Suasana hening seketika. Sidang dipindahkan ke halaman Istana yang terbuka, agar rakyat dapat melihat langsung kejahatan yang telah dilakukan. Di hadapan banyak orang, tak ada satu pun yang menyahut seruan pembelaan Tabib Mo Lan.
Kaisar Jin Feng menarik napas panjang, lalu menatap tajam ke arah Tabib Mo Lan yang berdiri tertunduk tampak tak berdaya, di bawah sorot mata rakyat yang berdesak-desakan. Penasihat Ying Mo pun melangkah maju, membuka gulungan titah kekaisaran, dan bersiap membacakan vonis hukuman dengan suara yang menggema ke segenap penjuru halaman Istana.
"Karena telah terbukti merekayasa wabah penyakit yang menimpa rakyat di beberapa dusun, serta menyembunyikan dalang sesungguhnya, di balik perbuatan keji ini. Maka atas nama Kerajaan Feng Ling, dan atas nama Kaisar Jin Feng, aku menjatuhkan hukuman mati kepadamu. Tabib Mo Lan!"
Suara Penasihat Ying Mo menggema di seluruh ruangan. Tabib Mo Lan meneguk ludah, matanya terbelalak penuh ketakutan. Namun belum sempat hukuman itu sempat di ucapkan sepenuhnya, suara seseorang yang dengar dari balik kerumunan, tapi sayang, suara itu tertahan dan segera di redam. tak ada yang berani berdiri membela Tabib Mo Lan, semua seolah-olah telah sepakat. Kasus itu harus segera di tutup, tanpa menoleh ke belakang lagi.
Namun tepat saat Penasihat Ying Mo hendak membacakan vonis, Tabib Mo Lan tiba-tiba jatuh berlutut, air matanya mengalir deras.
"Ampun, Yang Mulia! Ampuni hamba! Hamba mengaku bersalah, namun hamba bukan pelaku utama! Yang menyuruh hamba... yang merencanakan semuanya itu adalah Putri Li Mei Feng! Dialah dalang sesungguhnya dari wabah keji ini! Dia membayar hamba untuk membuatkan ramuan penyakit itu, dan membayar Kasim A-Shun untuk menaburkan bubuk penyakit itu ke dalam sumber air rakyat,"
Seruan itu menggema ke segenap penjuru halaman Istana. Seluruh rakyat yang hadir pun gempar, berbisik-bisik penuh keheranan. Namun seketika itu juga, Selir Mei Yin melangkah maju dengan anggun namun pen…
The Return Of The Phoenix And Princess Of The Dawn
Hukuman Penjara Bawah Tanah & Ingatan yang Hilang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments