Hari itu, Ling Xie berangkat menuju dusun-dusun yang terdampak wabah bersama kedua kakaknya. Sesampainya di sana, mata mereka disuguhi pemandangan yang memilukan, begitu banyak warga yang menderita terserang penyakit kulit aneh itu. Setelah memastikan kondisi di lapangan, mereka pun segera kembali ke Istana Kerajaan Feng Ling.
Sesampainya di istana, Ling Xie segera mengumpulkan seluruh dayang dan pelayan di halaman istana. Ia pun melatih mereka secara langsung tentang tata cara pengobatan dasar dan cara merawat orang sakit dengan tepat, ilmu yang kelak akan sangat berguna bagi semua orang.
Benar saja, hanya dalam waktu beberapa jam pelatihan, para dayang dan pelayan itu sudah mampu memahami dan menguasai apa yang diajarkan. Maka Ling Xie membagikan kepada masing-masing dari mereka sebuah kotak peralatan kesehatan yang telah disiapkan khusus.
Tak hanya itu, Ling Xie juga segera mengundang dan bekerja sama dengan seluruh tabib kepercayaan Istana Kerajaan Feng Ling. Mereka akan bergabung bahu-membahu, memadukan ilmu pengobatan istana dengan pengalaman lapangan Ling Xie, untuk bersama-sama mengatasi wabah yang sedang merebak dengan cepat ini.
Ada lima orang tabib terbaik di istana, semuanya jauh lebih senior daripada Ling Xie. Namun tak ada satu pun yang menyangka, kemahiran Ling Xie dalam menyembuhkan penyakit yang sulit diobati adalah warisan ilmu dari seorang Guru Tabib Sakti di Gunung Emas, tempat ia bertahun-tahun belajar saat masih kecil. Lokasi gunung itu tersembunyi tepat di belakang Dusun Bara Rendah, dan sang guru dikenal sangat sulit ditemui, tak sembarangan orang pun diizinkan untuk menemuinya.
Sementara itu, di tempat yang tersembunyi, Li Mei Feng diam-diam menemui sosok bertopeng hitam keemasan, yang tak lain adalah ibunya sendiri, Yan Shi. Pertemuan ini berlangsung di ruangan rahasia yang tersembunyi di balik perpustakaan istana. Li Mei Feng bergerak mengendap-endap masuk ke sana, ia sudah hafal betul cara membuka pintu rahasia itu.
Di…
The Return Of The Phoenix And Princess Of The Dawn
Cahaya di Tengah Kabut Musibah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments