Indonesia
NovelToon NovelToon
Gadis Desa Kesayangan Mafia

Gadis Desa Kesayangan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:28.8k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

​“Paman, kenapa ini besar sekali?” tanya Lucia bingung.

​“Kau menyukainya?”

​“Memangnya itu apa?”

​“Jadi kau tidak tahu ini apa? Kau yang membangkitkannya dan kau tidak tahu cara menidurkannya?!”

Lucia polos hanya menggeleng lugu, membuat sang mafia paling ditakuti di seluruh Italia itu menepuk jidatnya kuat-kuat.

****

Disiksa kemiskinan di desa terpencil Calabria dan dijual oleh pamannya sendiri ke sebuah klub malam, Lucia pasrah menunggu takdir kelamnya.

Namun, sebuah penggerebekan menyelamatkannya dan membawanya bekerja sebagai pelayan di mansion megah milik Alessandro Frederick–bos mafia dingin berdarah dingin yang menderita alergi parah terhadap sentuhan manusia.

Satu sentuhan dari orang lain bisa membunuh Alessandro. Tetapi, saat jemari Lucia tak sengaja menyentuhnya, tidak ada rasa terbakar.

Bagaimana bisa seorang mafia kejam menaklukkan hati gadis lugu hingga mengira elusan in-tim adalah usapan rasa kasihan dan ciuman adalah penyembuh rasa sakit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 14

Malam itu, di sebuah warung kumuh yang merangkap sebagai tempat per-judian kotor di sudut gelap kota, Jhony sedang tertawa terbahak-bahak.

Di tangannya terdapat sebotol bir murahan dan setumpuk uang tunai, hasil bayaran kotor dari men-jual keponakannya, Lucia.

Namun, tawa rakus pria paruh baya itu terhenti saat sebuah hantaman brutal menghancurkan ketenangan malam.

Brak!

“Keluar kau, Jhony! Ba-jingan keparat!”

Bangku-bangku kayu di warung kumuh itu berantakan dihantam tendangan keras. Pintu papan lapuk terhempas hingga engselnya lepas dan menghantam dinding dengan suara memekakkan telinga.

Beberapa pen-judi yang sedang mabuk langsung kocar-kacir melarikan diri lewat jendela, tahu betul siapa yang baru saja datang.

Dari balik kepulan debu, muncul sosok pria berbadan kekar dengan jaket kulit hitam.

Tato ular kobra menjulur mengerikan dari leher hingga ke pipi kirinya, tampak seolah hidup saat rahang pria itu mengeras. Matanya merah membara, menyapu seluruh sudut ruangan dengan napas memburu.

Pria itu adalah Marco, algojo dari sindikat bisnis gelap kawasan pinggiran yang tempo hari membayar Jhony dengan uang tunai bernominal fantastis.

Jhony yang sedang merangkak memunguti uangnya di lantai sudut ruangan buru-buru berdiri sambil gemetar hebat. Botol bir di tangannya jatuh berderak.

“T–tuan Marco? Ada apa gerangan anda datang kemari?” sapa Jhony dengan suara bergetar, mencoba menyunggingkan senyum yang terlihat lebih mirip seringai ketakutan.

“Jangan banyak basa basi!” teriak Marco.

“Ada masalah Tuan?Kenapa Tuan berkunjung ke tempat rongsokan saya—

Tanpa memberi aba-aba, satu pukulan mentah berlapis cincin besi mendarat telak di rahang Jhony.

Pria paruh baya itu terpental ke udara dan tersungkur keras menabrak meja kayu hingga patah menjadi dua bagian.

“Argh!” jerit Jhony tertahan. Darah segar seketika meletup dari sudut bibirnya, membasahi lantai semen yang kotor. Pandangannya berkunang-kunang.

“Pria tak berguna! Tikus got keparat!” maki Marco.

Ia melangkah maju, mencengkeram kerah kemeja lusuh Jhony dengan satu tangan yang kekar, lalu mengangkat tubuh pria kurus itu hingga ujung kakinya berjinjit di udara, meronta-ronta kehabisan napas.

“Gadis yang kau janjikan hilang! Kau berniat menipuku, hah?!” teriak Marco tepat di depan wajah Jhony, menyemburkan bau alkohol dan tembakau yang menyengat.

“H–hilang?!” mata Jhony membelalak sempurna di sela rasa sakit yang mencengkeram wajahnya. Tungkainya menendang-nendang udara mencari pijakan.

“Jangan berpura-pura! Kau membawanya kabur bukan? Kau mau menipu seoramg Marco?!”

“M–mana mungkin, Tuan! Saya bersumpah, saya tidak membawa gadis itu kabur.”

Marco menghantamkan tubuh Jhony ke dinding beton hingga debu-debu berjatuhan ke rambutnya. Tulang punggung Jhony berderak ngilu.

“Klub malam milikku hancur porak-poranda kemarin malam, bodoh!” bentak Marco. Cengkeramannya di leher Jhony semakin menguat hingga wajah pria itu membiru.

“Anak buahku tewas dibantai bagai menyembelih ayam. Dan gadis desa bermata polos itu lenyap tanpa bekas. Seseorang dari Klan Frederick datang, mengacak-acak tempatku, dan membawa pergi gadis itu.”

“Klan Frederick?”

Mendengar nama itu, bibir Jhony bergetar hebat. Keringat dingin sebesar biji jagung meluncur deras dari pelipisnya.

Nama klan mafia kelas atas, penguasa dunia bawah tanah paling mematikan se-Eropa itu sudah cukup membuat lutut siapa pun lemas seketika.

“Tapi saya tidak tahu apa-apa, Tuan Marco!” rintih Jhony memelas, air matanya mulai menetes karena tercekik.

“Kenapa klan sekejam Frederick membawanya? Dia cuma gadis desa bodoh yang baru datang ke kota! Saya hanya menjualnya pada anda!”

Satu tamparan keras kembali melayang dari tangan bebas Marco, membuat sudut bibir Jhony sobek lebih lebar.

Dengan gerakan kilat, Marco menarik sebuah pistol berlaras pendek dari balik jaket kulitnya. Ia menempelkan moncong besi yang dingin itu tepat di tengah dahi Jhony.

“Aku tidak peduli alasanmu,” desis Marco dengan suara bariton yang sarat akan ancaman mematikan. “Bos besarku sudah membayar mahal. Dia butuh seorang perawan malam ini untuk dinikmati di ranjangnya. Jika kau tidak bisa membawa Lucia kembali dalam waktu dua puluh empat jam, aku akan memastikan kepalamu terpisah dari tubuhmu dan kujadikan asbak!”

Dinginnya moncong pistol di dahinya membuat napas Jhony memburu tak terkendali.

Bau kematian terasa begitu pekat menyumbat hidungnya. Ia bahkan bisa merasakan celananya basah karena ketakutan yang luar biasa.

“Ya! Saya janji, Tuan! Saya janji!” jerit Jhony histeris, kedua tangannya terangkat di depan dada. “Saya akan cari Lucia. Saya akan temukan gadis bodoh itu sampai ke ujung dunia untuk sekalipun. Tolong jangan bunuh saya, Tuan!”

Marco menatap Jhony dengan tatapan jijik yang tak ditutup-tutupi. Ia meludah tepat di samping kaki Jhony, lalu melepaskan cengkeramannya, membiarkan pria paruh baya itu jatuh terjerembap ke lantai seperti tumpukan kain lap kotor.

“Ingat, dua puluh empat jam,” ancam Marco seraya menunjuk dada pria itu dengan senjatanya.

“Kalau sampai besok malam gadis itu tidak ada di hadapan bosku, bukan cuma kau yang mati. Istrimu yang penyakitan di desa itu juga akan kubakar hidup-hidup di dalam rumahnya.”

Tanpa mengucap sepatah kata lagi, Marco berbalik dan melangkah keluar, diikuti oleh dua pengawal berbadan tegap yang sejak tadi menjaga pintu.

Sepeninggal mereka, warung sempit itu mendadak hening bak kuburan.

Jhony terduduk lemas di atas pecahan kaca meja. Dadanya naik-turun meraup udara dengan rakus. Tangannya gemetar hebat saat mengusap darah kental yang terus mengalir dari sudut bibir dan hidungnya.

“Sialan,” umpat Jhony seraya merintih kesakitan.

Ia memukul lantai semen dengan kepalan tangannya yang gemetar. Rasa sakit di rahang dan punggungnya sama sekali tidak sebanding dengan rasa panik murni yang kini membakar isi kepalanya.

Waktunya hanya dua puluh empat jam!

“Bagaimana caranya aku mengambil Lucia dari klan Frederick itu?!”

Mata liciknya bergerak liar dan mencoba memutar otak. Merampas Lucia secara paksa dari markas Frederick sama saja dengan bunuh diri.

“Gadis kampung seperti dia tidak mungkin bisa bertahan sendirian dengan orang-orang asing.” Jhony menyapu darah di dagunya lalu berdiri perlahan. Ia tidak boleh mati sia-sia hanya karena keponakannya yang tak berguna.

1
tinie
dia menyukaimu karna kamu baik
makanya sekolahkan dia
biarkan dia cerdas
dia pasti akan memilihmu ,, dalam keadaan apapun
Ita rahmawati
jgn geer kamu Alesandro,, semua yg baik SM dia pasti akan disukain 🤣
Senja: /Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
zhelfa_alfira
keren
Ita rahmawati
polosnya lucia lebih ke bodoh 😂
jd aku rasa perlu belajar deh dia biar pinter 🤭
tinie
yaya Alesandro datang
🇦 🇵 🇷 🇾👎
sngt keren aq sk
🇦 🇵 🇷 🇾👎
biar aq perjls... yaaaa yaaaa yaaaa yaaaa di sk kau🙂
🇦 🇵 🇷 🇾👎
😅😅😅😅😅😅😅😅ya allah mules
🇦 🇵 🇷 🇾👎
gk ada kapok" manusian durjana ni
Sri Rahayu
untung Alessandro datang dan bisa nenyelamatkan Lucia dari Jhoni dan anak buah Marco....lanjut Thorr😘😘😘
+82
ular aman 🌚
Endang Sulistiyowati
Makanya Alesandro, itulah perlunya Lucia untuk belajar. Lucia kan baik, ga bakal khianatin kamu. Biar Lucia jg tahu caranya bertahan hidup di kota, dan ga terjebak karna kepolosannya itu.
Muft Smoker
sumpah kak ,, kram perut aq tuh ,,
bnr2 saling melengkapi ni si Lucia dg Ale Ale rasa 🍌 ,, 🤭🤭🤭
kasihan Vincent yg trus nahan ketawa ,, takut kembung Dy tuh ,,
semoga Lucia selalu aman dsna jgn sampai ini cuma jebakan biar si ale2 keluar mansion sdang kn target sebenarnya Lucia ,,
Muft Smoker
undangan blum sampe k rumah aq loo kak senja ,, udh jd suami aj niih🤭🤭
Muft Smoker
hmmmm mencari kesempatan dlm kesempitan anda Ale😼😼😼😼😼😼
Ita rahmawati
ya gpp Lo dia belajar kan biar jd pinter 🤣
Ita rahmawati
aku jd kyk orang gila baca cerita ini 😂
Muft Smoker: udh paling sbar AQ tuh ,,
🤭🤭😭😭
total 4 replies
Anbu Hasna
kapan nikahnya? kok aku g diundang?
Bunda SalVa
wahhhh menang banyak dong kamu Ale 😄😄😄
Adinda
🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!