Jihan mendekap dengan sayang, Anja yang kini sudah berada di dalam gendongannya. Seolah kerinduannya selama ini sudah terbayar lunas, meski masih sedikit mengganjal karena Jani masih harus berada di ruang NICU.
Kata Diah, mungkin 1 minggu lagi Jani sudah diperbolehkan pulang. Diah juga mengatakan jika kesehatan Anja da Jani dalam keadaan yang baik, keduanya bertumbuh dengan sehat.
Nami yang masih diselimuti kecemasan, mulai mereda ketika mendengar penjelasan Diah itu. Meski hanya senyum tipis, tapi sudah bisa ia ukirkan.
"Ji, Ibu juga pengen gendong Anja." pinta Nami sungguh-sungguh, ingin sekali ia memeluk cucunya yang sudah berjuang untuk hidup. Haru bercampur bahagia.
Dengan senyum yang tak surut-surut, Jihan menyerahkan Anja di gendongan Nami. Sementara yang lainnya sudah antri ingin menggendong si bayi cantik ini.
"Ji, sebaiknya kamu disini dulu, temani Arick, ajak dia makan yang banyak. Nanti jam 4 sore biar Amir menjemputmu. Sekarang Anja biar kami bawa pulang." jelas Mardi, dan semua orang menyetujui.
Jihan pun setuju, karena ia ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan Jani yang masih harus tinggal di rumah sakit.
Akhirnya, semua orang pulang ke rumah Mardi bersama Anja sementara Jihan ditinggal bersama Arick di rumah sakit.
Kini sepasang suami istri itu sedang mengintip Jani di balik jendela kaca besar ruang NICU.
"Seminggu lagi Jani akan pulang sayang." Arick buka suara, melihat mata sang istri yang mulai berembun ia ingin segera menenangkan.
Sebenarnya Jihan pun sudah ihklas, tapi tiap kali melihat anaknya di dalam inkubator itu tetap saja hatinya berdesir nyeri. Ingin sekali menggantikan posisi itu, biar dia saja yanh sakit, biar dia saja yang menanggung semuanya.
"Ji." Panggil Arick karena Jihan tidak memberikan jawaban.
Di panggil sang suami dengan nada rendah itu, Jihan menoleh seirama dengan setetes air mata yang jatuh begitu saja.
Tangan Arick terulur untuk menghapus air mata ity dan membawa Jihan masuk ke dalam dekapannya.
"Ingat, kalau kamu se…
Turun Ranjang
BAB 70
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 122 Episodes
Comments
andi hastutty
Rindunya
2024-09-30
0
Erna Susanti
😊😊😊
2023-06-25
0
mamah lia nia
hayo ngapain hayo inget lho itu di depan ruangan nicu.... 🤭🤭🤭
2022-07-03
0