Bulan lalu Jodi selalu kulu kilir Jakarta Bandung untuk memeriksa pembangunan Cafe rooftop di Villa Jaya.
Bulan ini giliran Arick, sedikit was-was karena Jihan akhir-akhir ini sering mengalami kontraksi palsu, padahal kini Jihan baru memasuki usia kehamilan 8 bulan.
"Aku tidak usah pergi sajalah, biar Jodi lagi yang pergi kesana," ucap Arick ketika hendak berangkat kerja.
"Mas kok ngomongnya gitu, bukannya kalian sudah sepakat untuk bergantian memeriksa pembangunan Cafe disana? kamu tidak boleh egois Mas, Jodi mungkin mengorbankan beberapa hal agar tetap bisa profesional dalam bekerja."
Arick terdiam, membenarkan ucapan sang istri. Tapi ia benar-benar merasa tak enak hati untuk meninggalkan rumah hari ini.
"Aku baik-baik saja Mas, percayalah."
Akhirnya dengan sedikit keraguan Arick mengangguk, pagi ini ia langsung ke Bandung, agar mempercepat waktu kerjanya ia tidak mendatangi Cafe terlebih dahulu.
Selepas kepergian Arick, Jihan kembali masuk ke dalam rumah. Ia mengelus-ngelus perutnya dengan sayang.
"Lahirnya sesuai jadwal ya sayang, jadi ayah pas di rumah," ucapnya lembut, sambil terus berjalan masuk.
"Mbak Ji."
Jihan berhenti dan menoleh ke arah sumber suara, Puji memanggilnya.
"Ada apa Mbak?"
"Ini ponselnya tadi ketinggalan di meja makan."
Jihan tersenyum lalu mengambil uluran ponsel itu, "Terima kasih Mbak. Dimana Zayn?"
"Mandi sama Asih Mbak."
Jihan mengangguk, lalu berpamitan pada Puji untuk melihat Zayn di kamar mandi.
Langkah Jihan terhenti, ketika dirasa kontraksi itu datang lagi. Tangan kanannya memegangi perut dan tangan kirinya bersandar pada dinding kamar.
Ia teringat ucapan dokter Diah beberapa saat lalu, bahwa bayi kembar memang akan lahir lebih cepat. Tapi dokter Diah juga mengatakan jika prediksi lahirnya adalah akhir bulan ke 8, ketika hendak masuk ke bulan 9.
Tapi sedari tadi saat jam 3 dini hari, Jihan merasa mulai ada kontraksi. Pikirnya itu hanya kontraksi palsu, sama seperti hari-hari sebelumnya.
Jihan kembali berpikir disela-sela rasa sakit…
Turun Ranjang
BAB 63
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 122 Episodes
Comments
Rita
firasat nya bener
2025-02-18
0
Rita
😅😅😂😂😂😂😂😂😂
2025-02-18
0
Dari
nama pak arick ga ada 🤣🤣🤣
2024-10-28
0