Alvarez menghentikan tawanya, mencondongkan tubuh tegap bertelanjang dadanya semakin rapat di atas tubuh Raelyn, mengunci pergerakan istrinya di bawah kuasanya.
"Coba... kasih bukti ke aku sekarang, biar aku percaya kalau perkiraanku salah," ucap Alvarez dengan nada suara yang rendah, serak, dan penuh dengan modus gairah yang matang.
"Dih! Modus banget lo ya! Gue... gue jadi takut beneran sama lo sekarang!" seru Raelyn salah tingkah maksimal.
Dengan gerakan panik, dia langsung menarik selimut tebal sewarna arang itu hingga menutupi seluruh tubuhnya sampai ke atas batas kepala, menyembunyikan dirinya dari tatapan mata elang suaminya yang teramat berbahaya malam ini.
Alvarez terkekeh rendah, tangannya bergerak menarik sedikit ujung selimut yang menutupi wajah Raelyn hingga mata bulat istrinya kembali terlihat.
"Aku kan pria normal, Raelyn. Wajar dong kalau aku punya ketertarikan fisik sama istriku sendiri? Coba... mana lihat, beneran kecil atau enggak?" ucap Alvarez terus-menerus menggoda dan memojokkan pertahanan mental Raelyn tanpa ampun di atas kasur.
"Stop ya, Alvarez Arran! Atau gue beneran bakal balik ke kamar gue sekarang juga malam ini!" ancam Raelyn galak dengan mata bulat yang melotot tajam, menggunakan ancaman terakhirnya untuk menghentikan kegilaan suaminya.
Melihat istrinya yang sudah berada di titik puncak rasa malunya dan siap meledak marah, Alvarez akhirnya mengalah demi keselamatan malam mereka. Dia terkekeh pelan, meletakkan kembali bantalnya.
"Iya, iya, aku stop. Maaf," ucap Alvarez lembut.
Alvarez kemudian memosisikan tubuhnya berbaring menyamping, kembali menarik tubuh Raelyn ke dalam pelukan eratnya yang protektif.
Namun, posisi pelukan kali ini membuat tangan kiri Raelyn secara tidak sengaja bersentuhan langsung dengan kulit hangat dada bidang Alvarez yang bertelanjang baju.
Kontak fisik kulit ke kulit yang teramat intim itu langsung mengirimkan sengatan gila yang membuat pikiran Raelyn semakin frustrasi dan tidak bisa berpikir dengan jernih di…
The CEO'S Speed Limit
bab 49
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 121 Episodes
Comments