Bianca susah payah membawa Elgard masuk ke dalam apartemennya. Dia menidurkan Elgard di ranjangnya karena saat ini suhu tubuh Elgard sangat panas. Pria itu juga sudah setengah sadar saat ini.
Bianca lekas mengambil handuk untuk mengompres Elgard. Sayangnya dia tidak pernah punya persediaan obat sama sekali. Bianca hanya melakukan yang ia bisa untuk menurunkan suhu tubuh Elgard.
Bianca melepas dasi yang sebenarnya sudah tidak terpasang dengan rapi. Elgard juga sudah tidak memakai jasnya dan sudah berantakan.
"Bee" Lirih Elgard dengan mata sedikit terbuka.
"Hmm? Mana ponselmu? Hubungi asistenmu untuk menjemputmu di sini. Pergilah ke rumah sakit!"
Tapi Elgard malah memejamkan matanya dan tak mengeluarkan suara lagi. Entah pria itu tidur atau memang tak sadarkan diri.
Sekarang Bianca tidak tau harus berbuat apa. Mengusir pria itu pergi juga tidak mungkin karena dia tak sadarkan diri. Sedangkan dia tidak tau harus menghubungi siapa.
"Meriana?" Bianca bergumam. Namun dia baru ingat kalau tadi sore dia langsung menghapus nomor Meriana dari riwayat panggilannya.
Bianca memilih turun untuk membeli obat di apotek yang ada di dekat apartemennya. Saat sampai di bawah dan keluar ke tempat parkir mobil, dia melihat mobil Elgard di sana dengan banyak puntung rokok di samping mobil Elgard.
Dari banyaknya pentung rokok itu, Bianca menduga kalau Elgard sudah cukup lama di sana. Mungkin itu yang menyebabkan pria itu jatuh sakit mengingat malam ini udara cukup dingin.
Tak lama kemudian, Bianca kembali membawa obat dan juga air putih untuk Elgard. Handuk dingin yang tadi ia letakkan di kening Elgard kini sudah berubah menjadi hangat karena terkena suhu badan Elgard.
"Bangunlah, kau harus minum obat!" Bia nca mencoba membangunkan Elgard.
"El! Bangunlah!" Bianca terus berusaha sampai akhirnya Elgard mulai merespon.
"Bee, tolong jangan usir aku. Biarkan aku di sini dulu. Besok pagi aku akan pergi!"
"Siapa yang mau mengusirmu? Ayo minum obat dulu!"
Elgard berusaha untuk sedikit mengangkat…
Terjerat Benang Merah
Masa lalu yang menyakitkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 105 Episodes
Comments
pecinta novel lealistis
author mau plot twist ya apaan isi kotak itu. aku mau nebak nebak boleh. otaku selalu berimajinasi. jujur aku gak bisa bikin cerita, tapi suka aja ikut nimbrung bikin masukan masukan dalam cerita orang.
2026-01-19
4
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kotak apaan sih Bee, jangan bilang kalau kotak itu ada bukti² tentang kasus yang dulu melibatkan ayah mu yang di tuduh korupsi padahal pelakunya pak Joshepin tapi karna ayah Bianca tau justru dia yang jadi kambing hitamnya terus si Meri juga saksi kejadian itu makanya selain mendapatkan karir cemerlang.🤭🤭🤭
maaf Thor jadi ngarang bebas... cuma asal nebak saja.🤣🤣🤣
2026-09-03
0
Aprisya
udah saatnya kamu membuka hati bee, bicara dari hati ke hati, turunkan egomu bee,, dan untuk kamu el,, kayaknya perjuangan kamu untuk meluluhkan hati Bianca masih panjang
2026-01-18
2