Indonesia
NovelToon NovelToon
Serving The Ruthless Boss

Serving The Ruthless Boss

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Fantasi
Popularitas:362
Nilai: 5
Nama Author: seasoulune

Alesia Fiore mengira hidupnya di Korea Selatan sudah berada di titik paling damai. Demi memperbaiki ekonomi keluarga yang ironisnya hanya peduli pada uang kirimannya Alesia rela bekerja keras bagai kuda selama satu tahun sebagai admin pemasaran di Aetheris Games. Biarpun sering lembur, ia bahagia karena memiliki lingkungan kerja yang sehat dan sahabat-sahabat yang suportif.

Namun, kedamaian itu hancur berantakan saat takdir membawa Dante Luca Alessio masuk ke hidupnya.

Dimulailah hari-hari penuh kesialan, kejengkelan, dan kesalahpahaman kocak bagi Alesia yang harus melayani segala tuntutan ajaib dari bos barunya yang ruthless. Sanggupkah Alesia bertahan demi pundi-pundi won, atau justru benci di antara mereka berubah menjadi benih-benih cinta yang tak terduga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon seasoulune, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 16

Di dalam kamar apartemen Min-ji, suasana tampak begitu heboh. Kain-kain baju berserakan di atas ranjang, sementara Alesia berdiri kaku di depan cermin besar.

Ia mengenakan sebuah gaun malam berwarna hitam. Gaun itu sebenarnya memiliki potongan yang sangat sederhana, tanpa payet ataupun manik-manik yang berkilauan.

Namun, bahan satinnya yang jatuh dengan pas di lekuk tubuhnya justru membuat siluet tubuh Alesia terlihat sangat proporsional dan menawan.

Alesia terpaksa meminjam gaun itu karena ia sama sekali tidak memiliki pakaian formal di dalam lemari pakaiannya di flat. Selama ini, isi lemarinya hanyalah kemeja kerja biasa dan celana kain.

"Wah... pas banget di tubuh kamu, Al!" seru Min-ji dengan mata berbinar, bertepuk tangan heboh melihat hasil dandanannya pada wajah Alesia yang kini dipoles makeup tipis alami.

Alesia memandangi pantulan dirinya di cermin, lalu memegang ujung bawah gaunnya dengan cemas.

"Min-ji... apa ini enggak terlalu pendek potonganya, ya? Kakiku kelihatan jelas banget."

"Engga, ih! Bagus banget ini! Sopan kok, panjangnya pas di bawah lutut sedikit. Kamu saja yang tidak biasa pakai gaun," sahut Min-ji gemas.

Brak!

Pintu apartemen Min-ji terbuka dan Hana melangkah masuk dengan napas terengah-engah.

"Ayo! Udah telat ini kita! Jalanan Seoul malam ini macet banget!"

Namun, kalimat Hana mendadak terhenti di tenggorokan. Matanya melotot sempurna saat pandangannya jatuh pada sosok Alesia. Hana tercengang, sampai-sampai tas jinjingnya hampir merosot dari genggaman.

"Ini... ini serius kamu, Al?!" tanya Hana dengan nada tidak percaya.

Alesia semakin salah tingkah, ia meremas ujung gaunnya.

"Aneh, ya? Jelek banget, ya? Apa aku ganti pakai celana bahan saja?"

"Aneh dari mana?! Cantik banget tahu gak!" pekik Hana histeris, menghampiri Alesia dan memutari tubuh sahabatnya itu.

"Gila, ya, kalau kamu dandan begini setiap hari ke kantor, semua streamer game kita pasti bakal antre minta tanda tanganmu!"

"Tuh kan! Apa aku bilang? Cantik, Al! Karena kamu gak terbiasa saja, jadi kamunya ngerasa aneh," timpal Min-ji bangga atas hasil karyanya.

Akhirnya, dengan mengendarai taksi, mereka bertiga berangkat menuju hotel bintang lima tempat perjamuan diadakan.

Begitu melangkah masuk ke dalam aula ballroom yang megah dan gemerlap, atmosfer kemewahan langsung menyambut mereka.

Dan benar saja dugaan Hana, begitu Alesia Fiore melangkah melewati pintu masuk, semua mata staf yang ada di aula langsung tertuju ke arahnya.

Perempuan yang biasanya hanya berdandan sangat sederhana, selalu menguncir rambutnya asal-asalan, bahkan tidak pernah memakai makeup saat ke kantor, kali ini bertransformasi menjadi sosok yang sangat menawan dan elegan. Bisik-bisik kagum langsung terdengar dari meja divisi lain.

Min-ji menyenggol lengan Alesia sambil tersenyum penuh kemenangan.

"Apa aku bilang? Bahkan semua orang pada ngeliatin kamu, Al!"

Alesia menundukkan kepalanya, wajahnya sudah merona merah karena malu.

"Ih, aku malu tahu diliatin begini... Ayo cepat ke meja kita."

Mereka bertiga berjalan terburu-buru menuju meja bundar khusus divisi pemasaran. Begitu mereka sampai, sebuah momen lucu langsung terjadi.

Kang Ji-hoon, rekan kerja pria mereka yang terkenal paling jenaka dan hobi menggoda, langsung berdiri dari kursinya dengan gerakan sok ksatria. Ia menarik salah satu kursi kosong dengan gaya yang dibuat-buat elegan.

"Silakan duduk, Nona Alesia Fiore yang malam ini turun dari khayangan," ucap Ji-hoon sambil membungkukkan badannya dalam-dalam, mengedipkan sebelah matanya.

Alesia yang sudah sangat terbiasa dengan kelakuan konyol dan modus Ji-hoon hanya bisa tersenyum geli.

"Terima kasih, Ji-hoon," jawabnya, lalu langsung mendudukkan diri di kursi tersebut.

Hana yang berdiri di samping Min-ji langsung melipat tangan di dada, mendengus dengan wajah kesal yang sengaja dibuat-buat.

"Ehem! Kita gak disuruh duduk nih, Ji-hoon?"

"Iya, nih. Masih ada dua orang cantik di sini, tapi matamu cuma melihat satu orang saja ya," sambung Min-ji ikut memprotes sambil mengerucutkan bibir.

Kang Ji-hoon langsung tersenyum tanpa dosa, menepuk dahinya.

"Hehehe... Maaf, maaf, silakan duduk para tuan putri divisi pemasaran!" ucapnya sambil buru-buru menarik dua kursi lain, memicu tawa renyah dari seluruh anggota tim di meja tersebut.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!