Indonesia
NovelToon NovelToon
Penantian Cinta

Penantian Cinta

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Teen Angst / Teen School/College / Tamat
Popularitas:23.1k
Nilai: 5
Nama Author: NMY_YEOJA

Menceritakan seorang gadis yang berjuang akan kehidupan keluarganya. bukan hanya kehidupanya yang pahit, kisah cintanya pun ikut pahit.

Tapi walau pun begitu, Indah saras wati tidak pernah patah semangat. Karena ia yakin pada suatu hari kebahagiaan dan manisnya hidup itu pasti akan di rasakannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NMY_YEOJA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Hukum

Pukul sepuluh tiga puluh, mereka baru sampai rumah. Sapri menggendong Maya yang sudah tidur di jalan tadi. Indah masuk kedalam kamarnya, ia membuka bajunya dengan sangat kesal.

"Kenapa semua yang di ucapkannya itu bohong semua?"gumam Indah kesal.

"Dia pikir aku bodoh apa, kapan sih dia taubatnya."kata indah lagi

Tidak mungkin dia tidak tau apa yang terjadi sebenarnya, dia melihat dengan mata kepalanya sendiri kalau bundanya sangat menderita, hampir tiap malam bundanya menangisi ayahnya yang selalu menyakitinya.

Selama ini Bundanya hanya diam dan menerima semuanya, padahal bundanya sangat merasa tertekan dengan semuanya. Tekanan yang di terima bundanya itu bukan nya dari ayahnya saja tapi dari semua perlaku kelaurga dari ayahnya bahkan Orang tua ayahnya juga ikut memberikan tekanan pada bundanya.

Tapi selama ini Bundanya hanya diam, dia tidak pernah bercerita pada siapa pun, dia memendam semuanya. Makanya kadang saat bundanya bersikap kasar padanya, Indah hanya diam meski hatinya sangat hancur tapi semua itu tidak sebanding dengan apa yang di tanggung oleh bundanya.

Kalau bisa Indah sangat berharap kalau ayahnya itu tidak pernah kembali ke kehidupan mereka. Tapi di satu sisi semua itu tidak mungkin mengingat bunda nya yang sedang hamil besar, Indah tidak mau kalau Adik kecilnya merasakan kekurangan kasih sayang.

Cukup dia yang merasakan nya, adiknya jangan sampai merasakan itu.

____

Paginya indah terlambat bangun, dia jadi telat mask kelas. Indah pun mendapatkan hukuman untuk membersihkan halaman belakang sekolah.

"Huft... Apa ini yang di namakan kualat pada orang tua, karena kesal sama ayah, makanya Allah marah dan memberiku azab membersihkan halaman ini"celetuk Indah sambil terus menyapu.

"Kalau kerja tu jangan ngelamun, kapan selesainya coba..."ujar seseorang. Indah menghentikan pekerjaannya dan menoleh ke sumber suara.

"Ngapain kamu ke sini?"tanya Indah, kembali menyapu.

"Ya sama kayak kamu, aku telat dan di hukum ini sama guru BK." jawab Dika santai, Indah mengangguk.

Dika berjalan mendekati Indah. " Kamu kenapa bisa telat? Biasanya kamu selalu on time"kata Dika.

"Telat bangun"jawab Indah singkat

"Kok bisa, kamu begadang ya? Gak baik lo begadang - begadang gitu."ucap Dika.

"Tc, kalau kamu terus ngoceh kapan selesainya..."kata Indah kesal.

"Pemarah banget sih, cewek itu nggak baik marah - marah gitu sama cowok."sambung Dika.

Indah hanya diam, dia malas menggapi ocehan cowok itu.

"Kenapa diam? Ntar kesambet baru tau."kata Dika yang terus mencoba mengajak Indah bicara.

"Gimana mau kesambet, orang setannya di hukum gini."kata Indah.

"Kurang asem, kamu ngatai aku setann Mana ada setan setampan ini, yang ada aku ini bak malaikat yang turun ke bumi."ucap Dika dengan sombong.

"Tc, sombong."celetuk Indah.

"Lah kan emang bener.. Menurut kamu, aku ini ganteng apa nggak?"tanya Dika.

"Huft, yang bilang kamu cakep itu cuma cewek - cewek yang rabun aja. Dan sayangnya mata aku nggak rabun."ucap Indah .

"Awas ntar kalau kamu jadi suka, "goda Dika tersenyum.

"Berarti aku lagi sial aja, suka sama cowok kayak kamu." ketus Indah.

Dika tersenyum lagi mendengar ucapan Indah, inilah yang disukainya dari gadis itu. Sangat sulit untuk di dekati dan itu sangat menantang jiwa ke playboy an nya.

Setelah selesai membersihkan halaman belakang, Dika berlari menuju kantin, membeli dua botol air mineral.

"Ini minum lah, aku tau kamu sangat haus." kata Dika menyerahkan air tersebut pada Indah.

Indah menatap botol tersebut, kemudian dia melihat Dika. "Tenang aja, ini aman kok nggak aku baca - bacain juga. Lagian aku juga nggak butuh jampi - jampi dari dukun biar kamu suka sama aku. Toh dengan sendirinya kamu juga bakal tergila - gila sam aku." ucap Dika sombong.

"Tc, Dasar.."Indah menerima botol air tersebut, kemudian meminumnya.

"Makasih ya.."ucap Indah tersenyum tulus. Baru kali ini Indah tersenyum seperti itu pada Dika dan hal itu dapat membuat jantung Dika jadi tak tenang.

"Cantik.."gumam Dika lirih, tapi masih bisa di dengar oleh Indah.

"Apa?"tanya Indah memastikan pendengaranya.

"Bukan apa - apa..."elak Dika.

"Yaudah, aku pergi dulu."Indah pun berlalu pergi menyimpan sapu dan sekop yang di gunakannya tadi kembalin ke gudang. Lalu Indah kembali ke kelas sambil tersenyum .

Tari yang sebangku dengan Indah pun bertanya, "Kenapa tersenyum seperti itu? Apa terjadi sesuatu di belakang tadi?"tanya Tari menatap curiga.

"Tidak ada terjadi apa - apa? Lagian siapa juga yang senyum, kamu salah lihat kali."elak Indah.

"Masa sih, aku salah liat."ucap Tari lagi.

Indah terseyum senang, dia tau kalau Tari itu agak linglung orang nya, jadi dia muda untuk mengelak

Tak terasa bel istirahat pun berbunyi, Tari bersorak hebo karena dia sudah sangat bosan dengan pelajaran IPA yang menurutnya sangat membosankan itu.

"Yuk kita ke kantin guys... Aku udah laar banget."ajak Tari mengandeng tangan Indah. Dengan semangat mereka pun pergi ke kantin.

Seperti biasa setelah membeli makanan mereka pasti akan duduk di taman sekolah untuk menikmati makanannya.

"Ndah, kamu kok bisa telat sih tadi? Tapi aku lihat Maya datang lebih awal."kata Ratna.

"Iya aku telat bangun dan dari pada dia ikut di hukum makanya aku menyuruhnya untuk pergi duluan."kata Indah.

"Ooo... Awalnya aku kira kamu, tidak masuk sekolah karena kan kalian selalu berangkat bareng jadi agak ganjel aja liat Maya sendiri."kata Ratna lagi.

"Nggak lah, "balas Indah.

Mereka pun mulai berceloteh mengenai berbagai hal, kadang mereka tertawa bersama dan kadang mereka juga akan kesal bareng.

"Teng... Teng..." bel masuk pun berbunyi, Indah mengajak teman - temannya untuk kembali ke kelas.

"Guys... Gimana nanti sore kita ngumpul yuk, di dekat rumah aku ada kedai soto yang baru buka. Kita makan di sana yuk..." ajak Sulis.

"Enak nggak?"tanya Tari.

"Beneran? Emang kamu udah pernah coba ?"tanya Ranti

"Udah dong, setiap hari lagi."jawab Sulis.

"Yaudah yuk, aku jadi penasaran."ucap Ratna

"Gimana, Ndah? Kamu ikut kan?"tanya Ranti.

"Insya allah deh, aku tanya sama bundaku dulu ya."jawab Indah yang di angguki oleh mereka.

Mereka sampai ke kelas dan duduk di bangku mereka masing - masing dan mulai mengeluarkan buku pelajaran. Karena mereka sampai di kelas berbarenan dengan guru yang mengajar.

...****************...

Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.

Terimah kasih💜

1
Ceritaku
luar biasa
MR02
semangat ya authorku
彡☆彡★彡☆彡★彡 [VAR] 彡☆彡★彡☆彡★彡你爱我?
lnjt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!