Karena Jodi tidak bisa dihubungi, akhirnya Arick kembali menghampiri anak dan istrinya. Ia kembali duduk di samping Jihan.
"Apa kata Jodi Mas?" tanya Jihan, ia menoleh sekilas lalu kembali memperhatikan Zayn. Sementara Anja dan Jani baru saja naik ke atas untuk tidur, tadi dibawa oleh Melisa dan juga Sofia.
"Tidak bisa dihubungi sayang, mungkin sedang sibuk," jawab Arick sekenanya dan Jihan mengangguk.
Drt drt drt
Ponsel Arick yang masih berada di tangannya bergetar, dilihatnya ada panggilan masuk dari Faruq.
Buru-buru ia mengangkat panggilan itu.
"Assalamualaikum Mas," jawab Arick seraya kembali bangkit dan sedikit menjauh.
Sementara Jihan kembali menoleh, tiba-tiba hatinya berdesir, entah kenapa ia merasa kehilangan saat melihat suaminya pergi menerima telepon itu.
Dilihatnya sang suami yang bertelepon entah dengan siapa, wajahnya nampak serius dan berulang kali mengangguk.
Wajah serius itu bahkan masih ada saat dilihatnya sang suami menutup panggilan telepon dan menghampiri dirinya.
"Siapa yang telepon Mas? ada apa?" tanya Jihan buru-buru saat Arick sudah duduk dengan sempurna, tidak biasanya ia begitu penasaran dengan siapa sang suami bertelepon.
"Mas Faruq sayang, ibu Nami sakit dan meminta kita untuk kesana,"
Deg! mendengar itu jantung Jihan rasanya terhenti, entah kenapa rasanya sang ibu lebih dari sakit.
Lalu Arick memanggil Asih dan mamintanya untuk membawa Zayn masuk.
"Kamu siap-siap ya? aku akan ajak papa dan ibu untuk menjenguk ibu Nami," jelas Arick dengan suara yang bergetar dan Jihan makin merasa sesak.
"Ibu sakit apa Mas?" tanya Jihan dengan hati yang begitu tak nyaman. Padahal semalam ia bermimpi begitu indah tentang sang ibu, seperti kembali ke masa lalu, dalam mimpi itu Jihan kecil berlari memeluk sang ibu dan ayahnya secara bersamaan.
Tapi kenapa hari ini ibunya malah sakit?
"Hanya demam, sebaiknya kita segera kesana. Ayo," ajak Arick, setelah dilihatnya Asih yang sudah membawa Zayn untuk naik.
Mereka pun ikut bangkit dan naik pula ke lantai 2.…
Turun Ranjang
BAB 104
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 122 Episodes
Comments
Rita
bs dibilang pertanda yg kuat dan sabar ya Ji
2025-02-25
0
Rita
apa jgn2????
2025-02-25
0
andi hastutty
Sedihnya klo seorang ibu tiba2 meninggal tidak sempat melihat dan merawatnya 🥹😭😭😭😭
2024-10-02
0