengambil keputusan
20
Pergi Jauh
21
Akhirnya tiba juga
22
Penantian dan perdebatan
23
Kabar baik
24
Musim Semi
25
Ya, Mama.....
26
Hari Pertama
27
Kotak Antik
28
Liontin
29
Sia-sia
30
Permintaan Kecil
31
Keputusan dan Pantang mundur
32
Debaran itu
33
Paman Pelanggan setia
34
Menyusun strategi
35
Tanpa Sadar
36
Hari Pertama sekolah
37
Gelisah
38
Berat Hati
39
Dimana Rosa?
40
Wanita Tidak Waras
41
Obat Ampuh
42
Mommy, apa dia Daddy ku?
43
Perlawanan dan Ancaman
44
Opsi
45
Aku ingin kesana
46
Bak Pinang dibelah dua
47
Bunda?
48
Untuk siapa?
49
Bukan Dokter
50
Menuju Rahasia
51
Kembali Histeris
52
Melihatnya
53
Ya, satu Tahun!
54
Ingin Lagi
55
Aroma yang mendebarkan
56
Tragedi Mie Instan
57
Korban Penolakan Rosa
58
Mulai Luluh
59
Memasak Bersama
60
Tidak Bisa Menolak
61
Aku, jatuh cinta!
62
Hasilnya?
63
Misi Dimulai!
64
Restoran
65
Sebuah Janji
66
Coba ini
67
Pesta
68
Malam Dengan Kesal dan....
69
Perekat
70
Janji!
71
Rasa Takut di tengah malam
72
Resmi!
73
Biasakan
74
Finally!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!