Indonesia
NovelToon NovelToon
25Special

25Special

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Kaya Raya / Romansa / Dendam Kesumat / Chicklit
Popularitas:21.3k
Nilai: 5
Nama Author: Sehyla_619

Kesengsaraan gadis berusia 24 tahun yang tumbuh dewasa dengan paksaan keadaan.cinta yang tak terduga bahkan sama sekali tak terpikirkan itu tumbuh saat hati dan perasaan nya sudah tak menerima seseorang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sehyla_619, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part18

Sesuai isi dari perjanjian kerja itu Hana bisa mulai bekerja hari ini jadwal dan jam menang sudah di tentukan oleh Le yang di minta oleh Rainer sendiri untuk menentukan Jam kerja Hana sama dengan Jam kerja nya.

hari ini Hana bangun sangat pagi pagi sekali padahal jam berangkat kerja Hana pukul 9 nanti.

Hana sengaja bangun pagi sekali karna diri nya hari menyiapkan makanan nya sendiri serta baju nya sendiri kalau waktu lalu ada seseorang yang menyiapkan makanan serta baju baju nya tapi mulai hari ini Hana harus membiasakan melakukan apa apa sendiri.

"Ya Ampun lelah sekali baru juga masak belum lagi aku mencuci pakaian kotor itu."Hana menyeka keringat nya dengan tangan setelah selesai meletakkan sepiring nasi dan semangkuk sayur yang dia masak sendiri.

karna hari ini cucian Hana sangat menumpuk dia pun dengan cepat menyelesaikan semua pekerjaan rumah nya setelah selesai baru lah Hana mandi dan bersiap-siap untuk berangkat kerja.

"cocok ga ya kalau aku pertama kali masuk kerja mengenakan baju seperti ini."Ucap Hana dengan melihat dirinya sendiri di cermin sambil memutar mutarkan posisi berdiri nya agar terlihat jelas baju yang dia pakai.

"ah tidak masalah dong ya kan saat pertama kali aku masuk kerja dulu Bos nya tidak mempermasalahkan penampilan ku iya hahaha...eh tapi kan Bos nya Ayah waktu lalu Aaaa pusing."

"baik lah tidak masalah mungkin lagian aku kan berpenampilan sopan tapi aku pergi kerja nya naik apa."Hana melihat isi dompet karakter nya itu hanya tertinggal tiga lembar uang kertas.

"Sayang banget kalau untuk naik taxi pasti mahal atau aku naik ojek aja ya ampun pusing banget ternyata seperti ya kalau tidak punya uang sulit mengatur nya."

karna jam sudah menunjukkan jam delapan lewat Hana pun segera menyelesaikan urusan nya itu dengan memoles sedikit makeup di wajah nya serta lipstik agar tidak terlihat pucat.

sebelum pergi tidak lupa mengunci pintu rumah nya seperti biasa dia meletakkan kunci rumah itu di bawa pas bunga kaktus yang di depan rumah nya itu.

sesuai dengan keputusan Hana tadi dia akan naik ojek karna biayanya lebih irit di banding kan harus naik taksi bagi Hana tidak masalah kalau dia harus terkena sinar matahari untuk saat ini.

Hana harus berjalan sedikit kedepan untuk mendapatkan ojek motor biasa nya banyak Abang Abang ojek yang mangkal di depan jalan sana.

"Mbak Hana."Sapa seseorang pemuda kepada Hana.

"Kamu,Anak ibu Sri kan."

"iya Mbak Hana saya Arman yang malam lalu mengantarkan sayur ke rumah Mbak Hana."

"iya Arman terima kasih ya Mbak lupa mengembalikan mangkuk nya."

"Ga papa Mbak santai aja,ini Mbak Hana mau ke mana rapi banget."

"Mbak mau kerja."

"ouh ya sudah kalau begitu bareng saya aja Mbak."

"eh ga usah Arman Mbak juga mau naik ojek tinggal jalan sedikit saja ke depan situ nanti kamu terlambat ke kampus loh kamu kan anak baru nanti kamu di hukum kalau terlambat."

"gimana sih Mbak Hana saya kan juga tukang ojek Mbak."

"iya tapi kamu kan ojek online dan Mbak tidak punya handphone untuk memesan nya."

"ga papa Mbak Hana ayok naik nanti Mbak terlambat bekerja."

Hana pun menerima tawaran dari Arman anak dari ibu Sri tetangga nya itu memang sangat ramah setelah tamat sekolah Arman ini melanjutkan pendidikan nya sambil bekerja menjadi ojek online Hana sangat salut anak seusianya biasa nya gengsi atau malu tapi tidak dengan Arman ini dengan bermodalkan motor dia bisa menghasilkan uang sendiri.

"Arman kamu nanti terlambat loh kalau harus mengantar kan Mbak."

"tidak Mbak lagian jadwal kuliah nya Jan sebelas nanti."

dua puluh menit perjalanan lebih akhirnya sampai juga Hana di depan gedung perusahaan milik Rainer.

"Arman berapa ongkos bayar nya !."

"Ga papa Mbak ga usah bayar gratis."

"eh engga engga ini terima lah nanti kamu ga ada ongkos."

"Ga papa Mbak Lagian kita satu arah yauda ya Mbak Arman pergi dulu semangat mbak Hana kerja nya."Arman langsung menghidupkan motor nya lalu pergi karna tidak mau menerima bayaran dari Hana yang kekeh ingin membayar ongkos nya.

Sebelum masuk ke dalam Hana melihat penampilan nya merapikan rambut serta baju nya agar tidak terlihat berantakan.

"Duuuh ga pede banget baru pertama kerja dengan orang lain ternyata begini rasa nya Aaaa ibu."gugup Hana saat kaki nya mulai melangkah masuk ke dalam situ.

karna tidak tau di mana dia harus menemukan Le sekertaris nya Rainer jadi Hana memberanikan diri bertanya ke pada resepsionis di situ.

"Permisi Nona di mana saya bisa bertemu dengan Tuan Le !."tanya Hana ke pada Resepsionis itu.

"Selamat pagi Nona,apa kah Anda sudah membuat janji dengan Tuan Le,Anda tidak bisa bertemu dengan Sekertaris dari Bos kalau belum membuat Janji."Ucap Resepsionis itu dengan sinis nya tapi kosa kata yang di gunakan masih terlihat sopan.

"Sudah tapi..

"Nona Hana sudah datang."Ucap Le yang tiba tiba entah dari mana datang nya memotong ucapan Hana saat ingin menjelaskan kepada Resepsionis itu.

"Nona Hana mari ikut,dan kamu ketua terimakasih sudah melayani tamu saya dengan baik."

"dengan senang Hati Tuan Le."

Le pun mengajak Hana pergi dari untuk bertemu dengan Rainer.

Mereka masuk ke dalam ruang kerja Rainer di dalam situ tidak ada siapapun bahkan pemilik ruangan pun juga tidak terlihat batang hidungnya.

Hana di persilahkan duduk dengan Le di sofa yang ada di dalam situ sambil menunggu Rainer datang.

karna Rainer masih ada meeting pagi ini.

setelah memberi sepatah dua kata arahan kepada Hana Le pun keluar dari ruangan itu.

Hana hanya di beri sebuah Map yang waktu lalu telah dia baca dan kini diri nya harus membaca isi dari dalam Map itu.

setengah jam sudah Hana menunggu sambil membaca lembaran kertas putih itu bahkan diri nya sampai hafal kata kata yang ada situ.

bosan Hana menunggu sampai mengantuk dan menguap berulang ulang kali.

"Ya Ampun lama sekali aku sampai mengantuk Huaaaaaaa."

sudah satu jam Hana menunggu hingga dirinya tertidur.

Meeting pun selesai Le yang sudah memberi tau kepada Rainer kalau Hana sudah menunggu nya Rainer pun dengan cepat menyelesaikan meeting itu.

"Le bawakan makanan untuk ku perut ku belum terisi apapun sejak pagi dan beli lah minuman berasa strawberry satu aku akan menunggu di ruangan ku."pintah Rainer ke Le saat berjalan menuju ke ruangan kerjanya.

"sejak kapan Bos minum minuman berasa apa lagi ini rasa strawberry tidak maco Bos."

"banyak tanya cepat lah Le 10 menit kalau belum sampai habis lah kau."Ancam Rainer.

Le pun dengan cepet menjalankan perintah dari Bos nya itu tanpa ada bantahan lagi.

Saat masuk ke ruangan nya betapa kaget nya Rainer melihat sosok gadis cantik sedang terlelap dengan posisi kepala nya bertumpu dengan tangan di sandaran sofa dan beberapa lembar kertas putih di pangkuan gadis itu.

tidak berniat membangun kan Rainer pun duduk di sofa yang terletak di depan situ yang hanya berbataskan meja kaca itu.

"apa dia ini kenapa bisa bisa nya tertidur di hari pertama nya kerja."ucap Rainer pelan sambil mata nya tidak berkedip melihat wanita di depan nya itu.

Sambil menunggu Le datang membawakan nya makanan Rainier pun mengeluarkan sebatang rokok untuk di nikmati nya saat ini.

menghisap sebatang rokok sambil menikmati pemandangan bidadari di depan nya sedang tertidur.

Hana benar benar sangat tertidur pulas sampai sampai tidak mendengar seseorang telah berada di depan nya sedang memperhatikan nya tidur.

kulit nya yang putih sampai membuat mata Nakal Rainer tidak berkedip memandang nya.

"dia ini apa tidak memiliki baju lebih tertutup kenapa mengumbar ngumbar paha nya seperti itu."Ucap Rainer kesal saat melihat paha mulus Hana terlihat sedikit tapi dalam hati Rainer dia senang bisa menikmati pemandangan seperti itu.

Hana memang memakai dress mini yang hanya hanya sebatas di atas lutut nya dan atasan nya di tutup dengan luaran bertangan panjang kalau dalam posisi berdiri penampilan Hana cukup sopan kalau untuk pekerjaan kantoran.

tapi saat ini posisi Hana cukup membuat dress yang di kenakan nya itu tertarik ke atas hingga menampakkan sedikit paha mulus nya .

BERSAMBUNG........

1
Fe Ry
luar biasa hebat 👏👍
Fe Ry
cukup memuaskan
next part dong kk
Fe Ry
menarik👍
Sehylananda Putri
Menarik
atik
Semangat Thor...
NonaGemini: terimakasih atas dukungan nya✌️😊
total 1 replies
atik
bagus
atik
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!