Indonesia
NovelToon NovelToon
Reveal Death Iseul

Reveal Death Iseul

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Chicklit / Tamat
Popularitas:22.4k
Nilai: 5
Nama Author: Dini ratna

Berawal mula dari kematian seorang siswa SMA SARANG, korban pembullyan. Namun, pihak sekolah menutup kasus itu seolah tidak terjadi apa-apa.

Seorang wanita bernama Eun-Hye, sedang pergi ke kota untuk menemui saudara kembarnya yang hilang sejak bayi. Eun-Hye sangat bahagia ketika tahu saudaranya Eun-Ae ada di sebuah kota kecil di Busan. Dari Seoul Eun-Hye dan kedua orang tuanya datang untuk menjemput sang adik Eun-Ae. Akan tetapi, mereka disambut dengan upacara kematian Eun-Ae yang berganti nama Iseul. Mendengar kabar jika Iseul meninggal karena korban bully, Eun-Hye berniat untuk membalaskan dendam adiknya Eun-Hye yang pergi -ke SMA SARANG menjadi siswi baru dengan identitas Iseul, karena kematian Iseul tidak diketahui para siswa SMA SARANG.Berhasilkah Eun-Hye mengungkapkan kematian Iseul? Siapa siswa yang membunuh Iseul?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dini ratna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kabar Miring keluarga Park

Hana, Hee-Young dan Ha-Yoon tergeletak  di lantai kamar mandi setelah dihajar Iseul. Iseul, membawa siswa yang dibully Hana keluar. Hana gadis itu menatap kesal pada Iseul. 

"Argh!" teriaknya histeris. 

****

Seluruh guru dikejutkan dengan datangnya Iseul. Jiwon dan Woobin hingga bangkit dari tempat duduknya. Tatapan mengintimidasi dari Iseul menakuti mereka berdua. Ditambah Iseul membawa seorang siswa yang berantakan. 

Wajah yang penuh luka lebam, baju yang berantakan juga rambut bagaikan singa. Para guru menatap mereka bingung. 

Jiwon pun mulai bertanya, "Iseul ada apa ini? Apa kamu menghajar siswa lagi?" 

"Siswa? Kamu pikir aku yang melakukannya? Tanyakanlah pada siswa tercintamu.  Hana." 

Lagi-lagi Hana. Iseul hanya ingin melihat apa reaksi para guru. Setakut apa mereka pada Ji-ah, apa mereka masih tetap membela Hana. 

"Lihatlah! Dia korbannya, Hana yang melakukannya apa ini yang dinamakan anak pemimpin. Apa kalian masih tetap membiarkannya?" 

"Aku juga korban!" teriak Hana yang tiba-tiba datang bersama kedua temannya.

Mereka semua menatap pada Hana, yang wajahnya penuh dengan luka. Namun, Hana sudah berganti pakaian dengan seragam olahraga. 

Woobin dan Jiwon saling menatap bingung. Siapa yang harus mereka bela? Hana memang selalu membuat masalah tetapi … mereka tidak berani memarahinya. Apalagi tatapan gadis itu selalu mengancam akan mengadu pada ibunya. 

Woobin menghela nafas kasar. Tidak pernah ada yang berani mengadu penindasan yang Hana lakukan, tetapi semenjak siswa yang dikabarkan meninggal kembali hadir, keadaan berubah. Iseul selalu menantang Hana, dan itu membuat para guru tertekan.

"Iseul, kamu tolong bawa Hayrim ke klinik. Hayrim kamu bisa pulang tidak perlu mengikuti pelajaran selanjutnya. Dan kami memberikanmu waktu untuk istirahat di rumah. Saya yang akan mengurus Hana," ujar Woobin. 

Iseul, tersenyum sinis. 

"Akan mengurus Hana," ucapnya demikian. "Aku meragukanmu pak Guru," tambah Iseul lalu pergi membawa Hayrim. 

Bagaimana Woobin mengurusnya, Iseul tidak percaya jika guru itu menghukum Hana, mungkin mereka akan membebaskan Hana atau malah meminta maaf karena takut pada ibunya. Namun, kali ini Woobin memohon pada Hana untuk tidak lagi membuat masalah. Tentunya, saat semua guru keluar, dan hanya Jiwon yang menemaninya. 

"Hana, saya tahu kamu anak pemilik sekolah ini, tapi tolong jangan membuat masalah lagi." 

"Apa kalian takut pada gadis itu? Kalian tidak pernah mengaturku sebelumnya." 

Woobin menatap gadis itu kesal. Entah, harus berbicara seperti apa pada Hana. Jiwon yang melihat temannya frustasi langsung mendekat, dan mulai bicara pada Hana. 

"Hana, kamu ingat kecelakaan itu? Kita semua melindungimu, tidak ada yang tahu tentang kejadian itu. Namun, hanya satu siswa yang tahu kronologinya. Hana," panggil Jiwon terhenti, menatap Hana. Lalu melanjutkan perkataannya. "Iseul, dia tahu semuanya." 

Namun, perkataan itu tidak membuat Hana takut, yang malah tertawa. 

"Jadi kalian semua takut? Dia memang tahu kejadiannya seperti apa, tapi apa dia punya bukti? Tanpa bukti siapa yang akan percaya?" 

"Mungkin gadis itu tidak punya bukti. Bagaimana jika dia balas dendam padamu, buktinya kamu sudah terlalahkan beberapa kali," ujar Jiwon sedikit direndahkan, karen takut jika Hana marah dengan perkataannya itu.

Dan benar, Hana sangat marah hingga gadis itu mengancam mereka berdua. 

"Pak Jiwon, aku tahu Anda menjabat sebagai kepala sekolah karena siapa? Bagaimana jika guru lain tahu, kamu menyuap ibuku. Dan anakmu Sangmin, apa dia tidak terlibat dalam kasus itu? Sungho, Sangmin, putra kalian juga ada di sana. Lebih baik, kalian pikirkan bagaimana cara melindungi putra kalian, karena ibuku tidak akan lagi membantu kalian." 

Hana tersenyum merekah, gadis itu berhasil mengancam kedua pria itu. Tidak ada yang berani menentangnya, karena Ji-ah yang memiliki kuasa. Dalam sekejap hidup mereka akan dibuat hancur, jika berani menentang putri pemilik yayasan itu. 

Hana, keluar dari ruang guru dengan langkah penuh ceria. Seraya mengibaskan rambut panjangnya gadis itu berjalan lenggak-lenggok bagaikan seorang model yang berjalan di atas catwal. Dengan tangan nakalnya yang mengganggu setiap siswa yang berdiri di sepanjang koridor. 

Iseul, menatap tajam pada Hana dari dalam klinik. 

"Apa pun yang kamu lakukan tidak akan membuat dia takut. Ada Sarang yang melindunginya," ujar Seojun berada dibelakangnya. 

Iseul berbalik pada Seojun.

"Sekuat apa benteng Sarang? Aku yang akan meruntuhkannya," ungkap Iseul. Seojun tersenyum tipis menatap gadis kuat di depannya. 

"Apa harus kita lakukan? Untuk menggoyangkan bangunan kokoh itu. Bagaikan sebuah pohon, yang diterpa angin, lama-lama dedaunan akan runtuh, begitupun seluruh batang pohonnya." 

"Lakukanlah, saat ini juga," balas Iseul.

Entah, apa yang akan mereka lakukan. 

**** 

Di luar sana, para rakyat sedang dihebohkan dengan kabar miring tentang keluarga Park Min-Young dan Park Beom-Seok calon pemimpin negara yang mereka banggakan. 

Tuai pujian dari setiap warganet. Namun, setelah satu komentar mengubah pikiran semuanya. Bahkan menjadi perdebatan para rakyat. 

Semua spanduk yang memampangkan potret Beom-Seok dan dalam billboard yang menampilkan iklan Min-Young mereka lempar dan rusak semua itu. Hujatan demi hujatan tidak lelah mereka berikan, membuat Min-Young stres dan marah.

"Apa ini? Psikopat!"  

Min-Young sangat marah dengan komentar negatif tentang dirinya.

(Entah sampai kapan kalian akan memuji kecantikannya, jika kalian tahu wanita itu pembohong besar, dan seorang psikopat.)

"Siapa yang berani bilang aku psikopat? Aku tidak mau tahu cari tahu akun itu!" teriak Min-Young pada Asistennya. 

"Baik Nyonya." 

Baru kali ini Min-Young mendapat hinaan dari seorang penggemar, dalam setiap postingan akun sosmed, tidak pernah ada yang berani menghinanya selain memuji. 

Di sisi lain, Beom-Seok juga stres dengan sebuah komentar yang menjatuhkan harga dirinya. Dan semua itu karena Seokjin putranya. 

(Semua hanya pencitraan, mereka tidak sehebat yang kalian lihat. Apa kalian tahu? Seokjin, anak mereka pernah membully seorang siswa SMA Sarang hingga mati.

Apa orang itu yang kalian puji? Mau jadi apa dunia ini jika sang pemimpin negara mempunyai anak seorang pembunuh?)

Bagaikan disambar petir. Komentar itu hinaan bagi keluarganya. Dan akhir-akhir ini Seokjin selalu membuat ulah. 

"Tuan jangan menghiraukan komentar itu. Itu pasti orang yang tidak menyukaimu," ujar seorang pria yang menjabat sebagai asistennya. 

Namun, bukan komentar itu yang dikhawatirkan Beom-Seok, melainkan anak dan istrinya. Mereka berdua kini jadi kejaran reporter. 

"Jemput putraku."

"Tapi belum waktunya pulang Tuan." 

"Aku bilang jemput putraku di sekolahnya!" tegas Beom-Seok dengan amarah.

"B-Baik Tuan." Sang Asisten pun segera meminta para bodyguardnya untuk menjemput Seokjin. Beom-Seok masih diam, pria itu terjebak dalam kantornya. 

Tidak mungkin ia keluar, karena banyak reporter yang sedang menunggunya saat ini. Begitu pun dengan Min-Young yang terjebak di lokasi shootingnya. 

Seokjin tidak tahu apa yang terjadi di luaran sana. Pria itu sedang asyik merundung siswa bernama Jung hee, karena dendam yang tertunda. 

Seokjin tidak terima dipermalukan dan dikalahkan Iseul, yang menendang kejantanannya. Sekarang Seokjin akan membalasnya pada Jung-Hee. 

Jung-Hee pria itu hanya menangis tidak berdaya. Tangan yang terikat, dan kepala yang ditutup karung. Sengaja Seokjin melakukannya, supaya Jung-Hee tidak bisa menghindar saat ia menghajarnya. 

"Seokjin kau siap?" tanya Sangmin yang mengabadikan momen itu. Di lapangan basket, ketika semua siswa berkumpul Seokjin melakukan itu. 

Pria itu sudah siap berlari dan melayangkan tendangannya. 

"Rasakan kau Jung-Hee!" 

1
cimol cimin
ceritanya bagus, konfliknya ngena ❤️
Dini_Ra
Orang kaya memang semena mena
Dini_Ra
Kasihan sekali Iseul 🥺
Aditya HP/bunda lia
jatuh cinta berjuta rasanya kapten .... begitu katanya orang 😂😂
Aditya HP/bunda lia
thor itu bunda s'as itu aku juga 🤭🙈 cuman hp aku yang itu rusak jadi aku pindah kesini 🤭🤭
Aditya HP/bunda lia
ayo semangat ungkap semua dan hukum berat mereka semua
Dini_Ra: Pantesan 😁 kirain aku udah gak baca lagi. Makasih ya 😘
total 1 replies
Firmasari
lanjut
Aditya HP/bunda lia
saatnya para penjahat masuk penjara ....
Firmasari
lanjut kk update
Aditya HP/bunda lia
Ayo Eun hye hajar si ji ah
Aditya HP/bunda lia
kehancuran sudah di depan mata ...
Aditya HP/bunda lia
yeyy ... Seojun jatuh cintrong sama kembarannya Iseul ...
Aditya HP/bunda lia
sepandai dan serapih2nya menyimpan bangkai pasti akhir ya akan tercium juga
Aditya HP/bunda lia
udah saatnya si Hana dapat karma 😡😡
Aditya HP/bunda lia
Vidio hayrim kah ??
Aditya HP/bunda lia
kim Tan dan ji ah sama saja
Fitray Uni
mampir kak
Dini_Ra: Terima kasih, kak jangan lupa kasih like, bintang dan vote 🙏😊. Semoga suka novelnya
total 1 replies
Maya Raharjo
Luar biasa
Dini_Ra: Terima Kasih 🤗
total 1 replies
bunda s'as
mampus loe pada
bunda s'as
good 👍🏻👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!