Sudah berhari-hari berlalu, Kevin mulai membuktikan omongannya setelah meminta kesempatan pada Adel. Dia seperti pria yang sangat mencintai istrinya.
Mengajak Adel jalan-jalan, mengunjungi orang tua Adel dan menginap di sana. Sikapnya lembut dan manis. Jika Kevin seperti itu terus, pasti bisa membuat Adel luluh. Tapi untuk saat ini Adel masih menjaga jarak meski Kevin sudah melakukan segalanya. Bagi Adel, dia masih memberikan sedikit jarak agar dia tidak terlalu kecewa.
Sikap Kevin itu, ia nilai hanya karena tanggungjawab, belum sampai yang namanya cinta. Apalagi Kevin sudah mulai mengakui anak dalam kandungan Adel sebagai anaknya.
"Anak saya laki-laki atau perempuan dokter?" Kevin terlihat begitu penasaran dan tak sabar menunggu jawaban dokter. Sebenarnya jadwal periksa Adel masih minggu depan, namun katanya Kevin sudah tidak sabar ingin melihat anak mereka.
"Selamat Tuan Kevin, sepertinya anda akan mendapatkan teman bermain bola!"
"Jadi anak kami laki-laki dokter?" Wajah Kevin terlihat begitu bahagia.
Adel bisa melihat binar mata Kevin yang mengkilap seperti ingin menangis.
"Benar Tuan Kevin, sekali lagi selamat!"
Kevin menatap Adel dengan reaksi yang tak pernah Adel duga sebelumnya. Dia tak mengira jika Kevin akan begitu bahagia mendengar kabar jika anaknya laki-laki.
"Tapi dokter, istri dan anak saya baik-baik saja kan? Maksud saya, apa kandungan istri saya masih lemah seperti bulan lalu?"
"Sampai sekarang ini, perkembangannya cukup bagus. Janin juga mulai kuat, jadi tidak ada yang perlu diwaspadai lagi. Tapi, tetap harus menjaga pola makan, pikiran dan kondisi tubuh lebih sehat lagi dari yang sebelumnya!"
"Baik dokter. Saya akan menjaga istri dan anak saya baik-baik!"
Adel masih diam walau mereka sudah ada di dalam mobil. Meski Kevin terus tersenyum menatap foto hasil USG anak mereka.
"Kenapa diam saja dari tadi?" Kevin sadar akan aksi diam Adel.
"Apa kau benar-benar bahagia karena tau anak kita laki-laki?"
Senyum di wajah Kevin langsung hilang karena perta…
Terjerat Benang Merah
Tulus, bukan pura-pura
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 105 Episodes
Comments
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hmmm... syukurlah kamu sadar Sofia jadi jangan ganggu lagi RT Kwvin Adel meaki dwngan alasan minta tolong...
mending jual saja rumahnya dari pada pusing² dan jadi beban trs kalau ada sisa uang bisa beli rumah yang kecil dan kalaupun ga ada sisa yang penting angsuran gadai sudah lunas dan kamu bisa kerja lagi buat kebutuhan sehari².
2026-09-04
0
Kumala
nah kan ibunya sofia juga berharap kevin sama sofia untung aja kevin cepat menjelaskan kalau dia sudah menikah kalau tidak di mintai bantuan terus-terusan adel cape-cape berusaha mencari uang sedangkan orang lain enak banget tinggal minta.
2026-02-20
3
SasSya
mending jual saja rumah besarnya Sof
dr Pd terlilit Hutang
sisanya bisa buat beli rumah yg kecil dan modal usaha
move on dari Kevin
jangan usik hidupnya
disaat dia meminta kesempatan kedua dr istrinya
2026-02-21
2