Indonesia
NovelToon NovelToon
King Dan Queenza

King Dan Queenza

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / Bad Boy / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:92.7k
Nilai: 5
Nama Author: feby_mb

King Narendra Richard tumbuh menjadi cowok tampan. Ia juga menjadi idola semua cewek-cewek yang ada di sekolahnya. Bukan hanya tampan, putra dari Kenan dan Alexa itu juga pintar.

Sama dengan saudara kembarnya, Queenza Narendra Richard tumbuh menjadi gadis yang cantik. Walaupun kembar, tapi sifat keduanya jauh berbeda. Yang satu lebih kalem, dan yang satunya lagi lebih banyak aksi.

Bagaimana keseruan kisah mereka, yuk kepoin. Jangan lupa tinggalkan jejak cinta kalian untuk King dan Queenza.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon feby_mb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menghayal di atas pohon

Sekarang Queenza sudah mengganti pakaiannya dengan baju santai. Sekarang ia akan membantu Amelia untuk panen singkong dan juga sayuran yang ada di samping rumahnya.

"Queen cuma ada sandal jepit" kata Amelia.

"Nggak apa-apa, aku juga sering pakai sandal jepit kok" kata Queen.

"Baiklah, ayo kita mulai panen-panennya" kata Amelia dengan penuh semangat.

Ternyata ibunya Amelia sudah berada di kebun sayur. Ibunya Amelia sedang memetik kacang panjang untuk di masak nanti.

"Nak Queen ikut panen juga?" tanya ibu Amelia.

"Iya Buk. Nggak apa-apa kan?" kata Queenza.

"Nggak apa-apa Nak Queen" kata ibu Amelia.

Amelia mengajarkan Queenza cara memetik sayuran segar seperti sawi, selada, tomat dan juga terong.

"Di kebun kamu ini lengkap juga ya Mel" kata Queenza.

"Alhamdulillah Queen. Untuk kebutuhan sehari-hari kami nggak beli. Jadi bisa menghemat uang juga" kata Amelia.

Mommy Queenza juga suka menanam berbagai macam jenis sayuran. Bahkan mommy-nya juga punya beberapa pohon cabai.

"Terongnya panjang-panjang ya Mel" kata Queenza.

"Iya Queen, Alhamdulillah tahun ini buah terongnya cukup bagus. Kemarin-kemarin buahnya kecil-kecil" kata Amelia.

"Kenapa?" tanya Queenza.

" Mungkin karena penyakit, jadi buahnya kecil-kecil"

Kedua gadis cantik itu asik memanen sayuran. Bahkan yang paling excited memanen Queenza.

"Habis ini kita panen jambu biji ya" kata Amelia.

"Ok Mel" kata Queenza.

Diantara semuanya, panen buah jambu biji lha yang paling di tunggu-tunggu sama Queenza. Karena buah jambu biji lumayan susah di cari. Kadang di supermarket atau mall pun nggak ada.

Queenza kaget melihat buah jambu bijinya. Padahal dari jauh buahnya terlihat sedikit. Dilihat dari dekat ternyata buahnya sangat banyak dan juga besar-besar.

"Biar aku yang manjat pohonnya, kamu tunggu di bawah ya" kata Amelia.

"Nggak!, aku juga pengen manjat" kata Queen.

Amelia kaget mendengar ucapan Queenza. Nggak mungkin seorang Queenza mau naik pohon jambu biji.

"Emang kamu bisa naik pohonnya?" tanya Amelia.

"Tentu saja bisa, jangan meremehkan aku" kata Queenza.

Untungnya Queenza memakai celana dibawah lutut, jadi ia tidak kesusahan untuk naik pohon jambu biji.

"Serius Queen, kamu bisa manjat?" tanya Amelia.

"Tentu saja. Apa kamu perlu buktinya?" tanya balik Queen.

"Biar aman, mending aku aja yang manjat" kata Amelia.

Amelia tidak ingin Queenza jatuh. Kalau Queenza jatuh pasti orang tua Queenza marah padanya. Dan ia pasti tidak akan dibolehkan berteman dengan Queen lagi.

"Tenang, aku bisa manjat kok. Percaya sama aku" kata Queenza.

Queenza pun membuktikan ucapannya pada Amelia, kalau ia bisa manjat pohon jambu biji itu. Karena di rumahnya ia juga sering manjat pohon mangga.

Amelia kaget melihat Queenza sangat lincah memanjat pohon jambu biji. Ia tidak menyangka kalau Queenza bisa manjat pohon.

"Gimana?, aku bisa manjat kan?" kata Queenza.

"Iya, kamu jago banget malah" kata Amelia.

"Tentu saja" kata Queenza.

" Aku pikir kamu nggak bisa manjat "

" Darimana kamu bisa menyimpulkan seperti itu "

" Dari penampilan kamu"

" Berarti penampilan aku bisa menipu kamu dong"

" Banget"

Kedua gadis cantik itu pun tertawa di atas pohon jambu biji. Mereka berdua menikmati buah jambu biji langsung dari atas pohonnya.

" Queen, kamu lihat rumah besar yang di puncak itu nggak?" tanya Amelia.

Queenza melihat ke arah rumah yang di maksud sama Amelia. Ia kaget melihat mansion mommy-nya. Ternyata rumah besar yang di maksud sama Amelia itu mansion mommy-nya.

"Kenapa dengan rumah besar itu?" tanya balik Queen.

"Aku terus membayangkan, siapa pemilik rumah besar itu. Dan seperti apa megahnya di dalam rumah itu" kata Amelia.

"Emang kamu mau ke sana?" tanya Queenza.

"Mau, tapi siapa juga yang mau ngajak aku ke sana. Nggak mungkin sembarangan orang bisa masuk ke sana" kata Amelia.

"Apa bener begitu?" tanya Queen.

"Iya, apalagi kita ini bukan keluarga ataupun kerabat mereka" kata Amelia.

"Bener juga sih. Tapi kamu mau ke sana?" tanya Queenza lagi.

"Mau, ya kali nggak mau di ajak melihat rumah bagus dan semewah itu. Semoga nanti aku bisa merenovasi rumah ibuk, Aamiin" kata Amelia.

" Aamiin, semoga kamu bisa punya rumah besar juga"

" Nggak perlu besar, yang penting nyaman aja. Kalau besar, ntar beresinnya susah. Kira-kira rumah sebesar itu, pelayannya ada berapa ya?. Pasti banyak"

" Pastinya"

Ya pelayan di mansion mommy-nya memang banyak. Bukan cuma pelayan, bodyguard-nya juga banyak.

" Kamu pernah menghayal punya pacar CEO nggak"

" Nggak. Emang kamu pernah menghayal kaya gitu"

" Sering. Tapi kadang mikir juga, ya kali seorang CEO tampan dan kaya raya mau sama gadis miskin kaya aku"

" Di dunia ini nggak ada yang nggak mungkin. Selagi kita berusaha, insyaallah pasti bisa "

Karena keasikan ngobrol, kedua gadis cantik itu tidak sadar sudah menghabiskan empat buah jambu biji.

" Astaghfirullah, nggak nyadar udah makan lima buah jambu biji "

" Aku juga "

Mereka berdua pun tertawa. Ternyata menikmati hidup itu nggak harus dengan yang mewah-mewah. Cukup manjat pohon jambu biji, dan makan buahnya langsung dari atas pohon.

...***...

King sudah terlihat tampan dengan mengenakan kaos berwarna merah. Tak lupa juga ia memakai topi. King mengambil tasnya kemudian ia turun ke bawah.

Sampai di bawah ia berpapasan dengan mommy-nya.

"Anak mommy tampan banget, mau kemana ganteng?" tanya mommy King.

"Mau mengerjakan tugas kelompok Mom" jawab King.

"Dimana?"

" Di cafe. Queen belum pulang ya Mom"

" Belum, mungkin dia senang main di rumah temannya"

" Emang dia nggak les biola?"

" Nggak, hari ini gurunya lagi ada acara "

" Ya udah, King jalan dulu ya Mom"

" Iya sayang, hati-hati di jalan"

" Ok Mom, Assalamualaikum"

" Wa'alaikumsalam"

Setelah berpamitan dengan mommy-nya King pergi ke garasi untuk mengambil mobilnya. King melajukan mobilnya meninggalkan mansion mewah milik orang tuanya.

King melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Ia ingin menikmati pemandangan jalan ibu kota. Walaupun sudah mau sore, cuaca masih cukup panas.

Setelah menempuh perjalanan selama lima belas menit, King sampai di restoran anggrek. King memarkirkan mobilnya di parkiran.

" King" panggil teman-temannya.

King menghampiri teman kelompoknya. Ternyata sudah ada tiga orang temannya yang udah sampai di cafe. Dua teman cewek, dan satu teman cowok. Tapi di sana tidak ada Danu.

"Untung kamu nggak telat" kata Winda.

"Emang masih ada yang belum datang?" tanya King.

" Masih. Kamu mau pesan minuman?" tanya Winda.

"Nanti aja" jawab King.

"Ya udah, kita tunggu yang lain dulu"

"Danu juga belum datang?" tanya King.

"Belum, mungkin bentar lagi dia nyampe. Soalnya tadi di telpon, dia lagi di jalan" kata Winda.

King tidak bertanya lagi. Ia mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.

Assalamualaikum.

Wa'alaikumsalam, udah pulang.

Belum, lagi nunggu taksi.

Mau aku jemput.

Nggak usah.

Kenapa?.

Aku sudah besar, bisa pulang sendiri.

Ya udah, hati-hati pulangnya.

Hhmmm.

Setelah menelpon, King menyimpan kembali ponselnya. Ia mengambil buku pelajarannya. Sambil menunggu temannya yang lain, ia akan mengerjakan soal yang sulit dulu.

Sementara itu, kedua teman cewek King masih shock mendengarkan suara King saat menelpon seseorang tadi. Mereka berdua yakin pasti itu pacarnya King.

"Siapa cewek yang beruntung itu?" kata temen cewek satu kelompok dengan King.

"Iya, diperhatikan sebesar itu sama cowok tampan" kata temen yang satunya.

Ada rasa kecewa dalam hati mereka, karena King sudah punya kekasih. Mana mungkin cowok setampan King belum punya pacar. Hancur sudah hati mereka mengetahui kalau cowok tampan di kelas mereka sudah punya pacar.

To be continued.

Happy reading guys 🤗🤗

1
zhelfa_alfira
keren
Nita Zhakwan
lanjut
auzi
lnjt lgi dong thor up ya
Marie Louis AK
akhirnya kejahatan dibls setimpal dg perbuatannya. ingat Mon mon di atas langit masih ada langit.
Sulastri Mawardi.87
kejahatan klrga sanjaya di balas dengan kebangkrutan dan kemiskinan...?
pov Amelia...the best friend forever Queen 🫶🫶🫰🫰
Novita Sari
queen terbaik....
E F
blm thor??????
¢ᖱ'D⃤ ̐ ˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡zc❖
Kok jadi Mie Ayam Thor. Perasaan tadi nitip nya Martabak telor
Feby: waktu nulisnya lagi keinget mie ayam kak.. makasih koreksi nya🤗🤗🤗
total 1 replies
annisa hidayat
𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝 𝚖𝚒𝚗
Siti Nurjanah
wah seruuuuu bgt. lanjut kak tetap semangat 💪
Bunda Deska
bagus bngt ceritanya
abcd
hadehhh lanjut dong penasaran ini
Juli Restiarini
lanjut tanggung bener partnya di tambahin
Novita Sari
deg degan apa yang akan alexa lakukan gak sabar nunggu bab berikutnya... lanjut thor....
Rizkyy Beff
ya Allah bikin greget lg seru weh main gantung aja mana lama lg nunggunya bsk lagi
Lou AK
siap2 hancur. berani sekali main kuasa. di atas langit masih ada langit.
Princesza Mikaila
Ya Allah ... Astaghfirulloh , author minta di kirim ke planet saturnus dh , lg seru terputus , hikz hikz
auzi
lnjt lgi dong thor up ya
E F
lanjutttttt lg thor💪😄😍
Nengs
dobel up kak🙏😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!