Langit biru sore itu kini telah berganti menjadi gelapnya malam.
Meski festival budaya Korea sudah berakhir beberapa jam yang lalu, sisa-sisa kebahagiaannya masih terasa di dalam hatiku.
Sambil memutar lagu-lagu Korea di televisi, aku duduk di sofa ruang tamu. Ponsel di tanganku kembali menampilkan foto-foto yang kami ambil di festival tadi. Pandu juga sudah mengirimkan semua foto yang diambil menggunakan ponselnya.
Aku tersenyum kecil.
Di salah satu foto, aku dan Pandu berdiri berdampingan mengenakan hanbok raja dan ratu. Kalau tidak tahu kenyataannya, mungkin orang akan mengira kami benar-benar pasangan kerajaan.
"Hahaha..."
Aku menggeleng pelan sambil menahan tawa.
Benar-benar konyol.
Tak lama kemudian terdengar suara mobil memasuki halaman rumah.
Javier pulang.
Aku masih tetap fokus menatap layar ponsel.
Beberapa detik kemudian pintu depan terbuka.
"Assalamu'alaikum."
"Wa'alaikumsalam."
Aku menjawab tanpa mengalihkan pandangan dari ponsel.
Namun beberapa detik berlalu...
Tidak terdengar suara langkah kaki berjalan.
Aku pun mengangkat wajah.
Javier masih berdiri di dekat pintu masuk sambil menatapku.
"Kok masih di situ?" tanyaku heran.
Tatapannya tidak berubah sedikit pun.
"Kenapa kamu bohong sama aku?"
Aku mengernyit.
"Bohong apa?"
"Soal Pandu."
Jantungku berdegup pelan.
"Kenapa kamu nggak bilang kalau Pandu ikut ke festival budaya Korea?"
Aku langsung menatapnya.
"Kamu tahu dari mana?"
Beberapa detik kemudian sebuah nama langsung muncul di kepalaku.
"Janessa, ya?"
Javier mengembuskan napas pelan.
"Nggak penting aku tahu dari siapa."
Nada suaranya terdengar jauh lebih dingin daripada biasanya.
"Yang penting apa yang kamu lakuin."
Aku semakin bingung.
"Apa yang aku lakuin? Aku nggak ngapa-ngapain."
Tanpa banyak bicara Javier mengambil ponselnya, lalu membuka sesuatu sebelum berjalan menghampiriku.
Ia membalikkan layar ponselnya ke arahku.
Aku membeku.
Foto itu.
Foto saat aku dan Pandu mengenakan hanbok raja dan ratu.
Kenapa Janessa mengirim foto itu ke Javier?
"K…
Unexpected Scenario
51 - Fire
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments