Indonesia
NovelToon NovelToon
Balas Dendam Anak Terbuang

Balas Dendam Anak Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:10.3k
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

Dalam hidup Kyra, ia hanya ingin merasakan arti sebuah keluarga. Namun, keinginan sederhananya itu harus ia pendam, karena kedua orang tuanya tidak menginginkan kehadirannya yang dianggap sebagai pembawa sial.

Setelah banyaknya penderitaan, Kyra akhirnya melangkah keluar dari bayang-bayang trauma untuk menuntut balas pada orang tuanya yang telah membuangnya.

Namun, saat Kyra berhasil bertemu dan tinggal dengan kedua orang tuanya, ia justru dijadikan kambing hitam untuk menggantikan posisi sepupunya dalam sebuah pernikahan bisnis. Jebakan takdir ini justru dimanfaatkan Kyra sebagai senjata untuk menghancurkan keluarganya sendiri.

Bagaimana cerita selanjutnya? Apakah rencana balas dendam Kyra berhasil? Siapa pria yang harus Kyra nikahi? Mengapa kedua orang tua Kyra menganggap jika Kyra adalah pembawa sial?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20

​Resepsi pernikahan dilangsungkan malam harinya di sebuah ballroom hotel bintang lima milik keluarga Raymond, tempat di mana kemewahan mutlak dipamerkan tanpa batas. Ribuan tangkai mawar putih impor, pilar-pilar es berukir megah, serta ornamen kristal berkilauan menghiasi setiap sudut ruangan yang dipadati oleh kaum elite, pejabat tinggi dan para raja media ibu kota.

​Di sudut meja kehormatan, Nenek Fia dan Tante Thania duduk dengan senyum yang terus mengembang lebar, menikmati tatapan iri dan ucapan selamat dari para relasi bisnis yang mengira keluarga Andreas kini telah resmi bersanding dengan dinasti paling berkuasa di negeri ini.

Sedangkan Mama Dania dan Papa Freddy berdiri di panggung utama bersama dengan keluarga Raymond, mereka menyambut para tamu dengan senyuman lebar. ​Namun, di balik senyum lebar itu, tangan Mama Dania terus meremas gaun bagian belakang karena cemas, menunggu detik-detik di mana Kyra atau pihak Raymond melakukan kesalahan yang membongkar sandiwara busuk mereka.

​Sementara itu, Kyra berdiri kaku di samping suaminya. Selama berjam-jam, ia harus memasang senyuman palsu, menyambut ucapan selamat dari ratusan orang asing yang tidak ia kenal dan mengenalkan dirinya sebagai menantu keluarga Raymond.

Kaki Kyra terasa pegal luar biasa karena berdiri mengenakan sepatu hak tinggi berhias kristal, sementara gaun pengantin berat berserat sutra itu membatasi setiap gerakannya.

​Disisi lain, Brian tampak begitu menikmati perannya. Pria itu berdiri dengan postur tegap, merangkul pinggang Kyra dengan posesif setiap kali kamera media menyorot ke arah mereka. Namun, di balik senyum sopan yang ia berikan kepada para tamu penting, tangan Brian yang merangkul pinggang Kyra sesekali mencubit pelan kulit pinggang gadis itu, sebuah pengingat tak kasat mata agar Kyra tidak berani berbuat ulah atau menunjukkan ekspresi lelah di hadapan publik.

Setelah itu, pesta dansa pun dimulai dan alunan musik orkestra mengalun lembut memecah keramaian. Brian membawa Kyra ke tengah lantai dansa utama, tangan kokoh pria itu melingkar sempurna di pinggang Kyra dan menarik tubuh gadis itu mendekat, sementara tangan satunya menggenggam jemari Kyra dengan erat.

​Mereka berdansa mengikuti irama. Di tengah putaran lampu kristal yang berkilauan, mata Kyra dan Brian kembali beradu dalam keheningan jarak yang begitu dekat.

​"Jangan terlalu tegang, Nyonya Raymond," bisik Brian tepat di telinga Kyra di sela-sela dansanya.

​Kyra melirik suaminya dengan sudut matanya, "Aku tidak tegang," balas Kyra.

"Baguslah," gumam Brian, tiba-tiba menarik tubuh Kyra semakin dekat dengannya.

​Menjelang tengah malam, acara resepsi akhirnya mendekati pimpinan akhir. Para tamu mulai membubarkan diri, meninggalkan aroma parfum mahal dan sisa-sisa kemewahan di dalam ballroom yang luas itu.

​Sebuah mobil limosin hitam panjang telah menunggu di pintu keluar utama hotel. Tanpa sepatah kata pun, Brian menggandeng tangan Kyra dengan erat dan membawa sang istri masuk ke dalam mobil, disusul oleh dirinya sendiri.

​Pintu limosin tertutup rapat, memisahkan mereka dari keramaian dan kilatan lampu kamera wartawan. Di dalam kabin mobil yang remang-remang dan berpenyejuk udara dingin, suasana seketika berubah menjadi sangat mencekan.

​Kyra merapatkan tubuhnya ke sisi jendela mobil, menarik napas dalam-dalam untuk meredakan debar jantungnya yang sejak pagi tadi tidak pernah melambat. Ia menunduk, menatap jemarinya sendiri yang masih mengenakan sarung tangan renda putih pernikahan.

​Brian, yang duduk tepat di sampingnya, membuka kancing jas hitamnya dan melonggarkan ikatan dasi kupu-kupu di lehernya dengan gerakan kasar. Pria itu menyandarkan punggungnya ke jok kulit mewah, lalu menolehkan kepalanya perlahan untuk menatap tajam ke arah Kyra.

"Apa kau mau mencoba di mobil?" tanya Brian.

"Mencoba? Maksudnya? Mencoba apa memangnya?" tanya Kyra, yang tidak mengerti maksud Brian.

"Malam pertama di mobil, sepertinya akan menyenangkan," ucap Brian.

Darah Kyra mendadak berdesir cepat, rasa panas langsung menjalar ke seluruh permukaan wajahnya. Ia menoleh tajam ke arah Brian, matanya membelalak tak percaya mendengar kalimat frontal yang baru saja dilontarkan oleh pria berstatus suami sahnya itu.

​"Tuan Brian... Anda sedang tidak serius, kan?" cicit Kyra dengan suara bergetar, mencoba mempertahankan sisa-sisa harga diri dan kewarasannya di dalam kabin mobil yang terasa semakin menyempit.

​Brian tidak langsung menjawab, pria itu justru menyunggingkan senyuman miring yang begitu mematikan, tatapan matanya menyapu penampilan Kyra dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan sorot penuh selidik, seolah menilai seberapa jauh batas ketahanan mental gadis di hadapannya malam ini.

​Dengan gerakan lambat namun penuh dominasi, Brian mengikis jarak di antara mereka. Bau maskulin berpadu dengan aroma wiski tipis langsung menguar memenuhi indra penciuman Kyra.

​"Menurutmu, apa aku terlihat sedang bercanda, Nyonya Raymond?" bisik Brian tepat di depan bibir Kyra, membuat napas gadis itu tertahan di tenggorokan.

​Sebelum Kyra sempat merangkai kata atau melayangkan protes, tangan besar Brian sudah mencengkeram tengkuknya dengan lembut namun tidak memberi ruang untuk menghindar. Bibir pria itu langsung membungkam bibir Kyra dalam sebuah ci*man yang menuntut, menghapus seluruh jarak dan pertahanan yang sejak tadi coba dibangun oleh Kyra.

​Ci*man itu jauh lebih dalam dari apa yang terjadi di altar gereja tadi. Tidak ada kelembutan di sana, yang ada adalah rasa lapar dan dominasi yang membuat Kyra merasa bagai mangsa tak berdaya di cengkeraman sang predator. Jantung Kyra berdegup liar, jemarinya meremas kain jok kulit mobil, sementara pikirannya berkecamuk antara rasa takut, amarah dan sensasi asing yang membakar sekujur saraf tubuhnya.

​Di tengah ci*man yang nyaris merenggut seluruh pasokan oksigennya, mobil limosin mewah itu akhirnya melambat dan berhenti sempurna di depan pelataran sebuah mansion pribadi yang sangat megah, kediaman utama keluarga Raymond di kawasan elit ibu kota.

​Brian perlahan melepaskan ci*mannya, menyisakan deru napas yang memburu di antara bibir mereka yang sedikit basah. Pria itu menatap lurus ke dalam manik mata Kyra yang berkaca-kaca karena kehabisan napas, lalu menyeringai tipis.

​"Simpan tenagamu, Nyonya Raymond. Kita baru saja menikah dan aku tidak mau membuatmu lelah untuk hari ini karena aku tahu kau sudah sangat lelah, lagipula kita masih punya banyak waktu untuk melakukannya, bukan," bisik Brian seraya menegakkan tubuhnya dan merapikan kancing jasnya, lalu membuka pintu mobil dan melangkah turun.

​Kyra terduduk lemas di dalam kabin yang remang, dadanya naik turun tak beraturan. Ia tahu, malam ini bukanlah malam pengantin yang dipenuhi cinta, melainkan awal dari neraka baru atau justru gerbang penentu di mana ia harus bertahan hidup dan membalas dendam pada orang-orang yang telah menghancurkan masa mudanya.

.

.

.

Bersambung.....

1
Aidil Kenzie Zie
jangan mudah luluh Kyra 🤭🤭🤭
erviana erastus
LOL ..... emang kyra mau nolongin kalian 🤣
sunaryati jarum
Hanya demi keponakan dan anaknya mau mengemis,dulu saat bergelimang harta putranya malah dibuang.Semoga Kyra dan suaminya mau menolong, itulah balas manis namun membuat terjun bebas harga diri yang dibalasnya 🤣🤣🤣
sunaryati jarum
Hubungi Kyira semoga dia dengan lapang dada membantu
erviana erastus
itulah kalian sombong nggak ketulungan eh .... skrng jd pengemis kan, baru sadar stlh nggak pny apa2 🤭
Aidil Kenzie Zie
emas berlian sama barang branded mereka apa sudah disita semua 🤣🤣🤣🤣
Aidil Kenzie Zie
kok si jalang anaknya Dania🤔🤔🤔🤔 salah ketik tor
sunaryati jarum
Kelahiran prematur, dan tidak punya biaya perawatan, biarlah Kyra mengulurkan tangan membantunya itu balas dendam yang membawa kebaikan untuk diri dan keluarga barunya
Aidil Kenzie Zie
nikmati kehancuran kalian
erviana erastus
pastix keguguran tuh Sherly keluarga toxic anak hamil tnpa suami kok bangga😏
Aidil Kenzie Zie
lah cepat kali Brian datangnya 🤔🤔🤔 nonton video di kursi kerja tau-tau udah nongol aja jemput istrinya 🤭🤭🤭
sunaryati jarum
Kehancuran kalian tidak sebanding penderitaan Kyra selama dua puluh delapan tahun itu.Lebih menderita Kyra.
sunaryati jarum
Ny Dania dikuliti anak kandungnya yang menderita dua puluh delapan tahun karena dianggap pembawa sial
erviana erastus
bertahun-tahun menyiksa anak kandung 🤬 sekarang dgn satu kali tepukan kalian hancur semua .... sdh jatuh baru ngaku ibu kandung ckckck wanita apa ini 🤬
erviana erastus
ckckck makax jeng jd orang jgn kepedean 🤣
Aidil Kenzie Zie
mereka udah dibuang oleh teman sosialita nya
semangat balas dendam
Aidil Kenzie Zie
si jalang iri sama Kyra 🤣🤣🤣🤣
salah sendiri ngapain doyan ngangkang sama orang yang tidak jelas 🤣🤣🤣🤭🤭🤭
sunaryati jarum
Semoga berhasil
sunaryati jarum
Tanpa pembalasan dari Kyra ,Papa Fredy hancur juga,tapi itu mungkin dari berkas yang diambil Kyra, sebelum pernikahan.
sunaryati jarum
Sudah mulai akrab dan saling bercanda
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!