Aku tergugu, bingung harus bereaksi seperti apa. Dengan canggung aku menerima uluran testpack itu dari tangan mbak Puji.
"Belum tahu Bu, Pa, Mas, ini baru mau aku periksa," jelasku sambil menunjukkan testpack digenggaman.
"Ya sudah cepat diperiksa, jangan-jangan benar kata Selena, kamu muntah-muntah semalam gara-gara hamil muda," ucap Ibu Nami, ia kemudian berdiri dan mengambil Zayn dalam dekapanku.
Huh! aku menghela napas, semalam aku sudah melarang mbak Puji untuk memberi tahu semua orang, eh malah Selena yang memberi tahu.
Tanpa babibu lagi, aku langsung kembali ke kamar, bermaksud memeriksa apakah aku benar hamil atau tidak. Ternyata mas Arick mengikutiku masuk ke dalam kamar.
"Ji." Mas Arick menahan tanganku saat aku hendak masuk ke dalam kamar mandi, ia menarik dan mendudukanku disisi ranjang. Dengan sendirinya mas Arick menarik kursi nakas dan duduk dihadapanku.
Ku lihat wajah mas Arick sangat gugup, tegang, bahkan telapak tangannya terasa sangat dingin.
Aku mengulum senyum, sebenarnya yang mau periksa kehamilan itu aku atau mas Arick sih?
"Ada apa Mas?" tanyaku sambil mengelus-ngelus telapak tangannya agar kembali hangat.
"Ji, kamu baik-baik saja kan? bagaimana jika hasilnya positif?" tanya mas Arick dengan wajah sendu, rupanya ia masih cemas dengan hatiku, dengan perasaan bimbangku dulu tentang hamil lagi disaat masih menyusui Zayn.
Aku terdiam, aku sudah mengihklaskan semuanya kepada Allah, ya aku sudah ihklas. Jika ada janin didalam rahimku maka akan sangat aku syukuri dan aku akan bertanggung jawab untuk merawatnya.
"Mas, jika benar aku hamil, aku akan sangat bahagia. Itu artinya Allah kembali mempercayai aku untuk hamil," jelasku dan mas Arick hanya terdiam.
"Jika aku tidak hamil, berarti kita harus lebih berusaha lagi," Aku tersenyum menggoda, dan mas Arick sedikit mengulas senyum, senyum yang sangat tipis.
Lama kami saling pandang, seolah mencari tahu apa isi hati satu sama lain.
"Bagaimana dengan Zayn?" tanya mas Arick ragu-ragu.
"Zayn?"
Mas Arick m…
Turun Ranjang
BAB 45
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 122 Episodes
Comments
andi hastutty
Alhamdulillah benar kan Jihan hamil 😘
2024-09-28
0
🖤❣ DeffaSha ❣🖤
tapi di surga nanti jihan jadi bidadari ny siapa ya, arend apa arick 🤭🤭🤭
2023-12-27
1
Erna Susanti
baca doa Arend 😥😥😥
2023-06-25
0