Indonesia
NovelToon NovelToon
Balas Dendam Anak Terbuang

Balas Dendam Anak Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:10.3k
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

Dalam hidup Kyra, ia hanya ingin merasakan arti sebuah keluarga. Namun, keinginan sederhananya itu harus ia pendam, karena kedua orang tuanya tidak menginginkan kehadirannya yang dianggap sebagai pembawa sial.

Setelah banyaknya penderitaan, Kyra akhirnya melangkah keluar dari bayang-bayang trauma untuk menuntut balas pada orang tuanya yang telah membuangnya.

Namun, saat Kyra berhasil bertemu dan tinggal dengan kedua orang tuanya, ia justru dijadikan kambing hitam untuk menggantikan posisi sepupunya dalam sebuah pernikahan bisnis. Jebakan takdir ini justru dimanfaatkan Kyra sebagai senjata untuk menghancurkan keluarganya sendiri.

Bagaimana cerita selanjutnya? Apakah rencana balas dendam Kyra berhasil? Siapa pria yang harus Kyra nikahi? Mengapa kedua orang tua Kyra menganggap jika Kyra adalah pembawa sial?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

Perkataan Bibi Lista bagaikan petir di siang bolong yang menyambar tepat di dada Kyra. Gadis itu mendongak, menatap Bibi Lista dengan mata membelalak penuh ketakutan sekaligus penasaran.

"Apa maksud Bibi...?" tanya Kyra.

​Bibi Lista bersedekap, menatap Kyra dengan pandangan hina. "Asal kamu tahu, waktu kamu lahir ke dunia ini, keluarga ibumu langsung kena musibah besar! Rumah mereka terbakar habis sampai menewaskan seluruh keluarga besar ibumu! Tidak cuma itu, Kakek dari Ayahmu juga mengalami kecelakaan tragis sampai merenggut nyawanya, sampai Nenekmu terpuruk dan sakit!"

​Bibi Lista maju satu langkah, menunjuk wajah Kyra yang sudah pucat pasi. "Orang tuamu sudah meminta orang pintar untuk meramal dan kau tahu apa yang mereka dapatkan? Orang pintar itu bilang kalau kau itu pembawa sial! Itu alasannya orang tuamu menyerahkanmu ke kami. Mereka tidak mau ketiban sial gara-gara memelihara anak seperti kamu! Kamu itu dibuang, Kyra! Dibuang!" bentaknya.

"Aku dan suamiku terpaksa menerimamu karena saat bekerja, aku dan suamiku ketahuan mencuri di rumah keluargamu. Daripada aku dan suamiku di penjara, mereka menyuruhku untuk merawatmu," lanjut Bibi Lista.

​Dunia Kyra seolah runtuh seketika, selama 18 tahun ia bertahan hidup dengan keyakinan bahwa orang tuanya terpaksa meninggalkannya karena pekerjaan. Namun kenyataannya, ia ditumbalkan dan dibuang seperti sampah hanya karena sebuah ramalan dan deretan musibah yang dikaitkan dengan kelahirannya.

​Kebenaran itu memicu guncangan jiwa yang amat dahsyat bagi Kyra, hari-hari berikutnya dihabiskan Kyra dalam kebisingan pikirannya sendiri. Kyra ingin marah, ia ingin berteriak meluapkan rasa ketidakadilan yang menimpanya, namun ia tidak tahu harus melampiaskannya kepada siapa.

​Kyra tidak pernah melihat wajah Ayah dan Ibunya. Ia tidak tahu di kota mana mereka tinggal atau bagaimana rupa kehidupan bergelimang harta yang mereka nikmati sementara dirinya membusuk di desa terpencil. Kebencian yang mendalam mulai tumbuh dan mengakar kuat di dalam dada Kyra, menggantikan sisa-sisa rasa kasih sayang yang dulu sempat ia harapkan dari orang tua kandungnya.

​Meski begitu, penderitaan fisiknya tidak berhenti. Paman Dion semakin menjadi-jadi dalam kebiasaan berjudi, harta benda di rumah panggung itu habis terjual satu per satu dan Kyra terus dipaksa bekerja lebih keras memeras keringat demi memberi makan dua orang yang telah menyiksanya selama puluhan tahun.

.

Sepuluh tahun berlalu sejak rahasia kelam itu terungkap, kini usia Kyra telah mencapai 28 tahun. Waktu telah membentuknya menjadi begitu lemah dan kurus akibat kurang gizi dan siksaan yang tak pernah berhenti, namun keinginannya untuk hidup semakin kuat.

​Malam ini, hujan deras mengguyur desa dengan lebatnya. Suara gemuruh petir menyambar-nyambar di langit, diiringi angin kencang yang menggoyangkan dinding rumah panggung tempat mereka tinggal. Di dalam rumah sederhana yang remang-remang, Paman Dion, Bibi Lista dan Kyra tengah menyantap makan malam sederhana mereka.

​Kyra duduk menyendiri di pojokan ruangan, menikmati bagian nasi keringnya dengan tenang. Tiba-tiba, Paman Dion membanting piring kalengnya ke atas meja kayu, menciptakan suara nyaring yang mengejutkan.

​"Mana uangmu? Kasih aku uang! Aku butuh modal untuk main malam ini!" tuntut Paman Dion seraya menatap Bibi Lista dengan tatapan gila.

​Bibi Lista membelalakkan mata, "Uang dari mana? Aku nggak ada uang lagi! Semua uang hasil jualan Kyra sudah habis kau pakai main judi kemarin!" sahutnya.

Karena tidak mendapat uang, amarah Paman Dion pun meledak. Dengan wajah merah padam akibat pengaruh alkohol, pria itu berdiri dan menyambar kerah baju Bibi Lista.

"Jangan bohong kau, wanita tua! Pasti kau menyimpan uang di balik bajumu, kan!" teriak Paman Dion.

​"Tidak ada, Pak! Lepasin aku!" jerit Bibi Lista berusaha memberontak.

​Paman Dion mendorong tubuh Bibi Lista dengan kasar hingga wanita tua itu jatuh tersungkur ke lantai kayu. Tidak berhenti di situ, Paman Dion menendang kursi di dekatnya sambil memaki.

"Wanita tidak berguna! Sudah tua, keriput, tidak ada harganya lagi! Kalau kamu masih muda, sudah jual kau!" bentak Paman Dion.

​Bibi Lista mengaduh kesakitan memegang pinggangnya, rasa sakit dan hinaan dari suaminya membakar amarah wanita itu. Matanya yang penuh amarah tiba-tiba bergulir ke sudut ruangan, menatap Kyra yang gemetar dengan lutut tertekuk dan senyum jahat terbit di bibir Bibi Lista yang pucat. Dengan gerakan cepat, Bibi Lista bangkit dan menyambar lengan Kyra, lalu menyeret gadis itu ke hadapan suaminya.

​"Jual dia! Jual anak pembawa sial ini! Dia masih muda, wajahnya tidak jelek! Dia bisa menghasilkan banyak uang untukmu!" jerit Bibi Lista histeris.

​"Tidak! Bibi, tolong! Jangan!" Kyra berteriak, matanya membelalak ketakutan.

Kyra berusaha melepaskan cengkeraman Bibi Lista, namun tarikan kasar dari Paman Dion langsung mengunci kedua tangannya.

​Paman Dion tersenyum puas, matanya yang merah menatap Kyra bagai serigala melihat mangsa. "Benar juga, kenapa dari dulu aku tidak berpikiran begini? Anak ini pasti laku keras kalai dijual!" sahutnya.

​Paman Dion menyeret Kyra keluar dari rumah, mengabaikan teriakan dan jeritan histeris gadis itu. Hujan deras langsung membasahi tubuh Kyra yang tipis, petir menyambar membelah kegelapan malam, teriakan Kyra tertelan gemuruh angin. Di desa terpencil ini, tidak ada yang akan mendengar tangisan dan teriakannya.

​Rasa takut yang memuncak berubah menjadi dorongan nekat untuk bertahan hidup. Saat Paman Dion menyeretnya melewati semak-semak, Kyra menyentakkan tubuhnya ke bawah dengan seluruh tenaga yang tersisa, Paman Dion yang tidak siap kehilangan keseimbangan dan terjatuh telentang.

​Di tanah lumpur yang licin, jemari Kyra menyentuh sebongkah kayu berujung runcing bekas patok pagar. Tanpa berpikir panjang, dengan napas memburu dan mata terpejam, Kyra menghujamkan kayu tersebut tepat ke dada Paman Dion.

​Jleb!

​Paman Dion mengerang keras, matanya melotot menatap dadanya yang tertancap kayu, dar*h segar merembes bercampur air hujan, Bibi Lista yang berlari keluar rumah menjerit melihat suaminya.

"Pak!" teriak Bibi Lista hendak menerjang Kyra, namun sebuah batu mendadak melayang dari kegelapan dan menghantam pelipis Bibi Lista dengan telak.

Brak!

​Benturan batu besar itu membuat Bibi Lista menjerit pendek sebelum akhirnya tubuh keriputnya ambruk ke tanah lumpur, tidak sadarkan diri dengan dar*h mengalir deras dari pelipisnya.

​Kyra terduduk gemetar di atas lumpur, napasnya memburu. Kayu berdarah masih tergenggam di tangannya, ia menatap Bibi Lista yang tergeletak tak bergerak, lalu perlahan menoleh ke belakang untuk melihat siapa sosok yang telah melemparkan batu tersebut.

​Dari balik kegelapan lorong pepohonan, seorang perempuan berjalan mendekat dengan tenang. Hujan deras basah kuyup menyirami pakaian mewahnya yang kontras dengan lingkungan desa tersebut, wanita itu menatap Kyra dengan tatapan dingin dan sulit diartikan.

.

.

.

Bersambung.....

1
erviana erastus
LOL ..... emang kyra mau nolongin kalian 🤣
sunaryati jarum
Hanya demi keponakan dan anaknya mau mengemis,dulu saat bergelimang harta putranya malah dibuang.Semoga Kyra dan suaminya mau menolong, itulah balas manis namun membuat terjun bebas harga diri yang dibalasnya 🤣🤣🤣
sunaryati jarum
Hubungi Kyira semoga dia dengan lapang dada membantu
erviana erastus
itulah kalian sombong nggak ketulungan eh .... skrng jd pengemis kan, baru sadar stlh nggak pny apa2 🤭
Aidil Kenzie Zie
emas berlian sama barang branded mereka apa sudah disita semua 🤣🤣🤣🤣
Aidil Kenzie Zie
kok si jalang anaknya Dania🤔🤔🤔🤔 salah ketik tor
sunaryati jarum
Kelahiran prematur, dan tidak punya biaya perawatan, biarlah Kyra mengulurkan tangan membantunya itu balas dendam yang membawa kebaikan untuk diri dan keluarga barunya
Aidil Kenzie Zie
nikmati kehancuran kalian
erviana erastus
pastix keguguran tuh Sherly keluarga toxic anak hamil tnpa suami kok bangga😏
Aidil Kenzie Zie
lah cepat kali Brian datangnya 🤔🤔🤔 nonton video di kursi kerja tau-tau udah nongol aja jemput istrinya 🤭🤭🤭
sunaryati jarum
Kehancuran kalian tidak sebanding penderitaan Kyra selama dua puluh delapan tahun itu.Lebih menderita Kyra.
sunaryati jarum
Ny Dania dikuliti anak kandungnya yang menderita dua puluh delapan tahun karena dianggap pembawa sial
erviana erastus
bertahun-tahun menyiksa anak kandung 🤬 sekarang dgn satu kali tepukan kalian hancur semua .... sdh jatuh baru ngaku ibu kandung ckckck wanita apa ini 🤬
erviana erastus
ckckck makax jeng jd orang jgn kepedean 🤣
Aidil Kenzie Zie
mereka udah dibuang oleh teman sosialita nya
semangat balas dendam
Aidil Kenzie Zie
si jalang iri sama Kyra 🤣🤣🤣🤣
salah sendiri ngapain doyan ngangkang sama orang yang tidak jelas 🤣🤣🤣🤭🤭🤭
sunaryati jarum
Semoga berhasil
sunaryati jarum
Tanpa pembalasan dari Kyra ,Papa Fredy hancur juga,tapi itu mungkin dari berkas yang diambil Kyra, sebelum pernikahan.
sunaryati jarum
Sudah mulai akrab dan saling bercanda
sunaryati jarum
Menikmati kebebasan dan kemewahannya yang diberikan Bryan dan keluarganya,ya Kyra. Sherly sepertinya lupa siapa yang jalang.Bisa- bisanya mengatakan Kyra jalang.Maling teriak maling .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!