" aku akan menerima ujian takdirku selagi aku mampu ,namun jika takdir tak menginginkan ku maka aku akan menyerah dan pergii " arabella ayunisa
" lakukanlah apapun yang ingin takdir lakukan,tapi ku mohon tolong jangan hapus arabella dalam garis takdirku " ludwighe staindfol
pernikahan yang diawali dengan perjodohan diantara ludwighe dan arabella membawa perubahan pada garis takdir , kehidupan yang awalnya kacau pada akhirnya menemukan sedikit harapannya ,
namun setiap kehidupan selalu memiliki ujian takdirnya sendiri ,dan itulah yang terjadi pada pernikahan Antara ludwighe dan arabella.
akankah arabella mampu membawa cinta untuk pernikahan nya ataukah pada akhirnya Bella akan menyerah pada cinta itu sendiri.
ayo baca cerita selengkapnya,dan ikuti kisah merubah takdir ludwighe dan bella
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yun Wangshu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB : 1 . PERJODOHAN
di sebuah rumah yang sederhana namun menyimpan kehangatan di dalam nya .
Seorang gadis cantik tengah berbincang dengan ibunya .
" Bella" ucap sang ibuu ( ani )
" iya Bu,ada apa " tanya Bella ,lalu gadis itu mendudukkan dirinya di sofa depan sang ibu .
"tadi ibu bertemu dengan teman lama ibu nak, Tante Maria." ucap ibu ani
Bella masih diam mendengarkan ibunya karna jujur saja ia tidak ingat dengan teman ibunya itu.
" Bella , Tante Maria mengundang kita untuk makan malam di rumahnya ,dan ibu sudah setuju nak." ucap buk ani ,sebenarnya ia tak enak ,sebab tak meminta pendapat Bella terlebih dahulu.
" memang nya ada apa buk" tanya Bella.
" Bella sebenarnya dulu saat ayahmu masih hidup,keluarga kita sudah sepakat untuk menjodohkan anak ibu dan juga anak Tante Maria." ucap buk ani menjelaskan.
Bella terdiam mematung setelah mendengar apa yang di katakan ibunya .
" jadi ibu ingin menjodohkan Bella dengan anak teman ibu " ucap Bella yang di balas anggukan pelan oleh ibunya
Bella hanya bisa terdiam ,ia tidak menyangka bahwa pertemuan ibunya dengan teman lamanya akan berakhir dengan sebuah rencana perjodohan.
Dengan raut wajah sedih ,Bella menatap ibunya.
" ibu aku... " Bella mencoba bicara namun kata - katanya terhenti.bella tak tau harus menjawab apa ,sedangkan sang ibu menatapnya dengan wajah penuh harap.
" ibu tau kamu berat Bella ,tapi ini sudah di sepakati kedua keluarga jadi ibu mohon tolong pikirkan lh dulu nak ." ucap sang ibu memberi pengertian.
" Bella akan pikirkan Bu,Bella permisi ke kamar dulu " ucap Bella dan langsung bergegas ke kamar nya .
Sementara itu di sebuah rumah mewah bak istana , ludwighe yang baru pulang dari Kantor memasuki rumah dengan penampilannya yang tidak Serapi pagi tadi,beberapa kancing atas kemejanya terbuka ,lengan bajunya tergulung hingga batas siku ,dan dasinya telah longgar.
" Ludwig sayang apa yang terjadi padamu nak ,kenapa penampilan mu sangat kacau " tanya sang momy ( Maria).ludwighe tak menjawab pertanyaan sang momy ia menghempas kan tubuhnya ke sofa lalu memejamkan matanya .
" sayang kenapa kau harus khawatir seperti itu pada bocah ini" ucap Dady Louis sang berjalan menuruni tangga mendekati sang istri dan putranya.
" astaga ,Daddy ludwighe itu anak kita loo,masak iya mommy gak khawatir" ucap mommy Maria sewot
" ya ,tapi mommy gak khawatir tu sma keadaan Dady waktu Dady pulang dari kantor ,bahkan lebih kusut lagi penampilan Dady waktu itu " ucap Daddy Louis protes akan kekhawatiran sang istri pada sang anak.
" apasih Daddy " ucap mommy Maria ,menatap tajam pada sang suami ,dan yang di tatap cuma senyam senyum tak jelas.
" mom, Ludwig gk apa - apa " ucap ludwighe dan ia beranjak menaiki tangga untuk ke kamar nya . sejujurnya ludwighe sangat lelah itu lh sebabnya ia ingin cepat beristirahat sekarang.
Tinggallah mommy Maria Dan Daddy Louis,mereka cuma bisa menatap sng putra yang berlalu pergi meninggalkan mereka berdua.
" sepertinya ludwighe sangat lelah ya dad" ucap mommy Maria yang di angguki oleh Daddy Louis.
KEESOKAN PAGINYA
ludwighe sudah berangkat ke kantor pagi- pagi sekali,sehingga saat sarapan pagi ludwighe tidak ikut sarapan di meja makan.
" Daddy, mommy sudah buat janji nanti siang dengan teman mommy dan calon mantu kita " ucap mommy Maria
" iya sayang ,atur aja nanti Daddy sempatkan untuk datang ya " ucap Daddy Louis
" isss pokoknya Daddy harus datang ,mommy gak mau tau ya " ucap mommy Maria berpura - pura cemberut
" siap ratuku ,nanti hamba akan datang " ucap Daddy Louis lalu keduanya pun tertawa bersama
______________________________________________
" Bella ,kamu siap" gih " ucap sang ibu
" siap" untuk apa Bu,emngnya kita mau kemana" tanya Bella dengan raut wajah bingung
" Kita mau ke rumah Tante Maria nak ,kn semalam udh ibu kasih tau " jawab sang ibu
Bella terdiam ,dia dilema jika ia datang ke rumah Tante Maria itu artinya dia menerima perjodohan tersebut ,tapi apa yang harus Bella lakukan untuk menolaknya.
" Bella ,ayo nak " ucap sang ibu menyadarkan Bella dari lamunannya.
" ah i- iya Bu" ucap Bella ,kemudian ia bergegas ke kamar nya dan bersiap-siap,
Bella hanya mampu berdoa semoga takdir tak menghancurkannya kali ini.
Sedangkan di lain tempat.
"Astagaaa ayo cepat dong bikk ,nanti besan saya datang ini "ucap mommy Maria dengan panik ,dari tadi sang nyonya Louis itu tak hentinya mondar mandir menyiapkan segala sesuatunya dengan para pelayan.
" aduh nyonya biar bibik aja atuh " ucap buk Susi tak enak hati melihat sang nyonya harus turun tangan.
" udh bik ,gk pp ini juga kn untuk calon besan saya " ucap mommy Maria dengan riang
Tak berselang lama semua persiapan pun telah selesai di buat ,segala macam hidangan mewah telah tersaji dengan lezatnya .
Daddy Louis datang bersama Ludwighe ,mereka memasuki rumah besar tersebut dengan langkah lebar.
" ada apa ini mom,kenapa mommy suruh Ludwig dan Daddy pulang" tanya ludwighe
" hmm ,udh kamu duduk dulu sma Daddy ,bentar lagi tamunya datang " ucap sang mommy .
" tamu?? Siapa mom" tanya ludwighe kembali
" udh deh Ludwig kamu nnti juga tau" ucap sang mommy .
Dan tak lama kemudian terdengar suara mobil terdengar di luar rumah dan suara bel pertanda ada tamu yang datang
Ting ,ting,ting
" nah itu dia tamu nya udh datang ,ayo kita lihat " ucap sang mommy dengan riangnya
Mommy maria bahkan sampai berlari kecil untuk membuka kn pintu ,sedangkan Daddy Louis dan ludwighe hanya mengikuti di belakang.
Ceklekk.. ( suara pintu di buka )
" anii " ucap mommy Maria
" astaga mariaaa ,aku rindu sekali " jawab buk ani i unya Bella ,lalu kedua sahabat itu pun saling berpelukan .
" ayo - ayo masuk dulu " ucap mommy Maria setelah mereka melepaskan pelukan tersebut
Di sini lah dua keluarga tersebut berada di ruang makan keluarga staindfol.
" Ani kenalkan ini suamiku dan yang wajah nya datar itu putraku ludwighe" ucap mommy Maria memperkenalkan keluarga nya Daddy Louis hanya tersenyum tipis sedangkan ludwighe jangan di tanya ,bahkan untuk memiliki ekspresi saja dia susah apalagi untuk tersenyum.
" wah tampan ya putra mu ,gak kerasa aja sekarang udh bear aja " ucap ibuk ani sembari tersenyum ramah
" ahh iya sampai lupa ,Maria kenalkan ini anak gadisku arabella ,tapi Panggil saja Bella" ucap ibu Ani memperkenalkan Bella yang hanya diam sedari tadii
"astagaaa anii putrimu sangat cantikk ,cocok sekali jadi menantuku ini " ucap mommy Maria dengan riang ,ia bahkan sampai meminta agar Bella duduk bersamanya.
" baiklah mari kita makan siang terlebih dahulu ,agar setelahnya kita bisa membahas hal lain nya" ucap Daddy Louis yang di angguki semua orang,lalu kemudian keadaan menjadi hening ,mereka makan dengan senyap,sesekali mata Bella melirik kearah Ludwighe yang tampak sangat dingin dan seram itu ,tatapan datarnya mampu menghentikann nafas arabella seketika.
Beberapa menit pun berlalu dengan hening hingga kemudian mereka menyelesaikan makan siang mereka dan berkumpul di ruang keluarga staindfol .
"ludwighe kenalkan ini Bella calon istri kamu" ucap sang mommy , ludwighe sempat terkejut namun ia menyembunyikan ekspresi nya dengan wajah datarnya
Bella langsung mengalihkan tatapannya saat tak sengaja saling menatap dengan ludwighe,tatpan tajam ituembuatnya merinding.
" jadi mommy dan Daddy sudah punya kesepakatan dengan keluarga Bella dulu kalau kalian akan menikah saat waktunya tepat,dan mommy rasa ini adalah waktu yang tepat " ucap mommy Maria menjelaskan
" mommy menentukan waktu tanpa bertanya padaku " ucap ludwighe dengan dingin tak ada reaksi yang berlebihan dari nya namun siapa yang tau bahwa dia menyimpan kemarahan besar dalam dirinya.
" son ini sudah menjadi kesepakatan kedua keluarga" ucap Daddy Louis dengan tegas
" hmm,kalau begitu kenapa masih bertanya pada ku " ucap ludwighe dengan wajah dinginnya
" baiklah sudah di tentukan bahwa kalian akan menikah Minggu ini juga ,dan Bella Daddy harap kamu bisa menerima nya begitupun dengan kamu ludwighe " ucap Daddy Louis dengan intonasi suaranya yang tegas .sementara Bella hanya mampu terdiam dan menundukkan kepalanya,ludwighe menatap dingin ke arah sang Daddy.mommy Maria Dan Bu Ani tersenyum bahagia.