Keesokan harinya, tepat pukul sembilan pagi, mobil milik Alvarez meluncur mulus berhenti di depan lobi kediaman Cintia. Alvarez melangkah keluar dengan penampilan yang teramat rapi.
Wajah tampannya dipasang se-netral dan setenang mungkin, meredam seluruh gumpalan amarah kegelapannya agar Cintia tidak menaruh kecurigaan apa pun pada rencana pembalasannya hari ini.
Melihat kedatangan Alvarez, Cintia yang sudah berdandan teramat modis langsung berlari kecil menghampiri. Dengan gerakan manja yang sengaja dipamerkan, dia langsung memeluk erat tangan kanan tegap Alvarez.
"Pagi, Al! Kita jadi kan pergi cari gaun pernikahan kita hari ini?" tanya Cintia dengan binar mata yang penuh kemenangan.
"Hmm," jawab Alvarez singkat seadanya.
Alvarez membukakan pintu mobil, membiarkan Cintia masuk ke dalam kabin kemudi samping. Namun, setelah mobil itu melaju membelah jalanan kota selama dua puluh menit, arah jalur kendaraan Alvarez mendadak berbelok masuk melewati gerbang sebuah Rumah Sakit Internasional raksasa milik Danadiaksa Group, bukan menuju ke area pusat butik perancang busana ternama.
Cintia yang menyadari perubahan rute jalan langsung mengernyitkan dahi panik.
"Al... kok kita kesini sih? Ini kan rumah sakit, ngapain kita mampir ke sini dulu?" tanya Cintia, nada suaranya mulai bergetar canggung.
Alvarez menghentikan setir mobilnya di area parkir privat eksekutif yang sepi. Dia menoleh perlahan, menatap mata Cintia dengan pandangan mata elangnya yang teramat tenang namun mengunci pergerakan.
"Aku mau lihat keadaan kandungan kamu dulu, Cintia. Aku mau memastikan janin di dalam perutmu sehat atau enggak sebelum kita mengurus urusan pernikahan kita," jawab Alvarez dengan logika medis yang sangat teratur.
Mendengar kata 'cek kandungan' dan melihat gedung rumah sakit di depannya, seluruh tubuh Cintia langsung berkeringat dingin. Kepanikan luar biasa menghantam dadanya.
Jika sampai dia melangkah masuk ke dalam ruang USG, kebohongannya dipastikan akan terbongkar dalam hitungan detik…
The CEO'S Speed Limit
bab 113
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments