Indonesia
NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Arsi

Takdir Cinta Arsi

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Poligami / Romansa
Popularitas:27.4k
Nilai: 5
Nama Author: Fenitri Azzukhruf

Sequel dari novel Rahim Untuk Suamiku. Dimana Arsi sepupu dari Najwa istri Faras yang telah tiada. Bilal mencintai arsi sejak masih berada di bangku sekolah, arsi menolaknya bukan karena ia tak mencintai Bilal tapi karena arsi masih ingin melanjutkan pendidikan nya. namun seiring berjalannya waktu Bilal kembali mengkhitbah Arsi setelah Bilal lulus sekolah dan menjadi seorang dokter. Pernikahan yang sangat bahagia namun pernikahan nya hancur karena ibunya dan tentu orang ketiga. Arsi memang belum mempunyai anak setelah tiga tahun pernikahan nya, bukan karena ia tak bisa hamil namun ia kehilangan janin nya hingga ketiga kalinya.
Ibunya Bilal memaksa Bilal menikahi gadis pilihan ibunya, dan pernikahan itu tersembunyi tanpa arsi ketahui.
Bagaimana kisah selanjutnya Bilal dan Arsi yuk kita simak ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fenitri Azzukhruf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

wartawan

Rumah sakit sudah penuh dengan wartawan bagaimana tidak berita kecelakaan anak dari seorang pejabat, itu akan meraih keuntungan besar untuk media. Bilal datang ia langsung di serbu oleh wartawan, Bilal tak mengeluarkan satu katapun ia takut salah bicara. dengan di bantu oleh security Bilal akhirnya bisa langsung masuk ke rumah sakit.

" ada apa ini." tanya Bilal.

" itu wartawan ingin tau kabar terkini soal anak pejabat tadi dok."

" astaghfirullah senang sekali wartawan kepoin hidup orang."

" itu cara mereka mencari uang dok". ucap asisten Bilal. Bilal tertawa kecil ia lupa jika mobil pejabat tergores sedikit saja berita akan mencuat heboh melebihi berita zambo di televisi itu.

" bagaimana perkembangan pasien." tanya Bilal kepada perawat yang menunggu di sana.

" masih sama dok belum sadarkan diri." Bilal berjalan sedikit cepat langsung masuk ke ruangan ICU di mana pasien di letakkan.

Bilal memeriksa dengan detail ia harus lebih teliti lagi, berharap juga pasien cepat sadar. Bilal menatap wajah dari pasiennya itu, kepalanya di perban leher di perban juga di beri penyangga selang infus menjulang kemana-mana. miris menyedihkan.

" Berikan dosis sedikit tinggi agar ia cepat sadar, setidaknya pasien bisa sadar terlebih dahulu". kata Bilal.

" baik dok". Bilal masuk ke dalam ruangan nya ia memeriksa data pasien juga hasil CT scan semalam. beruntung rumah sakit ini sudah sangat modern hingga bisa dengan cepat hasil pasien mereka peroleh.

Terdengar pintu ruangannya dibuka, ya Bilal lupa mengunci pintunya Sherly masuk dengan menenteng satu paper bag entah apa yang Sherly bawa.

" Sarapan dulu yuk aku bawa untuk mu." dengan cepat Bilal menghubungi asistennya agar masuk, Bilal tak ingin terjadi fitnah.

" terima kasih Sherly aku sudah sarapan tadi bersama istri ku."

" ini masakan kesukaan mu Bilal."

" maaf sekali Sherly aku sudah sarapan, kamu bagikan saja dengan yang lain ".

terdengar pintu di buka Bilal merasa lega Aldi datang . Jika tidak pasti Sherly akan lebih lama mengajaknya mengobrol.

" nah itu ada Aldi makan saja bersama Aldi aku sudah kenyang terima kasih untuk semua". Aldi kemudian duduk ia ikut makan di samping sherly Bilal sibuk dengan penelitian data pasiennya. Terlihat sherly yang sedikit kesal ia kemudian pamit pergi Bilal hanya berdehem saja.

" Aldi menurut mu bagaimana dengan pasien kita ini."

" berdoa saja dok semoga masih ada harapan meskipun sangat tipis sekali". ucap Aldi.

" ya kecelakaan nya sangat parah, kepalanya pun terbentur di aspal semoga ia tidak amnesia jika di beri kesembuhan."

" aamiin ".

" ada berapa banyak pasien yang di rawat hari ini Aldi ".

" lumayan sih dok, namun sudah di tangani oleh dokter magang semua. aman".

" tak ada kasus yang berat kan."

" tidak dok hanya sakit biasa tak ada yang perlu operasi, dokter jaga semua masih bisa menangani hanya satu yang berat anak pejabat itu." ucap Aldi lagi.

" Jadi saya bisa pulang cepat kan."

" bisa dok jika ada darurat nanti akan saya hubungi dokter, beruntung nya ya Bu arsi punya suami seperti dokter sangat perhatian penuh kasih sayang ". ucap Aldi memuji Bilal.

" Bukan arsi yang beruntung tapi aku Aldi, dia cinta pertama ku. aku menyukainya sejak duduk di SMA, ia sederhana tapi bisa membuat hatiku berbunga setiap waktu. beruntung ia bisa menjadi jodohku, bahkan setiap hari aku di buat jatuh cinta padanya"

" wah jadi penasaran dengan kisah cinta dokter Bilal ".

" tak ada yang spesial sih, bisa kamu baca di novel Rahim Untuk Suamiku aku dan arsi ceritanya terselip sedikit di situ tapi kisah mba Najwa dan Faras lebih heroik menguras hati dan pikiran bikin yang baca jadi cenut-cenut. seru,,, suwer"

" pak dokter bisa juga bercanda ya".

" dokter juga manusia aldi, sama seperti mu hanya saja Allah menitipkan ilmu untuk ku agar aku bisa membantu orang-orang di sini." Aldi salut dengan Bilal ia tak pernah sombong dengan dirinya yang sebagai dokter.

" oke deh akan aku baca sebelumnya ".

" harus itu Aldi mengisi rebahan mu tapi jangan lupa setelahnya lanjut berdzikir ".

" siap dokter ".

Ayah dari pasien itu pun datang ia ingin memastikan keadaan anaknya, dari kemarin yang menunggu di rumah sakit adalah anak buahnya istrinya pun pulang karena tak bisa terlalu lama di rumah sakit. pejabat itu mencari keberadaan dokter Bilal kemudian staf menelepon akhirnya Bilal meminta masuk ke ruangan nya.

" Maaf dok saya ingin menanyakan, bagaimana anak saya".

" Kita tunggu ya pak sembari berdoa, semua kuasa Allah pak. semoga anak bapak lekas sembuh, kita tunggu hingga ia siuman nanti akan terlihat bagaimana proses selanjutnya. anak bapak kuat semalam ia bisa melewati masa kritisnya".

" lakukan yang terbaik dokter berapa pun biayanya akan saya bayar".

" insyaAlloh pak kami akan maksimal mengobati anak bapak, kami minta tolong bantu doa agar anak bapak segera sadar." Aldi hanya mendengar kan saja.

" baik dok pasti kami akan berdoa demi kesembuhan anak saya". pejabat itu kemudian pamit ia ingin melihat anaknya yang masih di rawat.

" Andai saja nyawa itu bisa di beli dengan uang maka orang kaya bisa menyelamatkan semua keluarga nya, tapi tidak ngga ada jaminan garansi nyawa kita itu Aldi. jadi gunakanlah dengan sebaik mungkin apalagi kamu masih muda. ".

" iya dok, horang kaya dengan mudahnya ia mengatakan berapapun biayanya akan saya bayar. mudah-mudahan uangnya bukan dari hasil korup**, lihat berita di televisi makin ngeri ya jadi pejabat itu. tak mau ah jadi pejabat."

" ya memang kita butuh yang jujur tapi jika orang baik semua tak ingin jadi pejabat karena takut khilaf lalu siapa yang akan jadi apa akan di isi dengan orang-orang seperti itu. ngalamat negara akan hancur Aldi, makanya kita perkuat semuanya dengan iman. jika iman kita sudah kuat insyaAlloh kita bisa amanah dalam mengemban tugas. Yuk kita visit dulu tak akan habis jika membicarakan ini, yang jelas kita introspeksi diri kita ya. semoga para yang di beri amanah semua bisa amanah dan negara kita bisa makmur." ucap Bilal.

Mereka lalu pergi untuk visit pasien sudah waktunya Bilal juga akan pulang lebih cepat ia butuh istirahat lagi. Keadaan di luar pun masih sama ramainya para wantawan masih berkumpul demi mengetahui berita terkini. Satu persatu pasien Bilal kunjungi, ia memberi semangat kepada semua pasien tak ada yang tidak mungkin untuk kesembuhan jika Allah berkehendak yang penting sebagai manusia kita harus ikhtiar semaksimal mungkin. Untuk hasil kita serahkan semuanya pada Allah.

___

1
Herry Murniasih
Alhamdulillah mereka semua selama walaupun Triflet harus dirawat khusus, semoga mereka segera sehat dan kuat hingga bisa berkumpul dengan keluarga
Vivi Bidadari
Padahal sudah ada body guard masih aja kecolongan ..

semoga selamat arsy dan debay nya
Herry Murniasih
Aduhh.. Sherly benar2 sakit jiwa, semoga Arsy dan triplet selamat semuanya dalam kondisi sehat
Herry Murniasih
Sehat2 terus ya bumil sampai lahiran. Zain ada2 saja tingkahnya 😁😁😁, semoga mereka berjodoh nantinya
Herry Murniasih
Alhamdulillah langsung di kasih kembar 3, sehat terus bumil, baguslah Bilal beri pengamanan untuk Arsy dan suster yang menemaninya, takutnya Sherly masih dendam sama Bilal dan Arsy
Herry Murniasih
Semoga ini merupakan awal kebahagian Arsy dan Bilal tidak ada lagi konflik yang berat buat mereka berdua, sehat terus bumil sampai lahiran, langsung dapat twins yah 😁😁
Herry Murniasih
Akhirnya Bilal tegas juga yah, syukurlah mereka bercerai, semoga Arsy dan Bilal selalu bersama dan jauh dari konflik, bumil sehat sampai lahiran
aqil siroj
gak sabar kebongkarrr
Vivi Bidadari
Semoga Athour tambah bab lagi ya ... makin penasaran blm terbongkar
Vivi Bidadari
Semoga ada jalan keluar yg baik jika pun harus dicerai itu sherly bukan Arsy
Herry Murniasih
Ayo ikuti nasehat Abah lakukan sholat istikharah langitkan doamu Arsy, mudah2an ada jalan kebaikan untuk rumah tanggamu bersama Bilal
Vivi Bidadari
Semoga dr. Zaskia sdh dapat hasil dari obat yg diberikan sherly dr. gadungan.. tggu akibatnya Sherly
aqil siroj
semoga sja cepat tetbongkar belangnya sherly biar mamanya bilal tau...
Vivi Bidadari
Makanya Bilal sebelum bertindak berpikirlah secara jernih, surga mu benar pada ibu, tegas pada ibu mu bukan berarti kamu durhaka, kamu juga tdk meminta petunjuk kpd sang Maha Pemilik sehingga kamu terjebak dlm pernikahan yg menyakitkan tentunya Arsi dan orang tua mu
Vivi Bidadari
Alhamdulillah semoga cepat terbongkar obat yg diberikan Sherly
Vivi Bidadari
Ya ampun kak tambah upnya dong kak, ga terasa nih baca 😅
Fenitri A.: maaf ya libur panjang lagi berkarir di Paijo platform sebelah
total 1 replies
Vivi Bidadari
Thour sdh ending kah ceritanya??
Vivi Bidadari
Jgn bilang kamu akan jebak Bilal utk bisa melakukan nya Sherly...

Dokter kok murahan kamu Sherly ...
Vivi Bidadari
Entar pake cara licik nih si ulat keket n mama nya yg sok itu, jgan ada drama dicampur obat perangsang dlm minuman ya Thour
aqil siroj
tega bener mamanya bilal ya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!