Indonesia
NovelToon NovelToon
Sang Mafia di Biara

Sang Mafia di Biara

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Mafia / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:3
Nilai: 5
Nama Author: Gizelly Ladislau

Dante Herrera adalah bos organisasi kriminal paling ditakuti—seorang pria yang tumbuh di dunia penuh timah panas, perintah, dan darah. Namun ketika sebuah bom menghancurkan helikopternya, takdir menjatuhkannya ke tempat yang paling mustahil: halaman sebuah biara yang sunyi.

Mary Mendez baru delapan belas tahun. Seorang yatim piatu yang dibesarkan di balik tembok biara, hidupnya adalah doa, ketenangan, dan kasih tanpa syarat untuk anak-anak panti asuhan. Sampai ia menemukan pria berlumuran darah itu di halaman—dan sesuatu dalam hatinya berbisik bahwa kedatangannya akan mengubah segalanya.

Dua dunia yang seharusnya tak pernah bersinggungan kini saling bertaut. Sang mafia yang tak percaya cinta, dan sang suster yang terikat sumpah pada Tuhan. Setiap tatapan adalah dosa. Setiap detak jantung adalah pertaruhan. Dan semakin keras mereka berusaha menjauh, semakin dalam mereka terjerat.

Namun cinta terlarang bukan satu-satunya bahaya. Rahasia masa lalu, sebuah keluarga yang mengubah gairah menjadi setia, dan musuh lama yang haus balas dendam—semua bersiap menyeret mereka ke dalam badai yang belum pernah mereka bayangkan.

Bisakah kemurnian menyelamatkan seorang pria yang tangannya berlumur dosa? Dan sanggupkah cinta bertahan ketika seluruh dunia menuntut mereka berpisah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gizelly Ladislau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

POV Mary Mendez

Aku merasa serasa di awan.

Bulan madu kami luar biasa, jauh lebih istimewa dari yang pernah kubayangkan. Ide menggelar pernikahan dan bulan madu bersama-sama datang dari ayah mertuaku. Sampai hari ini aku belum sepenuhnya memahami alasannya, tetapi aku harus mengakui bahwa itu salah satu pengalaman terbaik dalam hidupku.

Bisa menjalani momen ini bersama sahabat-sahabat terbaikku, para wanita yang kuanggap sebagai saudara sedarah dalam hati, membuat semuanya semakin istimewa. Sejak kecil kami menghadapi segalanya bersama. Suka, duka, tantangan, dan pencapaian. Dan kini kami ada di sini, telah menikah, bahagia, dan membangun keluarga kami masing-masing.

Hawaii menyambut kami dengan pantai-pantai bak surga, air yang jernih, dan senja yang tampak seperti lukisan. Di siang hari, kami sering berjalan-jalan bersama-sama, menjelajahi tempat-tempat baru, mencicipi makanan yang berbeda, dan menciptakan kenangan yang tak terlupakan.

Namun setiap pasangan menjalani kisahnya sendiri.

Aku dan Dante menikmati setiap detik. Kami berjalan bergandengan tangan di pantai, berbincang tentang masa depan, dan membuat rencana untuk keluarga yang kami impikan. Di banyak kesempatan aku memergokinya diam-diam memperhatikanku, dengan tatapan intens yang selalu membuat jantungku berdegup lebih cepat. Dante kuat, berwibawa, dan dihormati semua orang, tetapi ketika kami berdua saja, ia berubah menjadi pria yang penuh kasih, pelindung, dan sangat romantis.

Kevin dan Graziela hidup dalam dunia mereka sendiri. Kevin tampak lebih ringan dari yang pernah kami lihat. Selalu begitu serius dan fokus pada urusan bisnis keluarga, akhirnya ia membiarkan kebahagiaan terpancar di wajahnya. Graziela tampak bermekaran di sisinya. Keduanya menghabiskan berjam-jam mengobrol, tertawa, dan menikmati ketenangan pulau itu.

Giovanni dan Bárbara adalah sumber hiburan pasti bagi kelompok kami. Di antara godaan, canda, dan taruhan-taruhan konyol, mereka mampu mengubah situasi apa pun menjadi petualangan. Namun di balik semua lelucon itu ada cinta tulus yang tumbuh setiap hari. Giovanni tak mampu menyembunyikan betapa besar cintanya pada Bárbara, dan Bárbara, meski kadang berpura-pura menolak, sudah tak bisa lagi menyamarkan perasaannya.

Natália dan Pietro menjalani percintaan yang tenang dan mendalam. Ada sesuatu yang teduh dalam cara mereka saling memandang. Mereka tak butuh banyak kata untuk saling memahami. Cukup sebuah senyuman atau sentuhan tangan untuk menunjukkan betapa bahagianya mereka akhirnya bisa bersama.

Malam-malamnya pun istimewa.

Selain makan malam romantis dan jalan-jalan di bawah bintang, kami sempat mengadakan malam permainan yang seru. Di antara tawa, tantangan, dan canda, kami bersenang-senang seperti dulu.

Dan tentu saja, pada pagi terakhir itu, tak seorang pun lolos dari godaan.

Bárbara yang pertama menunjuk sebuah tanda mencurigakan di leher Graziela.

"Lihat siapa yang semalam sangat sibuk!"

Graziela seketika merona merah, memicu tawa semua orang.

Beberapa menit kemudian giliran Natália yang menjadi sasaran candaan.

"Jangan coba-coba menutupinya dengan rambut!" goda Giovanni.

Sebentar saja semua sudah saling menertawakan, sementara para pria berpura-pura tak bersalah, padahal jelas merekalah biang dari tanda-tanda cinta terkenal yang memicu begitu banyak candaan itu.

Kebahagiaan terpancar di wajah masing-masing.

Kini tibalah saatnya berpamitan dengan Hawaii dan kembali ke tanggung jawab kami. Kehidupan nyata sudah menanti lagi.

Di masa depan, kami berencana melakukan perjalanan ulang tahun pernikahan secara terpisah, masing-masing pasangan menjalani petualangannya sendiri.

Namun bulan madu bersama yang pertama itu akan tersimpan selamanya di hati kami.

Karena itu bukan sekadar perjalanan.

Itu adalah perayaan persahabatan yang bertahan menembus waktu.

Itu adalah awal dari keluarga-keluarga baru.

Dan itu adalah bukti bahwa cinta, ketika dibagi bersama orang-orang yang tepat, menjadi jauh lebih istimewa.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!