Indonesia
NovelToon NovelToon
Happy Ending

Happy Ending

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Teen School/College / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Chicklit / Tamat
Popularitas:15.2k
Nilai: 5
Nama Author: Widya_Kim02

Mengisahkan seorang gadis bernama Nara yang awalnya mendapatkan sebuah kalung berlambang bunga kamelia dari ibunya. Setelah menggunakan kalung tersebut, Nara tiba-tiba berpindah tempat ke dalam sebuah komik yang selesai dibacanya.

Menurut Nara, dia harus mengubah ending pada komik tersebut menjadi happy ending dikarenakan salah satu karakter yang mati terbunuh secara tidak adil dan sempat difitnah sebagai pembunuh yang menjadikan siswa tempat mereka sekolah korbannya.

Apakah Nara mampu mengubah ending komik tersebut dan kembali ke dunia aslinya tanpa harus melibatkan perasaannya yang tanpa dia sadari telah jatuh cinta dengan salah satu karakter komik tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widya_Kim02, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14| Akun Insta palsu

Saat ini Nara dan Ji Hye berada di salah satu toserba. Mereka hendak membeli ramen cup dan memakannya di depan toko tersebut.

"Sosisnya jangan lupaa!" ucap Nara dengan membawa dua cup ramen ke kasir.

Hari mendekati malam, tetapi dua gadis itu tengah menikmati makanan mereka.

"Ulang tahun sekolah akan diadakan beberapa hari lagi. Besok baru pengumuman lomba dari osis. Aku tadi sempat melihat beberapa mata lomba dan salah satunya adalah melukis. Nara, bukannya kau suka melukis?" tanya Ji Hye dengan mengelap kuah mie yang ada di sudut bibirnya.

Nara nampak berpikir, dari mana Ji Hye tahu kalau perempuan itu menyukai seni melukis. Di kehidupan aslinya juga, dia sangat amat menyukainya. Itulah kenapa Nara gemar membaca komik, agar dia bisa mendapatkan referensi melukis pemandangan dari sana. Biasanya dia akan mencoba melukis karakter komik dan keahliannya semakin meningkat.

"Dari mana kau tahu aku suka melukis?" tanya Nara dengan nada penasaran.

"Kau menunjukan lukisanmu waktu pertama kali kita berkenalan. Nanti aku akan mendaftarkan dirimu untuk mengikuti lomba itu. Gunakan kesempatan emas ini agar kau menjadi perwakilan melukis tingkat nasional!"

Mendengar itu, Nara seketika tersedak hingga terbatuk-batuk. Spontan Ji Hye mengambil air mineral dan memberikannya pada Nara.

"Minum dulu!"

Nara meneguk air itu hingga sisa setengah botol.

"Mana mungkin sampai tingkat nasional. Masih banyak orang yang lebih berbakat melukis dari pada aku. Aku juga harus sering-sering berlatih, hanya saja sudah jarang melukis!"

Ji Hye tersenyum lantas mulai menyemangati temannya itu.

"Semangat. Aku yakin kau bisa melakukannya."

Keduanya berpisah dengan Nara yang menatap mobil Ji Hye mulai menghilang dari pandangannya. Gadis itu menghela napasnya, lalu mulai berjalan menuju rumah.

Nara menatap langit malam yang tidak memiliki awan. Bintang terlihat bersinar dan ditemani oleh bulan. Suasana malam kala itu benar-benar membuat hatinya tenang. Nara tahu, dirinya terlalu banyak memikirkan kejadian-kejadian yang bisa saja menimpa orang-orang terdekat akibat surat yang dia baca.

Ketika akan tiba di rumah, Nara merasa seperti seseorang tengah mengikutinya. Dia menelan salivanya sendiri dan bergerak dengan cepat lantas sesegera mungkin mengunci pintu dari dalam.

Melihat jam di ponsel, menunjukan pukul setengah delapan malam. Nara baru ingat kalau ibunya sedang menginap di rumah saudaranya, jadilah dia sendirian sekarang.

"Aku lupa kalau mama akan menginap di rumah bibi. Harusnya tadi aku mengajak Ji Hye untuk menginap di rumahku, aish!"

Nara segera menyalakan lampu di dalam rumah dan pergi ke kamarnya. Selepas mandi dan berganti pakaian, gadis itu berjalan menuju sebuah kotak yang ukurannya sedang. Dibukanya kotak tersebut dan menemukan alat melukis miliknya.

"Wohoho, aku tidak tahu kalau ada alat lukis di sini."

Nara lantas mengeluarkannya, beruntung masih ada kertas melukis.

"Aku akan mencoba melukis, ah bunga kamelia saja. Aku ingin tahu apakah kemampuanku masih seperti waktu itu!"

Nara mulai membuka jendela kamarnya agar udara segar masuk dan mampu membuat otaknya berkosentrasi.

Tak disangka kemampuan melukisnya masih bagus dan beberapa cat lukis yang menempel di wajahnya, karena ketika sedang menyingkirkan rambut yang menghalangi pandangannya, tak sengaja kuasnya mengenai pipi gadis itu.

"Selesai!"

Nara mengangkat hasil melukisnya dan tersenyum dengan sangat bangga.

"Apa aku buat akun insta saja dan mengupload karyaku di sana?" tanyanya sembari berpikir.

Setelah beberapa saat memikirkannya, Nara akhirnya mulai membuat akun tersebut. Dia mengupload karya pertamanya di sana dengan caption 'Bunga kamelia merah muda'.

"Hehe, mulai sekarang aku akan memenuhi akun ini dengan semua karya melukisku!"

Keesokan harinya, Nara tiba di kelas. Dia terkejut ketika mendapati Ji Hye yang sedang menatap ke arahnya.

"Nara, apa kau punya akun insta?" tanyanya sembari memincingkan matanya.

Nara melangkah perlahan dan duduk di tempatnya.

"Ya, aku punya, tetapi aku hanya mengupload foto hasil karya lukisku saja!" jawabnya sembari mengeluarkan beberapa buku dari tas.

"Ei, mana mungkin!"

Ji Hye lantas menunjukan sebuah akun insta dengan foto dirinya.

"Akun yang aku maksud adalah ini. Kau memiliki pengikut hampir lima puluh ribu dan tidak mengikutiku balik. Apa kau temanku?" Ji Hye menatap Nara dengan sebal.

Gadis itu lantas mengernyitkan dahi, sejak kapan dirinya memiliki pengikut sebanyak itu.

"Dengar, aku sama sekali tidak memiliki akun selain yang aku baru buat semalam."

Nara lantas menunjukan akun miliknya dengan nol pengikut dan nol mengikuti serta satu postingan.

"Eh tunggu ... "

Dia akhirnya tersadar bahwa ada yang sedang menggunakan fotonya tanpa izin bahkan foto yang digunakan pun rata-rata tidak pernah Nara posting di manapun membuatnya menjadi keheranan.

Nara mulai mengscroll foto-foto tersebut hingga di pertengahan, ada salah satu foto yang di mana dirinya sedang tersenyum manis ke arah Ha Joon.

"Lihat, aku bahkan tidak tahu jika memiliki foto ini. Jika ini diambil di sekolah, maka pelakunya adalah juga bersekolah di sini!"

Ji Hye akhirnya paham.

"Wah, berarti dia mencoba untuk terkenal dengan menggunakan wajahmu. Kita harus mencaritahu siapa pemilik akun ini, enak saja menggunakan fotomu sembarangan!" ujar Ji Hye dengan menggebrak meja.

Tiba-tiba koridor mendadak ramai dengan jeritan para siswi. Seorang pria dengan wajah seperti idol memasuki kelasnya. Pandangan Ji Hye dan Nara terus mengikuti ke mana pria itu melangkah hingga berhenti tepat di samping Nara membuat para gadis semakin menjerit.

Pria itu tersenyum dengan sangat manis, dia bahkan menggunakan pakaian seragam yang bukan dari SMA Hanwol.

"Kau yang namanya Nara, kan?" tanyanya membuat Nara mengangguk polos.

"Kau tidak ingat aku? Kita sudah sering bertukar pesan di insta, tetapi kau selalu menolak untuk ku ajak video call. Ternyata kau aslinya lebih cantik!"

Nara berkedip beberapa kali menandakan gadis itu sedang mencoba mencerna apa yang terjadi sekarang. Ji Hye lantas berdiri dan mulai sedikit menjauhkan pria tadi dari temannya.

"Maaf, sebelumnya kau siapa? Memangnya siswa sekolah lain diperbolehkan masuk ke sini?" tanyanya dengan kebingungan.

"Untukku, tentu saja boleh. Aku ke sini hanya untuk memastikan kalau Nara memang siswa SMA Hanwol dan ternyata itu benar. Kalau kau tidak sibuk hari ini, mau kencan denganku?" ajaknya. Suara histeris di luar membuat Ha Joon dan In Su menjadi mendekati kelas Nara.

Keduanya mengintip dari balik jendela dan melihat Nara tengah berbicara dengan pria asing.

"Ahahaha, sepertinya kau sedang salah paham. Pertama, akun insta itu bukan milikku, kedua ada seseorang yang sengaja menggunakan wajahku untuk menipumu."

Pria itu mengernyit, tetapi dia kemudian tertawa pelan, berpikir bahwa Nara sedang mengerjainya.

"Kau pasti bercanda. Kau tidak mungkin lupa dengan kado yang kuberikan waktu ulang tahunmu, kan?"

Ha Joon dan In Su tiba-tiba masuk, lantas menghampiri mereka.

"Ulang tahun? Apa yang kau bicarakan. Tahun ini aku belum merayakannya, sudah kubilanh bahwa kau ditipu menggunakan wajahku. Begini saja, aku akan mengikuti akunmu dan kita bisa bertukar pesan di sana sembari aku mencari pelakunya. Kau tahu, aku bukanlah orang yang suka mencari masalah ataupun menipu orang lain. Jadi sekarang kau kembali ke sekolahmu dengan tenang!"

Pria itu bergeming di tempat dengan rasa bingung, sementara In Su dan Ha Joon sudah gatal ingin mengusir pria itu.

"Apa kau tuli? Nara memintamu untuk pergi dari sini!" ucap In Su dengan menatap tajam pria itu.

"Kalau begitu kau tulis nama instaku!"

Setelahnya pria itu pergi dan keributan perlahan menghilang. Nara menatap akun pria tadi.

"Ahn Do Hyun? Ternyata dia seorang trainee. Sudahlah!"

Nara menatap In Su dan Ha Joon secara bergantian.

"Nara, kau punya akun insta?" tanya Ha Joon memastikan.

"Aku punya dan baru buat semalam!"

Lantas Ha Joon menunjukan akun baru milik Nara.

"Apa ini?"

Nara terkejut, pria itu bisa menemukan akun miliknya.

"Bagaimana bisa kau tahu kalau akun ini milikku?"

Ha Joon tersenyum dan mulai memperbesar foto tersebut.

"Aku bisa tahu karena mengenali kamarmu. Aku akan mengikutimu!" ucap Ha Joon dan In Su juga tidak mau kalah.

"Aku juga!"

Ji Hye menatap kedua pria itu sembari menggeleng.

"Mereka ini!"

Bersambung...

1
ruby sunn
makasih Thor udah up lagi makin seruu ceritanya
moonstrucktraveller
lh kok smpe sini,,,??? thor mna lanjutanx,,,kok kgk ad juga hari updatex,,,?
Lucy🌼: maap, ini baru update😭😭
selamat membaca hehe
total 1 replies
SizzlingTeapot
Hari ini aku mantengin HP ku karena nunggu update-an dari author :( Suka banget :( lanjutannya jangan lama-lama
Lucy🌼: huhu makasih udah nunggu, maaf tadi ga update gegara lagi mager seharian😭
besok ya ku update kayak jam biasanya ^^
makasih juga udah nunggu
total 1 replies
NewJerseyJack
Makasih udh berkarya thor! Lumayan banget buat bantu aku ngabisin waktu luang! Semangat terus pokoknya
Lucy🌼: terima kasih kembali karena sudah mampir untuk baca ^^
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!