Malam semakin larut, angin malam berhembus dingin menerpa wajah Ling Xie. Ia berjalan sendirian di jalan setapak yang gelap, menjauh dari gerbang istana yang megah namun kini terasa asing baginya. Di dadanya, ketakutan dan keberanian bertarung namun bayangan wajah Bai Zhi yang tersenyum tulus padanya, menguatkan langkahnya kembali.
"Tahanlah, Bai Zhi. Aku datang menyelamatkanmu. Tunggu aku..." bisiknya dalam hati.
Perjalanan menuju perbatasan terluar Kerajaan Feng Ling jauh dan sepi. Di sepanjang jalan, ia tak berhenti bertanya pada setiap penduduk yang ditemuinya namun tak ada yang melihat sosok dayang istana itu. Hingga fajar menyingsing, ia tiba di tepi jurang yang dalam dan berawan tempat di mana Bai Zhi dibuang.
Dari tepi jurang yang curam itu, Ling Xie memandang ke bawah dengan napas tertahan. Jantungnya berdebar kencang. Di sana, di kedalaman yang tak terlihat jelas, entah mengapa hatinya bergetar kuat seakan ada sesuatu, atau seseorang, yang memanggil namanya dari bawah sana.
"Bai Zhi..." panggilnya pelan, air mata kembali menetes. "Kau di bawah sana, kan? Aku tahu kau masih hidup. Aku merasakannya."
Namun di saat yang sama, di kejauhan, sepasang mata tajam mengawasi pergerakannya dari balik pepohonan rimbun. Bayangan itu segera berlari pergi, membawa kabar yang sangat penting bagi tuannya Permaisuri Mei Yin.
Rupanya, kepergian Ling Xie dari istana malam ini bukanlah sekadar kebetulan. Semua itu telah diatur dengan sangat licik oleh Permaisuri Mei Yin. Kabar yang disampaikan kasim istana tentang perjodohan, yang membuat Ling Xie teralihkan dan akhirnya menyelinap keluar itu semua adalah bagian dari rencana jahatnya.
Namun, itu belumlah semuanya. Tujuan sebenarnya jauh lebih mengerikan.
Di dalam kamarnya yang remang, Permaisuri Mei Yin tersenyum tipis penuh kebencian. Di benaknya, satu ambisi besar telah membara sejak lama, Ling Mei Rong harus mati. Selama wanita itu masih bernapas, selama itu pula Kaisar Jin Feng tidak akan pernah sepenu…
The Return Of The Phoenix And Princess Of The Dawn
Kembali & Amarah di Balik Dendam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments