Episode 12

Bab 12

Kata Kayla

"Om Jendra, kalian sudah ciuman?"

Kayla yang berusia enam tahun menanyakan itu di tengah ruang tamu penuh keluarga.

Janendra baru saja mengoreksinya agar tidak memanggil Kakak, melainkan Om Jendra. Anak Mbak Sinta itu lalu menyimpulkan bahwa orang dewasa yang menjadi pacar Tante Nindi pasti sudah menikah atau berciuman.

Anindita berharap sofa menelannya.

"Sudah dong," jawab Janendra tenang.

Bu Sulastri berseru kaget. Para tante tertawa. Kayla mengangguk puas seperti baru menyelesaikan soal matematika.

Anindita menyeret Janendra ke kamar Bimo.

"Kenapa bilang sudah?"

"Kalau bilang belum, mereka curiga kita bohong."

"Sekarang mereka mengira kita macam-macam!"

Janendra mengamati wajahnya. "Kak Nindi belum pernah ciuman, ya?"

"Pernah. Banyak."

"Sama siapa?"

"Bukan urusanmu."

"Wajah Kakak bilang belum."

Anindita mengumumkan tidak akan bicara dengannya seharian. Ia benar-benar menjaga janji, meski Janendra berkali-kali mengirim camilan, teh, dan catatan maaf lewat Kayla.

Sepanjang siang, keluarga besar terus menguji sandiwara mereka. Mbak Sinta bertanya tempat kencan pertama, Bu Sulastri meminta Janendra menyebut makanan yang dibenci Anindita, dan Kayla ingin tahu siapa yang lebih dulu bilang cinta. Janendra menjawab tanpa ragu. Tempat pertama mereka bertemu di bandara, Anindita membenci pare, dan soal cinta masih menjadi rahasia.

Semua jawaban benar, tetapi memiliki arti berbeda dari yang dipahami keluarga.

Ketika Anindita mengambil teh, Janendra sudah lebih dulu mengurangi gula. Saat ia kepanasan, pemuda itu memindahkan kipas tanpa disuruh. Perhatian kecil itu membuat Mbak Sinta berbisik bahwa mereka terlihat cocok.

"Dia cuma pintar mengamati," jawab Anindita.

"Orang mengamati karena peduli," kata sepupunya.

Anindita menoleh. Janendra sedang membantu Pak Prawira menata kursi sambil mendengarkan ceritanya dengan sabar. Tidak sekali pun dia memeriksa ponsel. Kesepian yang sempat terlihat kemarin seolah menemukan tempat beristirahat di rumah mereka.

Malamn…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!