Bab 20
Katanya Cuma Kecelakaan
"Pertanyaanmu nggak pantas dijawab," kataku akhirnya.
Rangga masih memegang tanganku. "Berarti jawabannya ada."
"Berarti kamu harus berhenti bicara."
Aku menarik tangan, lalu meneguk susu hangat terlalu cepat. Cairan itu hampir membuat lidahku terbakar. Rangga mengambil gelas dariku dan meletakkannya di meja.
"Pelan-pelan, Kak Wulan. Aku nggak akan mengejar ke mana-mana."
Justru kalimat semacam itulah yang membuatku waspada.
Sejak kecil, aku takut kepada laki-laki yang terlalu pandai bicara. Ayahku, Bambang Kusuma, bisa mengubah makan malam biasa menjadi sidang tuduhan hanya karena Ibu pulang terlambat sepuluh menit dari pasar. Ia menuduh Sri, ibuku, genit kepada penjual, berselingkuh dengan tetangga, bahkan sengaja berdandan untuk menggoda orang lain.
Tidak ada bukti. Tidak pernah ada.
Ibu tetap diam, menyiapkan makan, dan bertahan sampai rambutnya memutih. Kata-kata Ayah tidak meninggalkan memar yang terlihat, tetapi membuat Ibu meminta maaf bahkan saat tidak bersalah. Aku tumbuh sambil berjanji tidak akan terjebak dengan laki-laki yang mampu memelintir kenyataan lewat ucapan.
Ketika kuliah, aku sering menginap di rumah keluarga Nugroho hanya agar tidak mendengar pertengkaran. Rania tidak pernah memaksa aku bercerita. Ibunya menyediakan selimut, ayahnya menganggapku anak sendiri, dan Rangga kecil duduk di depan pintu sambil memasang earphone keras-keras agar suara telepon Ayah tidak terdengar. Keluarga itu menjadi tempat aman yang takut sekali kurusak.
Mungkin itulah sebabnya aku lebih panik memikirkan akibat semalam daripada pengkhianatan Yudha. Jika hubungan dengan Rangga gagal dan berubah buruk, aku tidak hanya kehilangan seorang laki-laki. Aku bisa kehilangan Rania dan satu rumah yang selama ini kupakai untuk bernapas.
Itulah alasan aku memilih Yudha.
Saat pertama bertemu, dia pendiam, sederhana, dan tampak lugu. Dia tidak suka merayu. Dia mendengarkan lebih banyak daripada bicara. Bersamanya aku merasa tenang, lalu perlahan memb…
Kakak, Aku Mau "Naik Pangkat"
Episode 20
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments