Hari itu, setelah sarapan, aku dan Lila membersihkan rumahnya bersama-sama. Begitu semuanya selesai, kami bergantian mandi sebelum akhirnya kembali ke ruang tamu. Lila sibuk dengan pekerjaannya di depan laptop, sementara aku duduk di sampingnya menikmati drama Korea.
Baru beberapa menit berlalu, ponselku berdering.
Nama Dewi muncul di layar.
Aku mengernyit heran.
Tumben sekali Dewi menelepon.
Segera kuusap layar ponsel dan mengangkat panggilannya.
"Halo, Wi..."
—Halo, Mbak Naya...
"Ada apa, Wi? Tumben nelepon."
—Mas Javier ke mana, ya, Mbak? Sampai jam segini kok belum datang? Aku coba hubungi juga, tapi HP-nya mati.
Aku langsung terdiam.
Belum datang ke Ruang Rindu?
Ke mana Javier?
Tidak biasanya Javier datang terlambat tanpa alasan.
—Mbak?
"Oh... iya... iya. Maaf, Wi..." Aku tersadar dari lamunanku. "Aku lagi nggak sama Mas Javier. Aku... lagi di rumah orang tuaku."
Aku terpaksa berbohong. Aku tidak ingin Dewi berpikir macam-macam tentang aku dan Javier.
Di sampingku, Lila langsung menoleh dengan tatapan penuh tanda tanya.
—Oh, begitu ya...
"Tapi nanti aku coba cek ke rumah dulu. Nanti aku kabari lagi, ya. Tunggu sebentar."
—Oh iya, Mbak. Makasih.
"Iya, sama-sama."
Telepon pun berakhir.
Belum sempat kusimpan ponsel, Lila sudah lebih dulu bertanya.
"Kenapa kamu bilang lagi di rumah orang tua kamu?"
Aku mengembuskan napas pelan.
"Ya masa aku bilang lagi di rumah kamu? Nanti Dewi mikir apa tentang aku sama Javier?"
"Ya biarin aja." Lila mengangkat bahu santai. "Bukannya kamu nggak suka sama Javier? Kenapa jadi peduli sama pendapat orang?"
Aku memalingkan wajah.
"Atau..." senyum usil mulai muncul di wajahnya. "Kamu udah suka sama dia, ya?"
"Belum."
"Kalau belum..." Lila menyipitkan mata. "Berarti nanti akan, dong?"
"Ihh... apa sih?" Aku berdiri dari sofa. "Udah ah. Aku mau pulang bentar. Mau ngecek Javier di rumah apa nggak."
Lila langsung terkekeh.
"Ihh... bilangnya nggak suka, tapi buru-buru mau ngecek."
"Lila!"
"Kalau udah suka, jujur aja, Nay. Jangan sampai nanti…
Unexpected Scenario
55 - Good Thing
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments