Keesokan harinya.
Pagi ini Arick berniat datang ke kantor, melihat bagaimana cara kerja disana, juga mempelajari beberapa berkas yang penting.
Saat ini, keluarga besar Mardi baru saja selesai sarapan. Beberapa saat lalu bakhan Arick sudah memerintah Amir untuk segera mencari supir baru. Amir menyanggupi, kebetulan ada anak saudaranya yang sedang butuh pekerjaan, dan ia memiliki keahlian bisa menyetir mobil, sama seperti dirinya.
Bak gayung bersambut, bahkan Amir bisa membawa keponakannya itu nanti sore untuk langsung bekerja disini.
"Baguslah kalau begitu, jadi nanti bisa ganti-gantian sama pak Amir kerjanya."
"Iya Mas, terima kasih ya Mas ya, pasti dia senang sekali." jawab Amir antusias.
"Tapi dia juga harus tinggal disini ya pak, kira-kira dia mau tidak?"
"Mau Mas, yakin saya, dia belum menikah kok, umurnya kalo tidak salah sama seperti Asih dan Melisa. Masih muda, pati kerjanya lebih cekatan," jelas Amir, membangga-banggakan sang keponakan.
"Siapa tadi namanya?"
"Dimas, Mas."
"Ya sudah, nanti bapak atur-atur saja ya. Kalau saya belum pulang, temukan saja dengan papa atau ibu. Lalu kenalkan dia pada semua orang di rumah ini."
"Siap Mas," jawab Amir lantang.
Jihan dan yang lainnya yang melihat itu hanya tersenyum, merasa lucu atas semangat Amir.
Tak lama setelah Amir pergi, Arick juga berpamitan untuk berangkat ke kantor. Seperti biasa, sebelum Arick pergi ia memyempatkan waktu untuk berpamitan pula pada anak-anak.
Jihan mengantar sampai di teras rumah, kecupan bibir sekilas sebagai tanda pamit sang suami.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sampai di kantor, Arick langsung disambut oleh Denni, Asisten Mardi yang kini menjadi Asisten Arick.
"Tuan_"
"Pak Denni, jangan panggil saya Tuan. Panggil saja Mas." Potong Arick cepat, ia merasa tak nyaman ketika dipanggil Tuan seperti itu. Apalagi yang memanggilnya adalah orang yang berusia lebih tua daripada dirinya. Ia merasa itu sangat tak sopan.
"Tapi_"
"Bapak tidak bisa menolak, karena ini adalah perintah." ucap Arick dingin, seolah…
Turun Ranjang
BAB 88
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 122 Episodes
Comments
Rita
dimas namanya panggil nya mas bener kan😅😅😅
2025-02-23
0
Rita
😁😁😁😁😁😁ada target
2025-02-23
0
anonim
weleh cemburu sama sopirnya wkwkwk
2024-10-13
0