(Kelanjutan dari Bab 33: Umpan Tersembunyi di Balik Hadiah)
Layar cahaya biru digital perlahan memudar dan lenyap, namun peringatan keras itu masih terngiang nyaring di telinga dan benak Ling Xie. Jantungnya berdegup kencang, pandangannya kembali tertuju pada kotak perhiasan yang masih terulur di hadapannya.
"Terima kasih banyak atas niat baik Pangeran Gao San," ucap Ling Xie perlahan dengan suara yang berusaha tetap tenang, meski jantungnya masih berpacu cepat. "Namun... sebagai Putri Kerajaan Feng Ling, saya merasa belum pantas menerima pemberian yang begitu berharga secara pribadi. Jika Pangeran berkenan, simpanlah hadiah itu untuk disampaikan secara resmi pada perjamuan besar nanti."
Pelayan itu tampak bingung sejenak, namun segera menarik kembali kotak hadiah itu dan membungkuk hormat. "Baik, jika itu kehendak Yang Mulia Putri."
Dari kejauhan di balik deretan pohon cemara yang rimbun, Pangeran Gao San menyaksikan segala kejadian itu. Tangannya mengepal erat, lalu menghantam batang pohon besar di sampingnya dengan kekuatan tertahan. Penolakan itu tak mungkin sekadar tata krama belaka, ia merasakannya, seolah gadis itu sudah tahu apa yang tersembunyi di balik hadiah itu.
"Kau menolaknya..." desisnya pelan, api amarah dan obsesi mulai melalap dadanya. "Tak apa. Kau boleh menolaknya hari ini. Tapi nanti... kaulah yang akan memohon kembali padaku. Aku yakin sepenuhnya akan hal itu."
Sementara itu, Pangeran Zhong Yang yang berdiri di samping Ling Xie segera menyadari perubahan sikap gadis itu.
"Kau baik-baik saja?" tanyanya lembut, seraya memegang bahu Ling Xie dan memutar perlahan tubuhnya menghadap dirinya.
Ling Xie mengangguk pelan, namun sorot matanya tetap tajam tertuju ke balik rimbunnya pepohonan tempat Pangeran Gao San bersembunyi.
"Hati-hati, Kakak Zhong Yang," bisiknya rendah namun tegas. "Musuh sejati kita mungkin bukan hanya mereka yang membawa pedang terhunus di depan mata. Ada juga bahaya yang menyamar menjadi kawan, bersembunyi sangat dekat hingg…
The Return Of The Phoenix And Princess Of The Dawn
Obsesi yang Tak Terkendali
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments