Mantan Tapi Menikah? begitulah yang dirasakan oleh Aditya dan Syahira. Mantan terindah semasa SMA dulu bertemu kembali dalam sebuah perjodohan yang diatur oleh kedua orang tua mereka.
Namun, sialnya Aditya yang menyandang status pria playboy memiliki seorang kekasih saat sebelum dia menerima perjodohan dari orang tuanya. Kekasih yang Aditya pacari baru sebulan itu tak ingin melepaskan Aditya begitu saja.
Bagaimana Aditya menghadapi mantannya itu yang selalu mencoba merusak dan menganggu hubungannya dengan Syahira, setelah keduanya menikah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MTM 11
Dokter Bara menjelaskan kepada Syahira dan Aditya perihal kesehatan Tuan Bastian. Jika ada pendonor jantung maka sudah bisa di lakukan operasi karena kesehatan nya juga sudah membaik.
Aditya mendapat pesan dari Alex. Jika pihak klien mengadakan rapat pada pagi itu. Termasuk dengan perwakilan dari perusahaan Syahira.
"Sayang, aku harus ke kantor. Ada rapat,"ucap Aditya setelah memeriksa pesan yang di kirim oleh Alex kepadanya.
"Tapi aku tak bisa ikut, bukankah aku juga termasuk dalam tanggung jawab proyek ini? Nara juga tak bisa ikut karena hari ini Nara harus terjun ke lapangan,"ungkap Syahira dengan segenap rasa bersalah dalam diri nya.
"Tidak masalah. Aku akan membantu BD company grup hari ini. Kamu dapat saja dulu Papa mertua aku juga tahu saat ini dia membutuhkan mu,"ujar Aditya yang menyentuh pipi lembut sang istri hal itu tak luput dari pada pandangan Dokter Bara.
"Aku sudah memesan makanan, nanti juga akan sampai. Maaf, aku tak bisa sarapan dengan mu,"lanjut Aditya yang membereskan barang-barang nya hendak pergi.
Aditya untuk berpamitan dengan Tuan Bastian selaku ayah mertuanya. Terlihat Tuan Bastian tak menaruh amarah lagi kepada pria itu saat melihat dia memperlakukan Syahira dengan baik di depan nya.
Dirgantara Grup adalah perusahaan keluarga Aditya. Di dalam ruangan terlihat sudah banyak klien yang berkumpul hanya Aditya yang datang terlambat. Di sana juga ada Sinta wanita ini adalah salah satu model yang di pilihkan oleh beberapa klien. Sinta tak pernah mengalami masalah apapun dengan Klien sehingga para klien tertarik untuk merekrut wanita itu lagi untuk menjadi brand ambasador untuk pekerjaan mereka.
Perhiasaan yang akan di luncurkan dua Minggu lagi adalah tanggung jawab penuh yang diberikan untuk perusahaan BD company. Karena, perusahaan Syahira yang akan memberikan rancangan terbaik untuk Dirgantara Grup. Tetapi, dengan tidak hadirnya Syahira pada rapat membuat beberapa klien menggunjing BD Company grup. Mereka mengatakan jika perusahaan itu tak bisa menghargai waktu mereka.
Sinta mengetahui jika berita tentang hubungan nya bersama dengan Aditya telah di tekan oleh Aditya, sehingga tak ada lagi berita yang muncul di acara televisi mana pun. Bahkan, yang akan terbit di majalah pun sudah di tekan penuh oleh Aditya. Karena, Aditya ingin memperbaiki hubungan nya dengan Syahira dan tak ingin terlibat kembali dengan Sinta.
'Kamu liat saja, bagaimana pun cara nya aku akan merebut kembali kamu dari tangan wanita itu. Aku takkan membiarkan siapapun mengambil kamu dari ku. Untung saja aku sudah mengetahui wanita yang dijodohkan dengan mu,'Sinta tersenyum penuh arti ke arah Aditya. Pria yang duduk tak jauh dari pandangan nya.
Nara hadir pada rapat penting itu. Tentu saja Sinta dapat mengambil kesempatan untuk menjelek-jelekin Syahira di depan semua orang.
"Kenapa rapat seperti ini penanggung jawab Nona Syahira tak hadir dan malah mengirim asisten nya ke mari?" Pria tua dan memiliki hak penuh atas peluncuran perhiasan itu bertanya kepada Aditya. Tetapi, sebelum Aditya menjawab. Sinta lebih dulu menyela ucapan Aditya yang membuat Aditya geram dan ingin sekali memaki wanita itu.
"Tentu saja dia tak datang. Karena, BD company grup tak pernah menghargai pihak klien,"cibir Sinta.
"Sinta!"Devanno langsung meneriaki wanita itu. Tetapi, Alex mencoba menenangkan nya agar tak ada yang tahu apa hubungan dua orang itu. Nara juga tak senang dengan ucapan Sinta.
"Perwakilan bukan lah masalah. Yang terpenting hasil nya sangat memuaskan. Anda bisa memeriksa nya bahkan jika Anda sudah melihat hasil, Anda akan berpikir dua kali untuk menyerahkan barang berharga ini di pakai oleh model seperti wanita itu,"ucap Nara dengan tegas yang membuat Sinta membelalakkan mata nya tak percaya dengan Nara dapat mengatakan hal itu.
Akhirnya, Nara dapat membalaskan ucapan Sinta saat itu juga. Aditya tersenyum mendengar ucapan Nara yang telah membela istrinya.
"Hasilnya cukup bagus. Saya harap, Nona Syahira dapat hadir pada acara makan malam yang diadakan pihak promo. Dan itu berlangsung satu Minggu sebelum acara promo di mulai,"ujar Tuan Alaska. Sang sponsor terbesar di dunia bisnis perhiasan.
"Baik, Tuan. Terim kasih, atas undangannya. Nanti, saya sampaikan kepada Nona Syahira,"jawab Nara dengan sopan. Tetapi, ada yang cemburu saya Syahura di undang makan malam oleh Tuan Alaska sementara dirinya tak. Siapa lagi kalau bukan Sinta wanita yang melakukan berbagai cara untuk merusak hubungan Syahira dan Aditya.
"Alasan kenapa Nona Syahira tak bisa datang. Seperti yang kita ketahui akhir -akhir ini kesehatan CEO BD Company grup sedang kurang baik. Saat ini Beliau sedang berada di rumah sakit dan di rawat di sana. Saya harap Anda dapat memaklumi nya,"ucap Aditya. Sinta yang mendengar hal itu menaikan satu alis nya lali menyeringai seakan satu rencana baru saja muncul di benaknya.
Rapat itu berjalan dengan mulus sesuai dengan keinginan Aditya dan mereka yang hadir pada rapat penting tersebut.
Rapat selesai. Nara berbicara sebentar dengan Tuan Alaska. Tetapi, mengundang kecurigaan Aditya sehingga pria itu mendekat dan berbicara dengan Tuan Alaska sekedar menyapa untuk mengantar pria itu ke lobi.
"Terima kasih atas pengertian Anda, Tuan."Nara berkata sembari sedikit membungkuk tubuh nya yang membuat Tuan Alaskan tersenyum. Aditya pun dapat mengetahui apa yang sedang Nara dan Tuan Alaskan bahas.
Sinta masih tersenyum sendiri saat mengetahui jika ayah Syahira, saat ini sedang berada di rumah sakit. Bukan tanpa alasan dia tersenyum tentu saja ada alasan nya. Rencana licik sudah mulai muncul lagi di benak wanita siluman itu.
Sinta melenggang pergi meninggalkan Dirgantara grup dan pergi menuju rumah sakit di mana Tuan Bastian dan rapat. Sepanjang perjalanan wanita itu hanya tertawa penuh kemenangan. Sedangkan, Aditya baru saja kembali ke ruangan nya.
"Aku sudah menekan semua berita. Ku harap kamu tak lagi main-main dengan wanita itu Aditya,"ucap Alex memberi peringatan. Alex ini sudah seperti saudara kandung bagi Aditya. Karena, Alex sudah sejak lama menjaga dan merawat Aditya.
"Iya. Kamu tenang saja. Aku dan Syahira telah berbaikan. Kami akan mengumumkan pernikahan kami ke publik setelah urusan kami ini selesai,"ujar Aditya sembari menatap foto seorang wanita yang dia simpan di laci meja kerja nya.
"Kau memang harus melakukan itu, jika tidak akan banyak orang yang kagum pada Nyonya. Seperti yang dilakukan Tuan Alaska,"imbuh Alex sembari tertawa kecil langsung saja raut wajah Aditya berubah menjadi masam ketika mendengar ada orang lain yang menyukai istri nya.
"Ini berkas yang perlu di tanda tangan. Aku pergi dulu, setelah selesai aku akan mengambil nya,"
"Em," singkat Aditya. Alex melenggang pergi meninggalkan ruangan Aditya.
Suasana rumah sakit nampak begitu ramai seperti biasa nya. Syahira baru saja meminta pelayan rumah nya untuk datang jika pekerjaan nya telah selesai. Karena, Syahira akan menemui dokter dan sekalian mencari makan untuk makan siang nya.