Indonesia
NovelToon NovelToon
I Hear You Paris

I Hear You Paris

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintapertama / Cintamanis / Contest / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:25.8k
Nilai: 5
Nama Author: Agustya Lika

Paris adalah wanita modern yang menguasai segala fashion. Anak dari pemilik HEALY GROUP sekaligus pemilik dari WORLD OF PARIS, berwajah cantik dan sexy, Paris adalah contoh dari wanita sempurna. Suatu hari karna sebuah kecelakaan ia kehilangan penglihatannya. Seketika hidupnya menjadi kelam namun suatu hari dia bertemu dengan laki - laki tuli yang mengubah hidupnya menjadi kembali bersinar. Bagaimanakah kisah Paris si gadis buta dengan laki - laki tuli? simak terus ceritanya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agustya Lika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TUAN BERHATI BESAR

Elios berbaring di sebuah kasur kecil di kamarnya. Ia mengingat setiap perkataan yang di ucapkan pegawai toko ice cream dan mulai penasaran siapa sebenarnya Paris. Elios berdiri dan mengambil laptopnya lalu mengetik di pencarian google WORLD OF PARIS,  dilihatnya banyak artikel yang membahas tentang WORLD OF PARIS. Sebuah brand ternama dan supermarket besar mewah yang berada di tengah lingkungan orang - orang kelas atas, terletak di tengah kota tempat perkantoran mewah dan sekolah - sekolah international serta di sekitarnya terdapat apartement dan perumahan mewah. Lingkungan yang tidak pernah dimasuki oleh Elios.

Elios mencari lagi HEALY GROUP,  perusahaan ternama yang bergerak di berbagai bidang. Dan mencari lagi di pencarian, Paris Healy, muncul banyak sekali artikel mengenai Paris. Mulai dari skandal, biografi dan tentang kecelakaan yang Paris alami.

Elios menyadari bahwa dunianya berbeda jauh dengan dunia Paris. Namun ia sudah terlanjur jatuh cinta kepada gadis tersebut.

Tok..tok..tok.. ketukan pintu.

"Kak Elios, ayo makan, sudah waktunya makan malam" Teriak seorang anak kecil yang mengajak Elios untuk makan malam. Elios membuka pintu kamarnya dan menggandeng anak perempuan tersebut menuju tempat makan.

"Ayoo.. " ucap Elios sambil berjalan menuju ruang depan. Panti asuhan tempat Elios tinggal sangatlah kecil, tidak ada ruang makan disana,  mereka menggunakan ruang depan untuk melakukan aktifitas apapun.

Dilihatnya keluarga kecilnya di panti asuhan. Bunda Ana pemilik panti, tiga orang anak laki - laki dan tiga orang anak perempuan sedang duduk di hadapan menu yang sederhana namun walaupun begitu mereka tampak bahagia. Tak ada kue ataupun ice cream sebagai makanan penutup dan walaupun masih kecil mereka tidak meminta itu. Kebersamaan sudah cukup membuat mereka bahagia. Panti asuhan kita adalah panti yang kecil, jarang sekali ada orang yang menyumbang jadi untuk memenuhi kebutuhan, Bunda Ana membuat kue dan menjualnya sedangkan Elios membuka jasa melukis foto dan menjual lukisan yang telah ia buat.  Elios tidak bisa sekolah sampai Perguruan tinggi, ia hanya lulusan SMA dan tidak bisa mendapat pekerjaan yang gajinya besar jadi dia memilih untuk membuka jasa melukis karna upah yang dia terima lebih banyak daripada bekerja pada orang lain. Bagi Elios dan anak - anak panti, Bunda Ana adalah sosok malaikat yang nyata karna dia mau merawat dan membesarkan anak panti tanpa meminta imbalan apapun. Bunda Ana tidak menikah, ia mengabdikan hidupnya untuk menjadi ibu asuh bagi anak - anak yang tidak memiliki orang tua atau anak - anak yang tidak diharapkan orang tuanya. Benar anak - anak di panti ini kebanyakan adalah anak dari hubungan yang terlarang. Seseorang menaruhnya di depan pintu panti saat mereka masih bayi lengkap dengan ari - ari yang yang masih terhubung dan tidak meninggalkan apapun walau hanya sekedar nama. Berbeda dengan Elios yang memasuki panti saat usianya sudah besar dan mulai mengerti,  karna itu Elios merasa kasihan dan menyayangi  anak - anak yang ada di panti tersebut. Dulu juga ada anak - anak yang seumuran dengan Elios di panti itu tapi mereka sudah di adopsi oleh orang tua angkat mereka masing - masing hanya Elios yang tidak karna anak yang tuli tidak menarik bagi mereka.

Makan malam telah selesai, Elios kembali ke kamarnya dan mulai memikirkan Paris. Elios yang mulai menyadari nilai seorang Paris menjadi berfikir untuk menemui Paris lagi, ia merasa tidak pantas karna dunia mereka yang berbeda padahal dia sudah berjanji akan menemui Paris lagi untuk membantunya belajar menemukan jalan seperti kemarin. Seperti itu Elios terhanyut dalam lamunannya hingga tertidur.

Kringg..  Kringg..  Kringg..

"Awaaaasssss braakkk"

"Aduhhh sakit, kakiku terluka" Elios kecil yang menangis kesakitan.

"Kau gimana sih, kenapa berdiri di tengah, aku sudah membunyikan bel sepedaku tapi kau tidak minggir, ini salahmu sendiri" ucap anak yang menabrak Elios.

Elios melihat mulut dan wajah anak kecil seusianya yang terus mengomel tapi dia tidak mendengar apapun.  Elios hanya diam tidak berbicara apapun membuat anak itu marah dan pergi karna merasa tidak dihiraukan.  Bunda Ana yang mengetahui kejadian tersebut membawa Elios untuk periksa ke salah seorang dokter.

Dokter mengatakan bahwa ada syaraf yang tidak berfungsi normal karna benturan yang pernah di alami Elios saat kecelakaan. Dokter memberi alat bantu dengar dan setelah itu Elios bisa mendengar sama seperti yang lainnya. Di hari yang lain Elios berjalan menemui sekumpulan anak yang sedang bermain, Elios ingin ikut dalam permainan tersebut tapi rumor bahwa Elios tuli sudah diketaui semua orang.

"Hey,  kau tuli bagaimana caramu bermain, kita bicara apapun kau tidak dengar" ucap seorang anak.

"Jangan berbicara begitu, kasihan dia" ucap seorang anak yang lain.

"Kenapa? lagipula dia tidak mendengar apa yang ku katakan, dasar tuli hahahahaha" ledek seorang anak dan diikuti tawa anak yang lain. Mereka tidak tahu bahwa saat itu Elios bisa mendengar mereka. Elios yang sedih mendengar ucapan teman - temannya berlari pergi meninggalkan anak - anak itu, ia berjalan menyusuri jalan dan melihat seorang pria tanpa kaki yang sedang melukis di pinggir jalan. Ia melihat lukisannya yang indah dan meminta paman itu untuk mengajarinya.

Sejak saat itu Elios tidak bermain dengan anak - anak yang lainnya. Dan terus melukis untuk mengungkapkan perasaan di hatinya.

Elios terbangun dari tidurnya. Dia bermimpi tentang apa yang dia alami semasa kecil. Dia harus mensyukuri segala keadaannya sekarang karna masih banyak orang lain yang lebih tidak beruntung. Dan itu adalah tujuan awalnya untuk membantu Paris sejak pertama ia melihat Paris yang tidak peduli dengan hidupnya. Elios melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 10 pagi, dia yakin bahwa Paris pasti sudah menunggunya di kursi bawah pohon. Elios beranjak dari tempat tidur untuk mandi dan segera menemui Paris.

Di kursi bawah pohon Paris sudah menunggu Elios yang masih belum juga datang. Suara burung sudah mulai menghilang, terik matahari juga mulai panas, suara kendaraan lalu - lalang yang semakin ramai membuat Paris tau bahwa hari sudah mulai siang tapi Elios masih belum juga datang. Dari kejauhan Elios sudah berjalan mendekati Paris yang sedang duduk manis memakai baju warna merah dan terlihat cantik.

"Hufffff..  Cantik banget". Elios menutupi wajahnya dengan sebelah tangannya merasa malu karna selalu terpesona setiap kali melihat Paris.

"Akhirnya kau datang, aku sudah menunggumu lama" ucap Paris.

"Bagaimana kau tahu ini aku? Bisa jadi langkah kaki orang lain kan" Tanya Elios.

"Sudah kubilang aku pintar kan, aku hafal parfummu, dan ini bukan parfum mahal."

"Waahhh yaa yaa Nona kaya kau benar parfumku memang murah,  oke Nona kaya sekarang kau mau kemana? "

"Ke tempat yang kemarin tapi kita beli makan saja, jangan ice cream."

"Okey, kamu makan terus gak takut gendut?"

"Gak takut, kan aku gak bisa melihat badanku, kalau aku bisa melihat badanku baru takut" jawab Paris sambil tersenyum manis.

Elios juga tersenyum melihat Paris yang tak lagi murung lalu memegang tangan Paris untuk mulai berjalan.

"No, sekarang aku akan berjalan sendiri. Kamu lihat aku dan tunjukkan jika aku salah jalan."

"Yah okey, hari ini baju merah ya? "

"Iya karna aku semangat, lihatlah bahkan aku memakai sandal tipis untuk bisa merasakan jalan yang panas" sambil menganggat satu kakinya.

"Iya bagus, semangat."

Elios dan Paris mulai berjalan menyusuri jalan trotoar yang rindang karna terik matahari yang terhalang oleh daun - daun di pepohonan.

1
hiatus
Kerennnn 😍
lika agustya: mkc kakak
total 1 replies
N O L entertaiment
great
Fiah msi probolinggo
semangat thor
Fiah msi probolinggo
hadir lagi Thor

semua hanya ada di dunia novel,
Fiah msi probolinggo
sudah Hadir kak, jangan lupa feedback
antiloversn
haii kak... aku mampir nihh dikarya kakak udh ku kasi 27 like, 5 rate , sama gifts... feedback jgn lupa mampir juga di karya ku. Kasih 5 rate , sama gifts ya kak di salah satu ceritaku sama 27 likeback👍😄🙏
-POSESSIVE PILOT
-"AFFAIR WITH UNCLE++"
-My best friend's Daddy is my husband
-Pengantin Pengganti Tersakiti
lika agustya: okay siap.. tunggu yaa
total 1 replies
Sinyo
baguscerita nya..tpi knpa gak lanjut sampe nikah
lika agustya: Terima kasih😇, kalau sampai menikah takutnya ceritanya jadi melebar kemana2..
total 1 replies
Marselina Saijao
bagus sekali
lika agustya: terima kasih
total 1 replies
Whiteyellow
like
Whiteyellow
feedback jika berkenan😎
Whiteyellow
mampir thor
Hesti Utt
Makin seru 💚
lika agustya: makasih
total 1 replies
Amanda Ln
Good...👍👍👍
lika agustya: Terima kasih 😇😇
total 1 replies
Emi Ekasari
♥️♥️👍
lika agustya: 😇😇😊😊 terima kasih
total 1 replies
lika agustya
oke, tadi udah baca sekilas.. sepertinya oke, yg tentang sihir.. satunya belom dibuka.. coba nanti deh
Hesti Utt
💚
lika agustya: mkc 😇😇
total 1 replies
Hesti Utt
next kakk
Amanda Ln
cepat lanjut Thor..
Hesti Utt
next kak
Bayu Pramudinata
terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!