Bab 9
Sekuntum Mawar di Bawah Kos
Satu minggu setelah pulang dari Bali, Arka mengirim pesan yang sama setiap pagi.
Sudah mikir belum?
Larasati selalu menjawab dengan stiker sibuk. Namun Sabtu pagi, sebuah voice note masuk.
"Keluar. Aku di bawah."
Larasati membuka jendela kos dan langsung melihat kerumunan ibu-ibu. Di tengah mereka, Arka berdiri membawa buket mawar yang hampir menutupi wajahnya.
"Anak siapa itu?" teriak seorang ibu dari bawah. "Laras, pacarmu ganteng!"
Larasati menutup jendela, lalu membukanya lagi. Arka masih ada. Pemuda itu mendongak dan melambaikan buket.
"Kalau Kakak nggak turun, aku naik!"
Larasati berlari menuruni tangga.
"Kamu mau bikin satu kompleks tahu?"
"Biar ada saksi."
Arka menyerahkan bunga. "Aku tahu Kakak pernah suka orang lain. Aku juga tahu aku masih kuliah dan usiaku lebih muda. Tapi aku nggak bisa terus pura-pura cuma adik. Aku mau sama Kakak lama-lama."
Ibu-ibu di teras sebelah berpura-pura menyiram tanaman.
"Kita coba dulu," kata Larasati. "Kalau nggak cocok, jangan saling menyakiti. Dan Bu Ratih belum boleh tahu."
"Itu artinya iya?"
"Iya. Sekarang juga, keburu Kakak tua."
Arka mengangkat tubuhnya dan berputar. Larasati menjerit, sementara para tetangga bertepuk tangan.
Masa pacaran mereka terasa seperti menemukan potongan hidup yang selama ini hilang. Arka mengikat rambut Larasati saat dia makan, membawa kipas kecil ketika listrik kos mati, dan mengirim sarapan lewat ojek online ketika mereka tak bisa bertemu.
Saat Larasati demam dan menginginkan satu jenis brownies Bandung, Arka naik travel setelah kelas hanya untuk membawanya. Dia tiba malam-malam dengan rambut berantakan dan kotak kue hangat.
"Kamu gila."
"Iya. Makanya jangan putus."
Setiap menerima uang kerja paruh waktu, Arka mentransfer sebagian ke GoPay Larasati dengan catatan dana nikah. Larasati selalu mengembalikan, lalu Arka mengirim lagi dengan nominal lebih kecil.
Hubungan itu masih dirahasiakan dari Bu Ratih, tetapi tidak dari tetangga, pengemudi ojek, atau kasir…
Kakak, Aku Mau "Naik Pangkat"
Episode 9
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments