Aku masih tidak mengerti kenapa tadi bersikap manja kepada Javier di depan Devina dan suaminya.
Entah apa yang dipikirkan Javier tentangku sekarang.
Tak lama setelah selesai makan, kami pun pamit pulang.
Selain karena merasa sudah cukup lama berada di sana, Javier juga harus kembali ke Ruang Rindu.
Sepanjang perjalanan pulang, kami berdua lebih banyak diam.
Javier tidak mengungkit apa yang kulakukan saat makan tadi.
Dan aku juga memilih tidak mengingatnya lagi.
Jujur saja, aku malu.
Seumur hidupku, aku hanya pernah manja kepada orang tuaku.
Itu pun saat masih kecil. Manja khas anak-anak.
Tapi hari ini?
Aku malah bersikap manja kepada laki-laki yang bahkan belum tiga bulan kukenal.
Sungguh memalukan.
Setelah sampai di rumah, Javier hanya menurunkanku lalu kembali pergi ke Ruang Rindu.
Sementara aku menghabiskan sore hingga malam dengan memikirkan perkataan Devina.
Apa sebenarnya yang terjadi di antara Devina dan Javier?
Kenapa Devina bilang ia memilih menuruti orang tuanya?
Menuruti dalam hal apa?
Dan jika menurut Devina Javier adalah laki-laki yang baik, lalu kenapa hubungan mereka bisa berakhir?
Pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar di kepalaku.
Hingga tanpa sadar, malam pun tiba.
"Assalamu'alaikum."
Aku menoleh.
Javier baru pulang.
"Wa'alaikumsalam."
Javier melewatiku begitu saja yang sedang duduk di sofa sambil menonton televisi.
Ia masuk ke kamar, lalu ke kamar mandi.
Aku kembali menatap layar televisi.
Tapi pikiranku tetap tidak fokus.
Rasa ingin bertanya itu ada.
Sangat besar bahkan.
Masalahnya, aku tidak tahu harus mulai dari mana.
Dan apakah Javier mau menceritakannya kepadaku?
Kepada istri palsunya ini.
Beberapa menit kemudian, Javier keluar dari kamar mandi lalu berjalan ke arah dapur.
"Kamu belum makan?"
Aku menggeleng.
"Belum."
Javier mengernyit.
"Kenapa?"
"Nggak selera makan."
"Tadi siang kamu protes waktu aku nyuruh berhenti makan buat kondangan. Sekarang malah nggak selera makan."
"Itu karena..."
Aku langsung menggigit bibir bawahku.
"Karena apa?"…
Unexpected Scenario
27 - Because It's You
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments
Mamah Dini11
teruss aja tanya dirimu sendiri, umur kmu 30 bkn kok gk dewasa2 atau blm dewasa cara pola pikirnu nanti oon beneran loh naya.
2026-07-18
0