Indonesia
NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Si Buruk Rupa

Terpaksa Menikahi Si Buruk Rupa

Status: tamat
Genre:Perjodohan
Popularitas:6.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Zaraa

Kisah seorang wanita cantik berhijab yang hidup dengan segala kebahagiaan yang berlimpah. Harta, kasih sayang orang tua, dan kepopularannya sebagai artis dunia maya. Kehidupan yang begitu sempurna.

Seorang wanita cenderung memimpikan calon suami yang tampan. Begitu pula dengan Kirana Purwa Cakrawangsa. Tapi sayangnya, Kirana terpaksa harus menikahi Akbar yang memiliki wajah rusak dan kehadiran Akbar Giandra Bratajaya sebagai suami menjadikan hidupnya mulai diuji.

Ikuti kisah mereka!
Selamat membaca ^_^

Harap apresiasi melalui like, komentar dan votenya yaa ... Salam cinta dari Zaraa ❤

Akun 👉

Fb: Zaraa
Ig : @zha_zaraa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zaraa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Randy & Puspa

"Ini udah gaun yang ke delapan yaa Mi?" tanya Puspa pelan dengan mata tertuju pada tubuhnya. Umi menghela napas panjang. Ingin sekali rasanya menghancurkan setiap kaca yang ada di butik ini.

Pesta pernikahan Randy Giandra Bratajaya dan Puspa Purwa Cakrawangsa akan di adakan dua hari lagi. Sekarang, Puspa tengah sibuk bersama Umi Indah untuk fitting gaun pengantin yang seharusnya sudah siap karena sisa waktu yang hanya dua hari. Tapi karena Puspa sedang hamil dan hormonnya begitu sensitif fitting baju baru bisa di lakukan sekarang. Dan masalah kecil kembali datang.

Puspa beberapa kali mencoba beberapa gaun muslimah berpotongan A-line dengan flat shoes. Gaun dengan detail handmade beading itu rencananya akan dipadukan dengan hijab segi empat satin yang dipakai secara sederhana. Agar tampak lebih spesial, maka akan ditambah veil di atas hijab satinnya. Namun, baju itu membuat perut Puspa yang agak membuncit begitu terlihat jelas. Menantu bungsu keluarga Bratajaya itu sangat ingin tampil sempurna dan 'langsing'.

Bisa di bayangkan bagaimana Umi Indah begitu pusing dan Randy masih di kantor karena ada meeting penting.

Umi Indah beberapa kali mengatakan pada menantunya bahwa tak apa-apa. Toh semua orang taunya mereka sudah menikah dua bulan yang lalu. Namun Puspa tetap keras kepala dan ingin terlihat langsing di pesta.

"Itu bagus kok sayang, keliatan langsing. Cantik banget menantu Umi." pujian dari Umi Indah tak membuat gadis cantik itu terlihat bahagia. Raut wajah gusarnya jelas terlihat ketika berdiri di depan cermin besar yang memantulkan pantulan dirinya sendiri.

"Bagaimana kalau coba gaun yang model lain aja sayang?" saran Umi dengan lembut. Puspa terlihat menghela napas kasar lalu mengangguk. Impiannya sejak dulu adalah memakai gaun jenis A-line dengan flat shoes. Namun sekarang ia harus berlapang dada karena kehamilannya yang lebih dulu dari pesta pernikahan.

Puspa kemudian masuk dan mencoba gaun yang di pilih perancang langsung di butik ini sekaligus pemilik di sini. Beberapa saat kemudian Puspa keluar dengan gaun berpotongan lurus dengan detail renda rumit. Baju tersebut membuatnya tampak bak princess karena detail bahu seperti gaun cinderella.

"Gaun dengan desain klasik ini akan sempurna jika dipadukan dengan hijab segi empat sederhana. Di tambah veil dan mahkota," jelas sang desainer dengan senyum merekah. Umi Indah juga tampak tercengang ketika melihat menantunya.

"Gimana sayang?" tanya Umi yang di balas anggukan yakin dan senyuman oleh Puspa. Wanita itu melihat pantulan dirinya di cermin. Perutnya memang terlihat agak buncit namun tak terlalu mencolok seperti gaun sebelumnya.

"Cantiknya istri Randy!"

suara itu membuat Umi dan Puspa tersentak. Mereka tersenyum saat melihat Randy yang baru saja datang. Ia menatap Puspa dengan sorot mata kagum. Istrinya jadi merona. Umi menggelengkan kepala.

***

Saat ini Randy dan Puspa sedang di dalam mobil menuju rumah sedangkan Umi lebih dulu pulang tadi.

"Ada yang mau di beli gak yang?" tanya Randy lembut sembari melirik Puspa yang ada di sebelahnya. Beberapa kali, Puspa memgidam hal-hal yang aneh. Seperti kemaren malam ia meminta di tengah malam buah pisang dicampur dengan kuah bakso. Saat hal itu berhasil Randy kabulkan, tentu saja dengan kerja keras yang lumayan. Puspa hanya mencicipi satu sendok dan berakhir Randy yang disuruh menghabiskan. Jika bukan karena mengidam, Randy tentu saja tak akan mau memakan. Perpaduan manisnya pisang dengan kuah bakso membuatnya mual di tengah malam.

"Yang?" tegur Randy dengan menautkan alis. Puspa sepertinya tengah melamun dan tersentak ketika jemari Randy menyentuh tangannya.

"Iya kenapa?" tanya Puspa sembari mengerjap.

"Mau beli sesuatu gak?" ulang Randy lembut. Puspa menggeleng lalu menatap Randy.

"Kenapa sih?" tanya Randy yang tak mengerti gelagat Puspa saat ini.

"Aku tuh kayak ngelupain sesuatu yang penting." Puspa berucap dengan dahi berkerut dalam. Berusaha mengingat sesuatu apa yang ia lupakan.

"Apa Yang? perasaan persiapan nikah kita tinggal fitting gaun kamu aja 'kan?" itu juga baru sekarang karena kamu sering malesan dan suka rebahan sambung Randy dalam hati. Mengingat seringkali mengajak Puspa namun wanitanya itu suka goleran dan rebahan selama kehamilan.

"Kayaknya bukan tentang pernikahan kita," sahut Puspa pelan. Ia lalu terlihat mengotak-atik ponselnya kemudian matanya membulat sempurna.

"Astaghfirullah! Puspa lupa Mas! hari ini ulang tahunnya Mbak Kirana!" teriak Puspa histeris. Randy hanya diam. Bingung dan bersiap untuk apa yang akan diperintahkan istrinya.

"Aduh gimana ini! sekarang udah siang!"

"Kita beli kue Mas, terus ke apartemen Mbak Kirana sama Bang Akbar."

"Oke," sahut Randy singkat lalu menuju toko kue langganannya dan merupakan toko milik temannya.

Sesampainya di sana, Randy dan Puspa di sambut oleh sang penjaga toko dengan wajah ramah seperti biasanya. Kepala Randy celingukan mencari seseorang.

"Cari siapa sih Mas, kita 'kan cuma beli kue!" ucap Puspa dengan nada kesal. Randy menelan saliva lalu memasang senyum paling manis yang ia punya.

"Cari-"

"Randy!" suara itu membuat Randy dan Puspa tersentak lalu menatap asal suara. Wanita cantik dengan rambut bergelombang hitam sepinggang melangkah ke arah mereka dengan elegan.

"Apa kabar Dy?" tanya wanita cantik itu dengan senyuman yang anggun namun terlihat menggoda di mata Puspa. Ia memicingkan mata tak suka.

"Baik Fir, Kamu apa kabar?" sahut Randy yang tak melihat sama sekali bagaimana wajah sang istri ketika ia bertanya dengan kata ganti 'kamu' bukan 'lo'.

"Baik Dy, Eh ini istri kamu?" wanita itu menatap Puspa dan tersenyum ramah. Di balas senyuman paksa oleh Puspa.

"Iya, kenalin istri Aku. Puspa dan sayang ini temanku, Safira. Pemilik toko kue ini."

Kedua wanita itu saling berjabat tangan sesaat disertai senyuman.

"Cantik banget sih istri kamu Dy," puji Safira dengan mata justru tertuju pada Randy.

"Alhamdulillah makasih Safira," sahut Puspa sembari tersenyum. Safira meliriknya sekilas lalu menatap Randy lagi.

"Mau beli apa?" tanyanya.

"Gak jadi deh Fir," sahut Puspa cepat.

"Loh kenapa?" tanya Safira sembari menatap Randy dan melirik Puspa dengan sorot mata tak suka.

"Tadi emang mau cake cokelat tapi gak jadi," sahut Puspa sembari tersenyum lebar.

"Kayaknya, dede udah gak mau lagi deh Mas," imbuhnya sembari mengusap perut yang agak membuncit itu. Randy hanya menautkan alis tak mengerti.

"Kami permisi yaa Safira." Puspa berucap dengan lembut lalu menarik lengan Randy hingga saat di mobil lelaki itu merasakan aura mencekam dari tubuh sang istri.

"Kenapa sih sayang?" tanyanya pelan.

"Gak jadi beli kue buat Mbak Kirana?" imbuhnya lagi.

"Jadi, tapi gak mau beli di toko itu!" sahut Puspa ketus. Randy mulai melajukan mobilnya ke jalan raya.

"Kenapa? dia temanku lho Puspa. Gak enak tadi. Kamu kenapa sih?"

Puspa menatap Randy dengan memicingkan mata. Lalu berucap dengan gaya kesal khasnya. "Aku mual liat mukanya."

"Hah?!" Randy melongo takjub sekaligus tak percaya.

***

Sementara itu, Akbar sedang menunggu Kirana di mobilnya dengan senyum sumringah. Entah apa yang membuat lelaki itu terlihat bahagia seperti sekarang.

Matanya melihat Kirana yang baru keluar gedung agencinya. Gadis itu mengeluarkan ponselnya dan Akbar tebak akan menelpon dirinya. Namun seorang lelaki menghentikan istrinya. Mereka nampak berbincang dan Akbar melihat raut keterkejutan dan kebahagiaan di wajah Kirana saat lelaki itu datang.

Akbar memicingkan matanya, Ia tak kenal siapa lelaki itu. Hingga deringan ponsel membuatnya tersentak. Kirana nama ID di layar segi empat itu.

Akbar mengangkat telpon sambil melihat Kirana. Ucapan dari sang istri selanjutnya berhasil membuat Akbar terdiam.

"Aku pulang mungkin malam Bang, gak usah jemput yaa masih ada pemotretan ternyata!"

Bersambung

Like dan komentarnya yaa..

Cuma bisa tiga chapter. Selanjutnya yang mau cracy up, komentar spam aja yaa ❤

1
Shifa Burhan
randy jangan jadi anak durhaka membentak ibu, dimana salah ibu mu sampai kau bentak, dimana salah ibu yang masih sakit hati karena anaknya disakiti istrinya, dimana kesalahan ibu karena masih sedih lihat anak lelakinya dipermalukan didepan umum oleh istrinya

randy jangan hanya Kirana pemeran utama wanita kau membela nya sampai kau meninggikan suara mu pada ibu,

randu jangan jadi anak durhaka kau, Kirana pantas diperlakukan kayak gitu

saat kau sok bijak memahami posisi Kirana tapi kau mengabaikan posisi ibu mu yang sedih, hancur, terluka karena anak lelakinya disakiti oleh istrinya

kau sujud minta maaf pada ibu karena nada tinggi membuat kau jadi anak durhaka
mei puspitasari
Bagus
anti pebinor pelakor
pendahuluan novel ini bagus dan tidak ada masalah dan novel ini sudah cukup adil

curhat
kenapa ya, kalau novel yang konflik nya pemeran utama wanita (istri) buat salah dengan gampang dimaafkan tapi berbanding terbalik dengan novel pemeran utama pria (suami) yang buat salah, pasti sang suami dibuat dapat balasan, menderita, mengemis maaf, berjuang mati2an dapat kesempatan dan harus berkorban membuktikan diri, dan sang istri tegas, pergi dan tidak mudah dimaafkan dan satu lagi kalian pasti hadir kan sosok lelaki lain (pebinor yang dipuja2) yang bagai malaikat penolong untuk sang istri yang berpeluang besar menggantikan posisi pemeran utama pria

ini fakta novel2 dengan konflik pemeran utama wanita (istri) yang melakukan kesalahan (selingkuh) (novel yang udah aku baca)
*100% mudah dimaafkan
*100% posisi pemeran utama wanita aman tak tergantikan
*100% tidak akan dihadirkan wanita lain yang baik pada suami, kalau pun dihadirkan tetap dicap pelakot dan dibinasakan
*80% selingkuhan istri tetap aman tidak dapat balasan
*100% istri tidak dapat balasan apapun
* 50% novel membenarkan perselingkuhan itu
* 30 % malah sangat suami yang disalahkan atas perselingkuhan istri
* dll

belum ada satu pun novel yang konflik nya pemeran utama wanita selingkuh novel dapat balasan, menderita, mengemis maaf suami, berjuang dapat kesempatan dan berkorban membuktikan diri pantas dapat kesempatan, belum ada satu pun novel yang berani kayak gini
Ndhut
good
Kadek Bella
lanjut thoor
Sulaiman Efendy
TAPI TK SEBANDING PRTOLONGN YG DIBERIKAN KE ELO DGN PRBUATAN JAHATNYA KE ELO.. BOLEH ELO MMAAFKN, TPI JGN LAGI LO BRHUBUNGN DGNNYA.
Sulaiman Efendy
TU PSTI SURUHAN RAGA BUAT CULIK KIRANA..
Sulaiman Efendy
ORGNYA SDH PERGI DRI HIDUP LO, BARU LO POSSESIF...
Rhea: apasih tolool. cmn novel doang
total 1 replies
Sulaiman Efendy
JAHAT DRIMANA, LKI2 PRUSAK RMH TANGGA ORG ITU HALAL DARAHNYA, DI GAMPAR MSH MENDINGAN, SBERAPALH GAMPARAN WANITA SPRTI KIRANA, YG TAU BELADIRI. DN TRLATIH FISIK..
Sulaiman Efendy
KNP GK KMAREN2 LO LAKUIN ITU PAS TU RAGA PELUK2 DIRI LO DIDEPAN PINTU APARTEMEN SUAMI LO..
Sulaiman Efendy
SKRG LO BARU SADAR ITU ULAH RAGA... KMARIN2 OTAK LO, LO TARUH KMNA, SIDEPAN TEMAN2 LO, DN DIDEPAN RAGA, LO HINA SUAMI LO..
Sulaiman Efendy
RINDUKN DGN BAU SUAMI LO.. MSKI WAJAH SUAMI LO CACAT, TPI DY SLLU JAGA BAU BADAN, DN BAU MULUTNYA..
Sulaiman Efendy
LO BAKARLH SEKALIAN TU PAKET2 DARI RAGA..
Sulaiman Efendy
TU SI RANDY PURA2 DEKAT SAMA BAGAS, KRN RANDY MAU BALAS DENDAM SAMA BAGAS, KRN BAGAS YG BUAT AKBAR CELAKA, HINGGA AKBAR CACAT WAJAH
Sulaiman Efendy
SYUKUR RANDY IPAR LO YG TOLONG LO, KLO RAGA, PASTI LO UDH DIBAWA KABUR..
Sulaiman Efendy
SETELAH TIADA, BARU TRASAKN KLO ELO KHILANGAN...
Sulaiman Efendy
BARU LO MRASA SAKIT, KLO GK BRTAUBAT ATAS DOSA2 LO TRHADAP SUAMI, DN TIDAK MMINTA MAAF, SLAMANYA LO BRDOSA..
Sulaiman Efendy
SEKARANG LO NANGIS, LO GK TAU BETAPA HANCURNYA PRASAAN AKBAR YG TRHINA KRENA KLAKUAN LO..😡😡😡😡😡
Sulaiman Efendy
LO HRSNYA FAHAM DGN KLAKUAN RAGA, DN NIAT RAGA, ITU KRN SALAH LO YG BUAT CELAH KE RAGA UNTUK RUSAK RMH TANGGA LO..
Sulaiman Efendy
TERNYATA MMG ULAH RAGA YG MNFAATKN TEMAN2 SI KIRANA..
TU TEMAN2NYA MLH MNYAYANGKN SIFAT KIRANA YG DURHAKA KE SUAMINYA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!