Indonesia
NovelToon NovelToon
Tasbih Cinta Arumi

Tasbih Cinta Arumi

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:29.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mom AL

Pelecehan yang Arumi Syaqila dapatkan membuat dia menjadi buta akan pekerjaan haram. Dirinya terjun ke dunia malam dan menjadi budak napsu pria hidung belang. Seiring berjalannya waktu, tanpa sengaja Arumi bertemu dengan seorang pria yang ternyata anak seorang ustaz di kotanya.

Pria itu adalah Afriansyah Al Syarief atau sering disapa Arif. Dia lulusan pesantren dan bahkan kedua orang tuanya telah menyandang status Haji.

Apakah Arif adalah cinta sejati untuk Arumi? Atau mereka akan dijauhkan karena hal lainnya?

JANGAN LUPA TINGGALKAN DUKUNGANNYA 🥰

SO STAY TUNE ❣️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 13 Menginap di apartemen

Angga berada di apartemen milik Arumi, dia membuka pintu apartemen tersebut karena dirinya memiliki kunci cadangan apartemen itu. Saat di masuk ke dalam, ternyata ruang tamu sudah sedikit gelap. Pria itu pun melirik jam yang menempel di pergelangan tangannya.

"Pukul sebelas malam, pantas saja sudah sunyi. Tapi, apa Arumi sudah tidur?" Angga bertanya-tanya pada dirinya sendiri.

Ya, dia sudah membayar Arumi dengan harga yang sangat mahal. Tentu saja itu membuat Mami Eca senang dan dia untung besar. Angga hanya mengatakan jika Arumi akan bersamanya selama beberapa bulan. Jika jangka waktu sudah habis, maka gadis cantik itu akan kembali lagi bekerja di klub malam, kecuali Angga mau membayar gadis itu lagi.

Angga membuka pintu kamar, dia kaget karena ternyata Arumi masih belum tidur. Dirinya masuk ke dalam kamar tersebut, dan gadis itu pun langsung mengembangkan senyum manisnya. Dia bahkan menurunkan kakinya yang tadi bersandar di atas meja rias, karena dirinya baru saja selesai mandi dan melulurkan Lotion di sekujur tubuh.

"Sayang," sapa Arumi tanpa dosa dan dia menghambur ke dalam pelukan Angga.

Pria berusia empat puluh lima tahun itu mengecup dahi Arumi. Hidungnya mencium Aroma rambut dan tubuh gadis di depannya itu.

"Kau wangi sekali, kenapa malam-malam seperti ini kau baru mandi?"

"Aku merasa gerah, kau tau 'kan cuaca hari ini sangat panas. Ya, bahkan malam pun aku merasa kepanasan padahal ada AC." keluh Arumi sambil memelintir ujung rambutnya.

Angga gemas dengan sikap Arumi saat ini, dia menggendong gadis itu dengan cepat dan sekali angkatan.

"Kau merasa kepanasan bukan? Mau aku tambah lagi, aku sudah siap untuk tempur malam ini." goda Angga dan di balas senyum sensual oleh Arumi.

Keduanya sudah berada di atas ranjang, bahkan Angga pun telah membuka jasnya.

"Sayang, jangan sekarang, ya?" pinta Arumi manja.

"Kenapa? Kau sudah bosan denganku?'' suara Angga terdengar dingin.

"Tidak, bukan seperti itu! Aku, aku merasa lelah. Ya, tubuhku butuh istirahat supaya besok aku bisa menservis dirimu dengan totalitas." Arumi tersenyum manis untuk meluluhkan hati Angga.

Angga hanya bisa menghela napas jika Arumi sudah berbicara seperti ini. Dia pun pasrah dan menyandarkan tubuhnya di kepala ranjang. Raut wajahnya terlihat murung dan tidak biasa. Arumi menjadi penasaran, dia memijit tangan Angga dengan lembut.

"Sayang, apa yang sedang kau pikirkan?"

Angga melirik Arumi sejenak. "Tadi sore, aku baru saja bertengkar dengan Fanny."

"Maka dari malam ini kau menginap disini? Pantas saja," ejek Arumi.

"Huft, dia tidak mau bercerai dariku."

Seketika gerakan tangan Arumi berhenti, jantungnya terpompa sangat cepat. "M—maksudmu apa?" tanyanya meminta penjelasan.

''Ya, aku ingin bercerai dari Fanny dan segera menikahimu."

Arumi melongo, dia menatap Angga yang kala itu sedang memejamkan matanya sambil mendongakkan kepala.

'Apa? Menikahiku? Yang benar saja. Tidak! Aku belum siap menikah, Angga." tolak Arumi dalam hati.

Dia kembali melihat ke tangan Angga dan memijitnya.

"Arumi, kenapa kau diam saja? Apa kau tidak ingin memberikan masukan atau saran padaku?"

"Sayang, apa yang harus aku katakan? Itu masalah rumah tanggamu, aku tidak tahu menahu. Kau yang menjalaninya, dan aku bisa apa?" ucap Arumi pura-pura polos.

"Iya juga." Angga pun bingung dengan langkah selanjutnya keputusan apa yang akan dia ambil.

"Sayang, sebaiknya kau jangan terlalu memikirkan hal itu dulu. Hubungan kita yang seperti ini masih bisa membuat kau dan aku bersama, kau jangan takut jika aku akan meninggalkanmu."

'Tentu saja karena kau sudah membayar aku mahal, jika kontrakmu sudah habis maka aku akan meninggalkanmu.' lanjut Arumi dalam hati.

Angga hanya tersenyum, dia mengecup dahi Arumi dan keduanya pun saling berpelukan. Sungguh Arumi ingin mencoba hal baru, dan tidak hanya dengan Angga saja setiap waktunya. Mereka melanjutkan dengan obrolan ringan.

"Sayang, bagaimana jika dua minggu lagi kita berdua pergi liburan?"

Arumi menegakkan tubuh dan menatap wajah Angga dengan serius. "Kau tidak bohong? Ck, jangan memberikan aku harapan palsu." decaknya.

''Hei, sejak kapan aku tidak serius dengan ucapanku?" Angga menarik gemas hidung Arumi.

"Jadi benar kita akan pergi berlibur? Kemana, Sayang?" tanya Rumi memastikan.

Angga terdiam sejenak seperti sedang berpikir. "Terserah kau saja. Belanda, Jepang, Swiss, Turki, Amerika, Dubai, atau kemana? Keliling dunia? Okey, aku bisa menyanggupinya." tawarnya tidak tanggung-tanggung.

Arumi meletakkan jari telunjuk di dagu, dia pun memikirkan lagi tawaran dari Angga. Setelahnya, dia pun menggelengkan kepala.

"No, Honey! Jangan pergi ke luar negeri karena menurutku akan terlalu melelahkan." ucap Arumi dengan jeda. "Bagaimana jika kita liburan ke Bali? Ya, Bali! Atau tidak, kita ke labuan Bajo, bagaimana?" tawar Rumi meminta keputusan yang final.

"Terserah dirimu, sekaligus saja kita pergi ke Bali lalu setelah itu labuan baju. Kau setuju?''

Gadis itu pun menganggukkan kepalanya dengan cepat. Dia memeluk tubuh Angga dengan erat.

''Thank you, Honey."

Angga hanya mengangguk dan mengelus kepala Arumi. 'Tentu saja aku akan terus berusaha agar membuatmu nyaman bersama denganku, hingga kau jadi milikku nantinya.' batinnya bertekad.

TBC

1
Rosmazita Imah
tu la degil. ada org baik nak tolong, x nak
Munana4_
anyeong, aku mampir🤭
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
meskipun masa lalu orang tersebut jelek,tp kalau dia benar benar bertobat,maka Allah SWT akan mengampuni segala dosanya, terima aja cinta Ahmad buat loh
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
gk tau malu km bunga, udah ditolak oleh Ahmad masih mengejar juga
Eka Ibu'e Ogy
lanjut mom😍😍
🖤: Hai, kak. sudah up ya, masih tahap review 🤗
total 1 replies
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
beruntung km Arumi mendapatkan hidayah dari Allah SWT, untuk memperbaiki diri agar menjadi lebih baik,dan meninggalkan pekerjaan yg tidak halal
🖤: Semoga dia selalu dalam tuntunan Allah 🌹
total 1 replies
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
perempuan lebih cantik bila memakai hijab
🖤: Yups, bener sekali 😚 Terlihat semakin cantik dan enak di pandang mata
total 1 replies
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
suka dengan ceritanya, menarik untuk di baca, semangat update nya 😍🌹 ditunggu selalu 🙏
🖤: Wah, terima kasih untuk bintang lima nya kak 😘
total 1 replies
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
kasihan Rumi harus terenggut mahkota yg selama ini dia jaga, andaikan dia mau di ajak Raka mungkin itu gk akan terjadi
🖤: Takdir dia, kak 🥲
total 1 replies
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
hadir
🖤: Semoga terhibur kakak 🤗
total 1 replies
Keyboard Harapan
semangat mom Al
Keyboard Harapan: sama sama kak🤗🤗🤗
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!