Indonesia
NovelToon NovelToon
Menemukan Cinta Sejati Aishah

Menemukan Cinta Sejati Aishah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Romansa Modern
Popularitas:124.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nailul

Untuk menemukan cinta sejati memang membutuhkan perjuangan yang berat. Seberapa jauh pun dua insan terpisah, cinta sejati tetap akan mempersatukannya.

Ini sebuah kisah gadis bernama Aishah yang memilih untuk menikah dengan teman kecilnya. Walaupun hatinya sudah jatuh kepada Aldi sahabat dekatnya. Diam-diam ternyata Aldi juga mencintainya. Karena sebuah penyakit ganas yang menggerogotinya, Aldi harus merelakan Aishah menikah dengan Radit.

Tak disangka perjuangan Aishah yang begitu besar dalam pernikahannya tidak berbuah manis. Pernikahan Aishah dengan Radit harus kandas di tengah jalan karena adanya pelakor.

Kini Aldi telah sembuh dan kembali. Namun, Aldi telah memiliki seorang kekasih. Akankah Aishah kembali kepada Aldi? Akankah Aishah bisa menemukan cinta sejatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nailul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sunset

Jam dinding di kantor telah menunjukkan pukul 4 sore, itu berarti waktu pulang kantor telah tiba. Aishah segera merapikan meja kerjanya dan mengemasi barang-barangnya. Aishah bersiap-siap untuk pulang. Terdengar suara ponsel dari dalam tasnya. Pertanda ada satu pesan whatsapp masuk. Aishah mengambil ponsel lalu membukanya. Ternyata pesan tersebut berasal dari Radit. 

Radit : Udah pulang kantor belum?

Aishah : Udah, ini baru mau keluar.

Radit : Aku tunggu di luar.

Aishah segera bergegas untuk menemui Radit. Di parkiran terlihat Aldi bersama dengan Rina hendak pulang bersama. Aishah hanya melihatnya sekilas lalu menuju mobil Radit. 

Lagi-lagi mereka bersama? Mereka pikir ini kantor tempat mereka pacaran apa!

Aishah terus saja bergumam dalam hati. Aishah merasa sangat kesal.

Radit segera keluar dari mobil lalu membukakan pintu untuk Aishah. Sebelum masuk ke dalam mobil, Aishah menyunggingkan senyum manisnya kepada Radit.

Aldi tampak memperhatikan Aishah dari tempat parkir. Hatinya terasa panas, tapi ini memang sebagian dari rencananya. Aldi harus bisa menahan sakit hatinya. Lalu Aldi mengajak Rina pulang bersama. Aldi melajukan sepeda motornya melewati Aishah yang berada di dalam mobil Radit.

Radit mengendarai mobilnya pelan-pelan.

"Aish, lebih baik kamu beritahu Budhe dulu kalau kamu akan pulang terlambat. Aku tadi tidak sempat mampir ke rumahmu untuk minta izin."

"Memang kita mau kemana Kak?" Tanya Aishah sambil mengernyitkan dahi. Aishah segera mengambil ponsel yang berada di dalam tasnya. Lalu mencari nomor telepon Budhenya. Ternyata nomor Budhenya sedang tidak aktif. Aishah mencoba beberapa kali menelepon Budhenya, namun nomornya tak juga bisa dihubungi.

"Nanti juga kamu tahu." Radit masih saja merahasiakan kemana mereka akan pergi. Aishah memperlihatkan wajah cemberutnya.

"Nomor telepon Budhe tidak bisa dihubungi." Nampak Aishah mencoba menelepon Budhenya hingga beberapa kali. Karena tak membuahkan hasil juga, akhirnya Aishah memutuskan untuk mengirimi Budhenya pesan WhatsApp.

Aishah : Aish nanti pulang terlambat Budhe, ada urusan dengan Kak Radit.

Tak beberapa lama ponsel Aishah berbunyi.

Bu Sekar : Iya, hati-hati. Jangan pulang malam-malam. Ingat ya jangan sampai pulang lebih dari jam 9.

Aishah : Siap Budhe.

Aishah meletakkan kembali ponselnya ke dalam tas.

"Kak, nanti pulangnya jangan sampai lebih dari jam 9 ya!"

"Iya, Aku janji tidak sampai jam 9 kok."

Radit sesekali mencuri pandang kepada Aishah sambil menyetir mobil. Perjalanan yang cukup jauh, sekitar 2 jam mereka baru sampai ke tempat tujuan. Setelah sampai ke tempat tujuan, Aishah nampak terperangah melihat keindahan pantai yang mulai sepi pengunjung. 

Karena hari mulai gelap, para pengunjung mulai meninggalkan pantai satu persatu. Hanya beberapa saja yang masih berada di pantai, mungkin mereka ingin menikmati sunset yang sebentar lagi akan muncul.

"Sekarang kamu tahu kan tujuan kita kemana"

Radit berkata dengan senyum di bibirnya dan itu manis sekali, lalu ia melepaskan tawanya. Aishah dan Radit segera menuju ke pinggir pantai. Aishah menghampiri ombak yang bergulung-gulung. Setiap kali ada ombak yang datang, Aishah segera lari terbirit-birit untuk menghindarinya. Aishah tak mau bajunya basah. Namun tetap saja, rok kerja bagian bawahnya basah terkena cipratan ombak 

Radit hanya memandanginya dari kejauhan dengan senyuman yang tak lepas dari bibirnya. Radit sangat senang, akhirnya bisa melihat Aishah tertawa lepas. Radit menghampiri Aishah yang tengah bermain air dengan asyiknya. Radit membawa dua botol minuman.

"Nih minum dulu." Radit menyodorkan sebotol minuman kepada Aishah.

"Terimakasih." Aishah menerimanya, lalu meminumnya.

"Udah lama banget Aish tidak main ke pantai, ini pertama kalinya setelah Aish lulus kuliah."

Aishah mulai duduk dan bermain pasir putih di bawahnya. Aish hanya sembarang membuat pasir itu berdiri tanpa memperdulikan bentuknya. Kadang bentuknya seperti gunung, kadang hanya gundukan pasir dengan ujung yang dibuat lancip. Aish juga mengubur kakinya, bahkan dengan jahilnya Aish mengubur tangan Radit yang digunakan sebagai tumpuan duduk. Aishah sangat senang bermain pasir pantai layaknya anak kecil.

Ketika matahari mulai tenggelam, Aishah dan Radit duduk di bawah langit yang penuh dengan semburat kemerahan. Mereka duduk dengan beralaskan pasir putih. Tampak Aishah duduk di sebelah Radit. Mereka menghadap ke barat untuk menikmati indahnya langit sore, ketika matahari mulai tenggelam. 

Di ufuk barat nampak langit yang berwarna keemasan, tanda matahari akan segera kembali ke peraduannya. Aishah sangat takjub dengan apa yang dilihatnya. Aishah mulai mengambil ponselnya lalu mengabadikan momen tersebut. Di sebelahnya, Radit memandangi wajah Aishah di bawah langit sore. 

Radit terpesona melihat kecantikan Aishah dibalik kerudungnya. Nampak wajah Aishah yang putih kemerahan terkena terpaan sinar matahari sore. Wajahnya mulus tanpa satu jerawatpun yang tumbuh. Senyumnya sangat menawan hati. Ditambah dengan lesung pipi yang membuatnya semakin manis.

Aishah memiliki kelopak mata yang besar dan indah, dihiasi dengan bulu mata yang lentik. Hidungnya kecil namun mancung, dengan kumis tipis yang tumbuh di atas bibirnya. Bibirnya berwarna merah merekah. Membuat setiap pria yang melihatnya terpesona oleh kecantikannya.

Bukannya melihat matahari tenggelam, Radit malah lebih terpesona dengan wajah anggun Aishah. Radit terus memandangi wajah Aishah sampai hari semakin gelap. Radit berinisiatif untuk mengabadikan sunset sore itu, namun kamera ponselnya malah ia arahkan ke wajah Aishah dan mendapat beberapa kali jepretan wajah Aishah.

Ingin sekali aku menyentuh pipinya yang mulus itu, memiliki setiap jengkal dirinya. Memandangi wajahnya setiap hari. Namun aku tidak ingin terburu-buru. Akan ku buat Aishah nyaman terlebih dahulu denganku. Sehingga dia akan menerimaku dengan senang hati.

Radit bergumam dalam hatinya.

Saking asyiknya melihat pemandangan langit sore di atas pantai. Dan mengabadikannya dengan kamera ponselnya, sampai-sampai Aishah tak sadar bahwa Radit memperhatikannya dari tadi. Bahkan Radit mengambil fotonya beberapa kali. 

Setelah mendapatkan beberapa kali jepretan foto, Aishah segera memutarnya untuk melihat kembali. Setelah hari gelap, mulai terdengar suara adzan magrib. Aishah segera mengajak Radit untuk pulang.

"Udah malem, pulang yuk kak!"

"Lebih baik kita mencari tempat untuk sholat terlebih dahulu, karena kita tidak mungkin sampai di rumah sebelum isya. Nanti keburu waktunya habis."

Radit dan Aishah mencari mushola terdekat untuk sholat. Setelah sholat magrib, Aishah dan Radit memasuki mobil.

"Aish, kita cari tempat makan dulu ya!"

"Boleh."

Aishah menyetujuinya, lalu Radit segera mencari restoran yang berada di sekitar pantai. Setelah menemukan restoran seafood, Aishah dan Radit makan dengan lahapnya. 

"Indah sekali ya kak sunsetnya tadi."  Aishah mengambil ponselnya lalu membuka kembali foto yang diambilnya tadi.

"Iya, sangat indah dan menawan." Radit menjawabnya sambil memandang wajah Aishah di layar ponselnya.

Selesai makan, Radit menghampiri meja kasir untuk membayar makanannya, lalu pergi bersama Aishah. Mereka menaiki mobil, lalu bergegas pulang. 

Di perjalanan, Aishah merasa sedikit pusing karena jalanan pegunungan yang naik turun dan berkelok-kelok. Aishah memutuskan untuk menyandarkan kepalanya ke kursi. Tak beberapa lama, mata Aishah mulai terpejam dan terlelap. Radit memperhatikan wajah cantik Aishah yang sedang tertidur pulas.

Radit membelai wajah Aishah dengan lembut. Aishah yang tengah tertidur merasa kegelian lalu mengusap wajahnya. Radit sempat kaget dan segera menarik tangannya. Ternyata Aishah tidak terbangun. 

Huft… kirain bangun tadi.

Radit merasa lega, ia mengelus-elus dadanya beberapa kali. 

Ketika tengah fokus menyetir, tiba-tiba kepala Aishah terjatuh dan bersandar di bahu Radit. Radit menatap Aishah sebentar, di sela-sela pandangannya yang fokus ke depan. Lalu dengan tangan kirinya Radit mengusap kepala Aishah dengan lembut.

1
Ria Anggi
ko blm apdate lg thor
Neng Iin Iin
koq gk up udh lma thor😢
Ika Ratnaningsih
kak kok berhenti up
🌻 Dewi Ratih SR 🌻
like disini
🌻 Dewi Ratih SR 🌻
hello kak... salam kenal dariku smangat terus berkarya yah,, slam sehat slalu
Aksoro Soro
kok belum update lagi sih author
Neng Iin Iin
d tunggu up nya thor
Newita Salma
ikutan sedih membaca surat dari aldi
Neng Iin Iin
moga dokter viola sma dokter dariel
Istikomah Iis
up
Neng Iin Iin
kasian aishah😢😢😢
Neng Iin Iin
semangat thor,,,d tunggu up up selanjutnya😘😘😘
Rika Saputri: Terima kasih, telah dengan setia membaca karyaku 🤗
total 1 replies
Aksoro Soro
kok belum update lagi author
Rika Saputri: Mohon maaf untuk update kali ini memang agak lama. Berhubung author di dunia nyata ada keperluan yang tidak bisa ditinggalkan. Mohon pengertiannya ya 🙏
total 1 replies
Neng Iin Iin
semangat thor🥰🥰🥰🥰
Harka Pamungkas
ak mau aisyah sm aldi dan vio sama dariel....
Neng Iin Iin
semoga dokter dariel sma dokter viola dn aishah bersama aldi🥰🥰🥰
Rika Saputri: Terima kasih 🤗
total 3 replies
Ria Anggi
semangat Thor.. bagus certanya.. saya Suka 🙂
Rika Saputri: Terima kasih 🤗
total 1 replies
Neng Iin Iin
semangat thor🥰🥰🥰
Rika Saputri: Terima kasih 😊
total 1 replies
Lyle
Aloha thor...
Mampir kuy ke novelku yang berjudul "Hanago Of Japan"....^~^
Rekomendasi bagi pecinta novel remaja tema jepang...
Salam sehat..
Neng Iin Iin
semangat thor😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!