Indonesia
NovelToon NovelToon
Surga Hitam

Surga Hitam

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Dosen / Romansa-Tata susila / Fiksi Modern / Tamat
Popularitas:332.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Tie tik

🌷Latar tempat dan nama-nama yang ada di karya ini hanyalah kehaluan author, cerita ini hanya fiksi, bukan kisah dari perjalanan hidup seseorang🌷

Jodoh adalah rahasia Tuhan. Semua orang tidak ada yang tahu siapakah jodohnya di masa depan.
Salahkah jika seorang bad girl memiliki cita-cita menjadi istri dari seorang Ustadz muda? Apakah pria baik hanya ditakdirkan untuk wanita yang baik saja? Ya, pertanyaan itu yang selalu berkeliaran di kepala Intan, seorang wanita yang bekerja di salah satu tempat pembuatan tato di daerah Tangerang selatan.

Waktu telah membawanya bertemu dengan seorang pria bernama Aji, seorang ustad muda dan juga dosen di salah satu perguruan tinggi di Tangerang selatan, lalu apakah Intan dan Aji akan bersatu untuk merajut cinta menuju rumah tangga yang membahagiakan? Apakah kedua orang tua Aji setuju jika memiliki menantu seperti Intan? Yuk, ikuti terus bagaimana perjalanan Aji dan Intan menuju surga Hitam.

IG: @tie_tik

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tie tik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang ke Jombang,

Sebuah mobil Avanza putih berhenti di halaman rumah Kyai Yusuf. Pengendara mobil itu tak lain adalah Aji. Ia meregangkan tubuhnya sebelum keluar dari mobil karena lelah setelah menempuh perjalanan hampir sepuluh jam dari Tangerang.

Aji sampai di Jombang tempat jam sembilan malam. Suasana di sekitar rumahnya sunyi sepi. Aji bergegas masuk ke dalam rumah lewat pintu samping.

"Assalamualaikum ...." ucap Aji setelah masuk ke dalam rumah. Tak ada satu pun yang menjawab salamnya.

Tidak ada tanda-tanda siapapun di dalam rumah, hal itu membuat Aji memutuskan untuk pergi ke belakang rumahnya, di mana ada pendopo yang biasa di pakai Kyai Yusuf menyendiri dalam keheningan malam, terkadang pendopo ini di pakai berkumpul untuk membahas masalah penting.

Sayup-sayup indera pendengaran Aji mulai menangkap suara Kyai Yusuf, Ummi Sarah dan Ninis ketika langkahnya semakin dekat dengan pendopo.

"Aji!" Ninis menajamkan pandangannya ketika melihat Aji yang sedang berjalan dari dalam rumah.

Semua yang ada di pendopo seketika mengalihkan pandangan ke arah pandang Ninis. Ummi Sarah mengembangkan senyumnya ketika melihat putra bungsunya pulang.

"Assalamualaikum ...." ucap Aji setelah masuk ke pendopo.

"Waalaikumsalam ...." jawab serempak semua orang yang ada di pendopo.

"Kenapa tidak memberi kabar kalau mau pulang?" tanya Ummi Sarah ketika Aji mencium punggung tangannya.

Setelah menjabat tangan Ummi Sarah, kini Aji merangkak ke arah Kyai Yusuf dan setelah itu bersalaman dengan Ninis dan suaminya.

"Biar Ummi tidak masak terlalu banyak. Nanti Aji pasti di paksa menghabiskan semua masakan Ummi," kelakar Aji setelah duduk di samping Ummi Sarah.

Kyai Yusuf tersenyum setelah mendengar Aji berkelakar, begitu pun juga Ninis dan suaminya. Memang seperti itu yang di lakukan Ummi Sarah setiap Aji pulang ke Jombang, beliau selalu masak semua makanan yang menjadi favorit Aji.

"Besok Ummi mau ke pasar sama Rahma. Ummi mau masak semua makanan kesukaanmu," ujar Ummi Sarah sambil menepuk paha putra bungsunya itu.

"Tidak usah Mi, Aji kan di sini agak lama," ucap Aji sambil menatap Ummi Sarah.

"Sudah liburan, Dik?" tanya Rudi, suaminya Ninis.

"Iya Mas, tapi Saya pulangnya cuma satu minggu saja," ucap Aji, "Kan dua minggu lagi cafe saya mulai buka, Mas," lanjut Aji sambil menatap Rudi.

Obrolan terus berlangsung. Mulai dari membahas masalah cafe hingga masalah di kampus. Setelah selesai ngobrol dengan Aji, kini mereka kembali ke topik awal, membahas tentang pendidikan Rudi.

Besok malam Rudi akan berangkat ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikan S3. Ia harus berangkat tanpa Ninis, karena putrinya masih terlalu kecil untuk di bawa pergi jauh. Rencananya, Ninis akan di titipkan di sini selama Rudi melanjutkan pendidikannya.

"Mencari ilmu itu harus Istiqomah, Le. Jangan setengah-setengah, apalagi mencari ilmu di negeri orang. Kamu harus fokus belajar di sana, jangan khawatirkan anak dan istrimu. Insyaallah mereka aman di sini. Abah hanya bisa mendoakan agar ilmu yang kamu dapatkan nanti bermanfaat untuk orang-orang di sekitarmu." Kyai Yusuf memberikan nasihat kepada menantunya itu.

Waktu terus berlalu begitu saja. Penunjuk waktu sudah berada di angka sebelas malam. Mereka semua beranjak dari pendopo untuk istirahat kecuali Kyai Yusuf. Beliau sudah terbiasa di pendopo ini seorang diri untuk merasakan keadaan alam dalam keheningan malam.

...🌹🌹🌹🌹...

Mentari pagi telah hadir untuk menyapa semua penduduk yang ada di kota Jombang. Sinarnya mulai mengikis rasa dingin yang tercipta dari angin malam yang telah pergi. Bunga-bunga pun tersenyum merekah karena merasakan kebaikan sang saja sinar.

Senyum yang indah seakan tak pernah pudar dari wajah seorang gadis yang sedang mencuci piring di dapur Kyai Yusuf. Gadis itu tak lain adalah Rahma, gadis yang mengabdikan diri di pesantren Al-Khadijah. Bisa di katakan jika Rahma menggantikan posisi Intan di rumah Kyai Yusuf.

Saat ini Rahma sedang mencuri pandang ke arah Aji yang sedang bermain bersama keponakannya di halaman samping. Rahma menatap Aji lewat jendela yang ada di dekat tempat mencuci piring yang ada di dapur.

"Ya Allah, Gus Aji benar-benar cocok menjadi suami idaman di masa depan," gumam Rahma dalam hatinya. Ia senyum-senyum sendiri ketika membayangkan menjadi istri Aji dan membangun rumah tangga bahagia dengan putra bungsu Kyai Yusuf itu.

Rahma belum sadar jika sedang di awasi Ninis dan Ummi Sarah di dekat tempatnya berada. Ummi Sarah bisa menangkap jika Rahma menaruh rasa kepada Aji.

"Rahma!" Ninis menepuk bahu Rahma hingga membuat gadis itu terkejut bukan main.

"Ya Allah!" seru Rahma seraya memalingkan pandangannya untuk menatap siapa yang ada di belakangnya.

Rahma terkesiap ketika melihat kehadiran Ninis dan Ummi Sarah ada di belakangnya. Ia menjadi salah tingkah dengan pipi yang bersemu merah.

"Kamu jadi nganterin Ummi ke pasar gak?" tanya Ninis dengan wajah yang memerah karena menahan tawanya ketika melihat Rahma salah tingkah.

"I-iya jadi, Ning. Sa-saya saya akan mengantar ummi setelah ini." Rahma terbata-bata karena gugup di hadapan Ummi Sarah.

Ninis berlalu begitu saja dari hadapan Rahma karena tidak kuat lagi menahan tawanya. Ia berjalan menuju tempat Aji berada saat ini. Tawanya pun akhirnya lepas setelah berdiri di samping Aji.

"Ada yang lucu ya, Ning?" tanya Aji dengan ekspresi wajah heran melihat kakaknya tertawa sendiri.

"A ...." Baru saja Ninis ingin menceritakan tentang Rahma, tapi Ummi Sarah tiba-tiba datang menghampirinya. Ninis lebih baik diam daripada harus bercerita di hadapan Ummi Sarah.

Ummi Sarah hanya berpamitan kepada Ninis jika beliau akan berangkat ke pasar bersama Rahma, "Ayo nduk!" Ummi sarah melambaikan tangannya kepada Rahma yang sedang mendorong motor matic.

Sekilas Aji menatap Rahma ketika lewat di hadapannya. Tidak bisa di pungkiri jika Rahma memiliki paras lebih cantik daripada Intan. Namun, Aji tak sedikitpun mempunyai rasa kepada gadis cantik itu. Hatinya sudah terpatri kepada gadis sang pemilik nama Intan Rahma Ayunda.

***

Sang raja sinar terus bergerak ke arah barat. Semburat jingga terlukis indah di cakrawala barat, pertanda jika sang raja akan kembali ke singgasana nya. Bulan pun mulai menampakkan diri untuk menyinari langit gelap tanpa taburan bintang.

Semua anggota keluarga Kyai Yusuf berdiri di halaman rumah untuk mengantar Rudi yang bersiap berangkat ke Bandara. Malam ini putra sulung Kyai Yusuf yang akan mengantar Rudi ke Surabaya. Ninis tidak bisa ikut karena putrinya tadi sore tiba-tiba demam.

Ninis hanya bisa menatap keberangkatan sang suami dengan raut wajah yang sendu. Ia harus berjauhan dengan suaminya selama beberapa waktu ke depan. Ia terkesiap ketika ada yang menepuk bahunya dan ternyata Aji sudah berdiri di belakangnya.

"Ning, kalau ada waktu, temui aku di kamar ya, Ning. Ada hal penting yang mau aku ceritakan," ucap Aji dengan suara yang lirih ketika melihat Ummi dan Abahnya sudah masuk ke dalam rumah, "ini tentang Tata," lanjut Aji.

_

_

Terima kasih sudah membaca karya ini, semoga suka ♥️😍

_

_

🌷🌷🌷🌷🌷

1
MakBarudakh
Karya Mbak Tie Tik selalu keren
Apalagi yg ini, banyak makna yg tersirat dan tersurat..
Pokoknya mantaf karya2mu mbak..
Titik pujiningdyah: terima kasih apresiasinya kak😍
total 1 replies
MakBarudakh
Guuuusss
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
Natha
tkt ummi nyuruh aji poligami
Yunie
gimana reaksi gus aji ketika tau kebenaran tentang intan 4 tahun...semoga aji bisa menerima intan tapi semua author yg menetukan
Titik pujiningdyah: hayo coba tebak🤭
total 1 replies
Mami Mara
betul, krn klo diawal namanya pendaftaran bkan penyesalan 😁
Mami Mara
smua komennya kaya yg q pikirin,,, hahaha smua salah! 🤣
Oma Uncu
ikut bahagia liat kalian berdua semoga nantinya jg bahagia sesampainya di jombang
Oma Uncu
aji kejarlah cinta mu walaupun intan tak suci lagi.karena cinta yg akan membawamu kebahagian.
Titik pujiningdyah: harus diperjuangkan ya bun
total 1 replies
nursanti Santi
duduk dikloset untuk melepas emas batangan cuyyy🤣🤣🤣
nursanti Santi
cerita yang mengisahkan keadaan pondok dan kegiatannya paling best dec soalnya akunya pengen mondok gak kesampaian jadi penasaran dec🤭🤭🤭
nursanti Santi: makasih🙏🙏
total 2 replies
NOVIA
kok aku masih penasaran ya gimana penyesalan Gus Soleh sama istrinya dan sikap anak" firda
NOVIA: hehe nggak papa Thor cuma penasaran aja penyesalan suaminya Farida sama Ninda
total 4 replies
Anna Inaq Winda
duh siapa sih yang taruh bawang disini?😭😭😭😭
Anna Inaq Winda
apa intan adalah tata hahahahhaa
Fitriana Nanaz
aku mampir lg diceritamu kak.moga yg ini jg bagus😍
Titik pujiningdyah: selamat datang kakak😍cerita ini mengandung bawang dan emosi, tapi tidak ada yg membuat panas😍
total 1 replies
Nyimas Raudloh
nauzubillah ya allloh, meninggal karna tekanan batin
😭😭😭
Yeni Eka
Mawar untuk cerita Aji dan Intan yg keren
Yeni Eka
Yg ini keren mak. Setuja aku
Yeni Eka
Keren mak,
Yeni Eka
Firda 😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!