Bianca keluar dari perusahaan Joshep dengan gemuruh di dalam dadanya. Dia tidak menyangka kalau akan kali bertatap muka dengan pria itu hari ini. Rasa marah, kecewa dan dendam yang sejak dulu terpendam dalam hatinya, kini seakan meluap begitu saja setelah mendengar ucapan tak tau malu dari Joshep tadi.
Tadi pagi saat ada orang yang menghubunginya karena Joshep ingin bertemu, Bianca merasa senang karena akhrinya dia bisa bertemu langsung dengan orang yang bertanggung jawab penuh atas kematian Ayahnya. Tapi bukannya kata maaf atau penyesalan yang Bianca dapat, tapi justru sifat angkuh dengan segala ancamannya untuk menekan Bianca.
Mungkin karena Bianca hanya seorang perempuan, tidak memiliki apa-apa, dan tidak punya siapa-siapa, makanya Joshep menganggapnya lemah dan mudah ditekan.
Tapi untuk saat ini tidak, dia tidak mau Joshep menang lagi. Dia harus memperjuangkan keadilan untuk Ayahnya. Apa pun yang terjadi, apa pun yang terjadi.
"Bee!" Elgard berlari dengan nafas yang terengah-engah.
"Bee, kau tidak papa kan? Apa yang dilakukan pria itu padamu hah? Apa yang dia katakan?!" Elgard memegang kedua bahu Bianca. Dia sangat ketakutan begitu mendengar dari mata-mata yang ada di perusahaan Ayahnya, jika Bianca datang ke kantor menemui Ayahnya.
Elgard yang beru saja memejamkan mata tentu saja langsung menyusul Bianca, dia tidak ingin Ayahnya menyakiti Bianca atau mengancam Bianca.
Bianca menatap Elgard dengan tatapan matanya yang datar. Dia menampik tangan Elgard yang masih memegang bahunya.
"Bee" Lirih Elgard karena melihat raut tidak suka di wajah Bianca.
"Kenapa di dunia ini ada orang sejahat Ayahmu El?!" Bianca meluapkan kemarahannya pada Elgard.
Rasanya wajar saja jika Bianca melakukan itu. Bianca marah pada Joshep namun tidak bisa meluapkannya. Sedangkan Elgard adalah anak Joshep dan dia ada di dekat Bianca saat ini, tentu wajar jika Bianca meluapkan kemarahannya pada Elgard.
"Sebenarnya apa yang dikatakan Ayahku padamu Bee?"
"Ayahmu memintaku menjauhimu! Dia menganc…
Terjerat Benang Merah
Ancaman Joshep
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 105 Episodes
Comments
Agnezz
Anak lawan ayah, hayo menang mana. Ayahnya punya kekuasaan sekali jentik lasan langsung keok. Tapi El tak gentar menghadapinya. Meskipun diatas kertas ayahnya akan memang, pada akhirnya kebenaranlah yg akan menang. itulah hukum ssmesta.
2026-01-31
6
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
jgn ada adegan penculikan terhadap Bianca ya Thor..plis plis plis..Krn itu sudah terlalu biasa di dunia pernovelan..moon maaf dan just saran 🙏🤭😃
2026-01-31
1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Pada terlalu serba terburu² gedein emosi sampe ga berpikir jernih buat bikin bukti baru dengan merekam dan memvideo percakapan Jhosep, Bianca, Elgar... hadeuuhh.
2026-09-04
0