Selesai membicarakan masalah Lila dan laporan akhir tahun, aku dan Jasmin keluar ruangan. Jasmin menyusul Jihan dan Selena, sedangkan aku melihat keadaan Zayn di dalam kamar.
"Masya Allah, ternyata anak ayah sudah bangun? kok tidak menangis sayang? ya Allah, ternyata asik makan jari ya?"
Aku mencabut isapan mulutnya pada jari-jari kecil Zayn. Kemudian memeriksa popoknya, yang ternyata sudah penuh.
Aku mengganti popok Zayn dengan telaten, kulihat Zayn menggeliat-geliat saat aku membersihkan pantatnya menggunakan tisu basah.
"Dingin ya?" Tanyaku, seolah Zayn sudah bisa menjawab.
"Nah selesai, enak kan kalau sudah bersih," ucap ku lagi sambil mengangkat Zayn untuk ku gendong.
Saat aku hendak keluar, ponselnya didalam saku celana bergetar.
Ku lihat ada panggilan masuk dari papa Mardi.
Tanpa menunggu lama, aku langsung mengangkat panggilan telepon itu.
"Assalamualaikum, ada apa pa?"
"Walaikumsalam, Rick datanglah ke rumah, ibu mu sedari semalam terus menangis mengingat kejadian di rumah sakit. Kemari lah dan jelaskan pada kami apa tujuan mu sebenarnya."
"Baiklah Pa, aku akan kesana sekarang."
Aku menghela napas kasar ketika panggilan itu terputus. Jika ibu saja sangat bersedih seperti ini, lalu bagaimana dengan Jihan.
Kenapa Mas? Kenapa mas Arend begitu banyak menitipkan hal padaku?
Hubunganku dengan mas Arend memanglah tidak terlalu baik, aku selalu menganggap dia sebagai saingan ku.
Meski begitu aku sangat menyayangi mas Arend, dan aku juga dapat merasakan jika mas Arend pun merasakan hal yang sama.
"Bagaimana ini Nak, sebenarnya ayah sangat takut jika keputusan yang ayah ambil ini akan menghancurkan keluarga kita." Ucapku lirih sambil menatap wajah polos Zayn.
"Demi Zayn dan ibu, ayah akan melakukan yang terbaik sayang, percayalah pada ayah mu ini ya?"
Aku mencium Zayn dan kemudian keluar dari kamar. Aku menyusul Jihan dan yang lainnya yang kini sudah berada di ruang tengah.
Aku memberikan Zayn pada Jihan, aku juga mengecup kening Jihan sekejap.
"Ji, aku harus ke ruma…
Turun Ranjang
BAB 27 - Selalu Mendoakan Kamu dan Jihan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 122 Episodes
Comments
andi hastutty
Makanya jujur ma Jihan klo mau menikah biar Jihan ngga sakit hati
2024-09-25
2
Susillah
nikah lalu mencarikan nya...klopun Jihan tau km terpaksa tetep ajh Jihan sakit bodoh...
2024-04-02
0
Tika
tak sewain conan ya rick...
aku juga gak sudi menganggapmu idola,kalo sampe kamu nikahin lila🤭🤪🤪🤪
2023-06-03
0