Bab 19
Aku Nyasar ke Kamar Adik Sahabatku
Hal pertama yang kurasakan saat bangun adalah pegal di seluruh tubuh.
Hal kedua adalah lengan laki-laki yang melingkar di pinggangku.
Aku membuka mata pelan dan menemukan wajah Rangga hanya beberapa senti dari wajahku. Adik sahabatku itu sedang tidur tanpa baju, rambut hitamnya menutupi alis. Selimut berhenti di pinggangnya.
Aku mengenal Rangga sejak dia masih anak kurus yang berlari mengejar aku dan Rania di gang rumah keluarga Nugroho. Dulu tingginya hanya sampai bahuku dan kami menyuruhnya pulang setiap kali ingin ikut bermain. Setelah masuk SMP, tubuhnya tumbuh cepat, wajahnya menjadi terlalu tampan, dan senyum isengnya mulai membuat teman-teman Rania sengaja datang ke rumah.
Bagiku, dia tetap Angga yang tiga tahun lebih muda, anak tetangga yang pernah menangis karena layang-layangnya putus. Setidaknya begitu sampai pagi ini membuktikan bahwa otakku dan tubuhku memiliki pendapat berbeda.
Semoga aku masih bermimpi.
Rangga bergerak. Matanya terbuka, lalu senyum nakal muncul seolah pagi ini sama sekali tidak mengancam hidup kami.
"Pagi, Kak Wulan."
Aku menarik selimut sampai dagu. "Kenapa kamu ada di sini?"
"Ini kamarku."
"Kenapa aku ada di kamarmu?"
"Nah, itu pertanyaan bagus."
Dia bangun, mengambil handuk dari kursi, lalu berdiri dengan handuk melilit pinggang. Bekas merah samar di bahunya membuat ingatanku menyala sepotong demi sepotong.
Aku mencium dia.
Aku menarik kausnya.
Aku memanggil namanya.
Aku menutupi wajah dengan bantal. "Bunuh aku."
"Nggak bisa. Pelakunya harus tanggung jawab dulu."
"Pelaku apaan?"
Rangga menyandarkan punggung ke lemari, tangan terlipat di dada. "Kak, mau kabur dari tanggung jawab? Semalam kan Kakak yang nerkam aku."
"Aku salah kamar!"
"Salah kamar bisa. Salah cium sampai berkali-kali itu prestasi."
Bantal kedua melayang ke arahnya. Ia menangkapnya sambil tertawa.
Aku memaksa ingatanku kembali ke awal bencana.
Semalam aku pulang kerja lebih cepat karena ingin memberi kejutan kepada Yudha. Kami…
Kakak, Aku Mau "Naik Pangkat"
Episode 19
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments