"Adel, tunggu!" Kevin berhasil mengejar Adel yang berjalan kaki menuju ke rumah sakit karena memang jarak dari restoran ke rumah sakit begitu dekat.
"Mau apa?!" Adel menghentakkan tangan Kevin.
"Pergilah temani mantan kekasih, oh maaf... calon kekasihmu itu. Aku bisa pergi sendiri ke rumah sakit!"
"Tidak, aku akan menemanimu!"
"Tidak perlu!"
Tampaknya Kevin lebih keras kepala. Dia menarik tangan Adel lebih dulu. Mereka berdua benar-benar meninggalkan mobil di restoran dan memilih berjalan kaki menuju rumah sakit.
"Maaf karena aku belum mengatakan tentang pernikahan kita pada Sofia!" Setelah mereka terdiam, Kevin mulai mengajak bicara Adel ketika di depan ruang periksa.
"Tidak papa, lagi pula kau memang tidak pernah menginginkan pernikahan ini sejak awal. Mungkin kau sengaja untuk tidak mengatakannya pada Sofia, itu akan memudahkanmu saat kita bercerai nantinya kan?"
Kevin menatap Adel dengan tajam, entah kenapa hatinya tidak terima ketika Adel menyebutkan kata cerai terlebih dahulu.
"Ki.."
"Nyonya Adel!"
"Ya!" Sahut Adel langsung berdiri. Dia tidak peduli kalau omongan Kevin tadi terpotong oleh suster yang memanggil namanya.
Adel selalu merasa sedih ketika melihat janin kecil di dalam perutnya. Dia sedih bukan karena tidak bisa menerima janin itu di dalam perutnya, dia sangat menyayangi anaknya itu. Tapi yang membuatnya sedih adalah, kehadirannya tidak diinginkan oleh Ayahnya. Janin itu hadir di saat yang tidak tepat.
"Nona, saya sudah ingatkan sejak bulan lalu kalau kandungan Nyonya cukup lemah. Itu tentu saja berdampak besar pada janin karena mengakibatkan keguguran atau kelahiran prematur. Semua itu disebabkan bisa karena faktor genetik, gangguan hormonal, stress berat, atau kelelahan. Jadi saya mohon Nona dan Tuan bisa lebih memperhatikan lagi. Perhatikan juga tanda-tandanya seperti kram perut dan bisa juga flek. Apa Nyonya sering mengalami kram perut?"
"Sesekali dokter" Jawab Adel yang membuat Kevin langsung menatap Adel. Dia tidak tau sama sekali tentang hal…
Terjerat Benang Merah
Dua wanita hamil
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 105 Episodes
Comments
Agnezz
Seharusnya memang Kevin fokus sama Asel dan anak yg dikandungnya. Kevin kan sudah mengambil tanggung jawab itu. menjadi suami siaga. Paling tidak sampai anak itu lahir. Setelah itu pastikan bayi itu benar2 anak Kevin atau bukan kalo emang gak yakin. Tapi syukurlah setelah melihat USG Kevin merasa yakin. Demi anak cobalah untuk mencintai Adel, Kevin harus melihat sisi baik Adel. Kecuali kalo Adel wanita nakal, atau perasaan Kevin tetap tidak berkembang kearah cinta baru diputuskan untuk bercerai. Saat ini sebagai Bumil, Adel butuh dukungan dan perhatian orang sekitar.
2026-02-16
1
mama
Sofia macam pelakor ajj,dia tau ny kan kevin sama adel tunangan masih sm tlp2, berdalkh minta bantuan soal ibuk ny🤣.jika seandainya kevin milih ngakat tlp Sofia dan pergi untuk Sofia tinggalin aja del si kevin. biar kapok tu dia
2026-02-16
2
Nurminah
pelakor menunjukkan mukanya wanita baik2 tidak memanfaatkan kelemahan sebagai senjata buat dapat fasilitas mewah hadeh semoga mertua adel turun tangan kasih paham jentik jalang
2026-02-16
2