Bab 18
Ternyata Kamu si Kola Kecil
"Istri?" Om Herman mengulang, lalu tertawa lebar. "Frans benar-benar menyimpan berita besar. Selamat, Vanessa. Kamu dapat anak baik, meski dari kecil keras kepala."
"Terima kasih, Om," jawabku otomatis.
Kevin tidak terlihat seperti anak muda yang sedang berhadapan dengan orang penting. Ia menanyakan kesehatan Om Herman, menyinggung rencana pensiun, bahkan berjanji akan mengunjungi rumahnya bersama aku. Percakapan mereka terlalu akrab untuk hubungan biasa.
Sebelum pergi ke meja utama, Om Herman menepuk bahu Kevin. "Sampaikan ke papamu, minggu depan kita makan bareng. Dia masih punya utang satu permainan golf."
"Siap, Om."
Rendi menatap punggung Om Herman, lalu Kevin, seperti sedang menyusun hitungan yang tidak menghasilkan jawaban.
"Lo kenal Om besar?"
Kevin memasukkan satu tangan ke saku. "Aku panggil dia Om Herman. Kamu panggil dia Om besar. Berarti kamu harus panggil aku Om kecil, dong."
Aku menutup mulut agar tidak tertawa. Beberapa tamu di dekat kami gagal melakukan hal yang sama.
"Jangan sok tinggi cuma karena kenal satu orang," desis Rendi.
"Aku nggak pernah minta kamu merendah. Cukup jangan ganggu istri aku."
Rendi pergi dengan wajah merah. Kali ini tidak ada petugas keamanan yang perlu mengantar. Punggungnya saja sudah cukup menunjukkan kekalahan.
Aku menarik Kevin ke sudut yang lebih sepi.
"Sekarang bicara. Siapa kamu?"
"Suami Cici. Ada di akta."
"Jangan pakai muka manis. Kenapa kamu kenal Om Herman? Siapa Frans? Dan dari mana kamu bisa menilai jam tangan edisi khusus cuma dengan melihat?"
Kevin menghela napas. "Frans Tanuwijaya itu papa aku."
Nama itu akhirnya menemukan tempatnya di kepalaku. Tanuwijaya bukan sekadar nama yang pernah kudengar. Nama itu terpasang pada gedung, pusat distribusi, perusahaan properti, dan jaringan usaha yang nilainya sulit kuhitung tanpa kalkulator.
"Tanuwijaya Group?"
"Iya. Nama keluargaku Tanuwijaya. Yang di KTP juga Tanuwijaya."
"Kamu pewaris Tanuwijaya Group?"
"Salah satu."
Aku memukul len…
Kakak, Aku Mau "Naik Pangkat"
Episode 18
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments