Indonesia
NovelToon NovelToon
Assassin Terkuat Di Dunia Murim

Assassin Terkuat Di Dunia Murim

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Reinkarnasi / Action
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bonggiw01

Aku Assasin Terkuat yang tak terkalahkan, bahkan setelah menjadi seorang kakek tua, tidak ada yang bisa membunuh ku.
"Hidup ku bosan. aku harap... aku bisa bertemu dengan musuh yang lebih kuat dari ku..."
Tenyata keinginan ku Terkabul!

Setelah aku mati oleh serangan jantung, Aku di hidup kan kembali di dunia Murim... di dunia yang banyak sekali Petarung yang sangat kuat.

ini perjalanan ku sebagai Assasin Terkuat di dunia modern, sekarang hidup di dunia murim.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bonggiw01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21. Ryan VS Ketua Cyrus.

WUUUSSH!!!

BRAAAAKKK!!!

Tubuh Ketua Cyrus melesat dengan kecepatan tak kasat mata. 

Setiap pijakan kakinya menghancurkan lantai batu, meninggalkan jejak retakan besar. 

Dalam sekejap, sosoknya melebur ke dalam kabut dingin.

Mata Ryan menyipit. ‘Sudah saatnya aku menggunakan energi dalamku.’

BOOOOOOM!!!

Tanah di bawah kaki Ryan meledak, serpihan batu beterbangan ke udara. 

Tenaga Dalam adalah energi yang Ryan pelajari di dunia sebelum nya.

Bagi orang di dunia ini, ini adalah energi misterius.

Getarannya membuat semua yang menonton tercekik, seolah dada mereka ditekan oleh gunung.

WUUSSH!

Cyrus yang berlari mengitari Ryan sedikit terheran. ‘Apa ini?! Energi  yang dia gunakanbukan aura?! Tidak ada Aura yang seperti ini. tapi tekanannya jauh lebih besar! Energi Apa sebenarnya yang keluar dari tubuh bocah itu? Seumur hidupku, aku belum pernah melihat yang seperti ini!’

WUUSSHHH!!!

Dalam kedipan mata, Cyrus muncul di belakang Ryan.

“Teknik Pedang Kabut—Tebasan Tiga Kilat!”

SRET! SRET! SRET!

Tiga tebasan pedang secepat kilat langsung meluncur.

TRAAAANG! TRANG! TRANG!

DHUAR! DHUAR!

Semua tebasan itu tertahan.

Namun yang membuat Cyrus terperangah, Ryan menangkisnya tanpa menoleh ke belakang.

‘Bocah ini… dia benar-benar monster! Bagaimana mungkin ada anak semuda ini yang mampu membaca seranganku?! Bahkan para ketua Clan lain tidak akan menahan serangan ku dengan santai seperti nya!’

TRANG! TRANG!

DHUUUARRR! DHUUUARRR!

Arena hancur lebur, gelombang kejut dari pertarungan menghantam rumah-rumah sekitar. 

TRANG! TRANG! DHUAR!

Dinding bangunan runtuh, genteng beterbangan ke udara.

“LARII!!!”

“Cepat selamatkan anak-anak dan para orang tua!!!”

“Semua orang keluar dari Clan! tempat ini akan rata dengan tanah!!!”

Jeritan dan kepanikan menyebar. Para murid serta anggota clan berlarian, berusaha menjauh dari arena pertarungan.

Namun Ryan dan Cyrus tidak menghiraukan itu. 

Mereka berdua sudah masuk ke dalam dunia mereka sendiri.

TRANG! TRANG! WUUSSH!

Kedua pedang saling beradu dengan kecepatan yang sulit diikuti mata.

“Teknik Pedang Kabut—Tebasan Penembus!”

WUUSSSHHH!!!

Pedang Cyrus menebas vertikal, Ryan dengan santai menahan serangan itu dengan pedang nya. Namun yang terjadi....

WUUSSH!

Serangan Ketua Cyrus menembus pedang Ryan seolah senjata itu hanyalah ilusi.

'Apa?!' Ryan terkejut. ‘Pedangnya… menembus pedangku?! Tidak mungkin! Aku sudah memastikan pedang ku menahan serangan itu!'

Serangan ketua Cyrus akan mengenai Ryan.

WUUSSH!

Namun di detik terakhir, tubuh Ryan memutar di udara dengan manuver tinggi.

Dengan kelincahan luar biasa, ia melompat, menghindar hanya satu inci dari serangan mematikan itu. 

DHUAR!

Ujung pedang Cyrus hanya membelah udara, meninggalkan bekas besar di tanah.

“Kau masih bisa menghindari itu? Luar biasa, nak… Kau benar-benar kuat.”

WUUSSH!

Baru saja kaki Ryan mendarat, Cyrus sudah kembali menghujaninya dengan serangan tanpa henti.

TRANG! TRANG! TRANG!

WUUSSSHH! DHUUUAR!

Ryan menahan, mengelak, dan melawan. 

Setiap benturan semakin memperluas kehancuran di sekitar. 

Pohon-pohon tumbang, tembok tinggi runtuh, dan halaman Clan berubah hancur.

Ryan menarik napas dalam-dalam. “Sudah cukup. Sekarang Giliranku. Aku akan mengakhiri nya sekarang”

Matanya berkilat dingin, lalu dia mengangkat pedang dengan satu tangan.

“Teknik Pedang Satu Tangan – Langkah Pertama.”

WUUUUSSHHHH!!!

Ryan menghilang lalu muncul di depan Cyrus dengan tebasan penuh tekanan.

TRAAAANG!!! DHUAR!

Pedang Cyrus bergetar keras, tubuhnya tertekan mundur. Tanah di bawah nya hancur.

‘Mengejutkan, Serangannya tiba-tiba menjadi sangat berat!’ pikir Cyrus.

Ryan tidak berhenti. “Teknik Pedang Satu Tangan – Langkah Kedua.”

WUUSSH! WUUSSH!

Serangan beruntun kembali menghantam.

TRANG! TRANG! DHUAR! DHUAR!

Cyrus mampu menahan, tapi tubuhnya seolah terbebani gunung yang jatuh. Lututnya mulai bergetar.

‘Teknik pedang apa ini sebenernya?! Serangan demi serangan nya sangat berat. seolah gunung menimpa ku!!’

Ryan menatap lurus, matanya penuh ketegasan. “Teknik Pedang Stau Tangan - Langkah Ketiga.”

WUUSSH! WUUSSH! WUUUUSSHHHH!!!

Dalam sekejap, gerakan Ryan menjadi semakin cepat dan padat. 

Tiga tebasan datang bersamaan, seperti kilatan petir.

Wajah Ketua Cyrus pucat. ‘Kalau seperti ini… aku bisa mati!!!’

TRANG! TRANG! DHUUARRR!!!

Cyrus berhasil menahan dua serangan, namun tubuh nya sudah tidak tahan.

WUUSSH!

Pedang Ryan menggores lehernya, tipis, hanya meninggalkan luka merah di kulit. 

Namun cukup untuk memaksa Ketua Cyrus jatuh berlutut.

Brug!

Pedangnya terlepas, menancap di tanah.

Arena sunyi.

Ketua Clan Kabut Dingin kini berlutut dengan darah menetes dari lehernya.

‘T-tidak mungkin… aku… kalah… oleh seorang bocah berusia 18 tahun?!’

Napas Cyrus tersengal, matanya dipenuhi keterkejutan.

Di hadapannya, Ryan berdiri tegak, pedangnya masih teracung, dingin, dan mantap.

“Ketua Cyrus, anda tidak apa-apa?” tanya Ryan sambil menarik katana miliknya, lalu perlahan memasukkannya kembali ke dalam sarung. 

Dengan sikap penuh hormat, ia menunduk sedikit, kemudian meraih lengan Ketua Cyrus yang masih berlutut untuk membantunya berdiri.

Cyrus mengangkat wajahnya. Hening sesaat, lalu tawa kerasnya pecah.

“Hahaha… luar biasa, nak! Kau benar-benar kuat!” Suaranya bergetar antara kagum dan lega. “Aku bisa katakan, kau adalah anak muda paling berbakat di seluruh benua Eryndor!”

Ryan mengangguk tenang. “Terima kasih, Ketua. Tapi semua ini bukan hanya karena diriku sendiri. Aku beruntung… karena memiliki garis keturunan dari dua Clan besar. Itu adalah warisan yang harus ku manfaat kan.”

Cyrus terdiam sejenak.  “Kau benar, nak… Aku tidak menyangka. Anak yang dulu aku benci, hanya karena ibumu hamil di luar nikah. Aku mengusirmu saat masih bayi, tanpa belas kasihan. Dan sekarang, kau berdiri di hadapanku sebagai pendekar terkuat yang pernah kulihat.”

Nada suaranya melembut, dipenuhi penyesalan. “Maafkan aku, Ryan… Semua yang kulakukan waktu itu… hanyalah demi melindungi budaya dan aturan clan. Tapi ternyata aku salah besar.”

Ryan menatapnya tanpa amarah. “Tidak masalah, Ketua. Biarlah masa lalu tetap menjadi masa lalu. Aku justru bisa tumbuh seperti sekarang karena aku hidup di luar Clan. Dunia luar menempaku lebih keras daripada yang bisa kubayangkan.”

Cyrus menatap Ryan lama, lalu menepuk pundaknya dengan genggaman hangat. “Luar biasa nak… Kau bukan hanya kuat, tapi juga bijaksana.” Suaranya penuh kebanggaan. “Ini adalah kekalahanku. Namun aku ingin meminta tolong pada mu, karena tidak ada seorang pun yang menyaksikan pertarungan kita tadi, bisakah kau merahasiakannya? Aku masih harus menjaga wibawa di depan enam Clan lainnya.”

Ryan tersenyum tipis. “Itu bukan masalah, Ketua. Aku tidak membutuhkan validasi dari siapa pun. Tujuanku hanya ingin menguji kekuatanku.”

“Jangan lagi memanggilku Ketua. Mulai sekarang, panggil aku kakek. Karena sejak detik ini, kau adalah bagian dari Clan Kabut Dingin.”

Ryan menunduk hormat. “Terima kasih, Kakek.”

Keduanya menoleh ke sekeliling. 

Arena yang dulunya megah kini porak-poranda. 

Tanah berlubang dan bangunan sekitar hancur tak berbentuk.

“Sial…” Cyrus menghela napas panjang. “Sepertinya tempat ini sudah tidak layak dihuni. Kita harus segera memindahkan Clan Kabut Dingin ke kota baru.”

Ryan menatap serius. “Kakek… ada banyak pertanyaan yang ingin kutanyakan. Bisakah kita bicara?”

“Tentu saja,” jawab Cyrus dengan senyum tenang. “Nanti malam. Kita akan duduk bersama. Aku ingin mendengar seluruh ceritamu, Ryan.”

Ryan mengangguk pelan.

‘Aku akhirnya diterima di Clan Kabut Dingin. Kini waktunya menggali semua informasi tentang dunia ini… Tentang tujuh Clan, tentang rahasia pedang, dan terutama… aku harus memastikan, apakah jalanku akan bersama Kultus Iblis atau dengan Aliansi Pedang Tujuh Langit.’

1
Endi Tu Endy
dari awal lagi kah
Terserah
gass thor 🍻
V.MaryGrace
lanjut thorr
Terserah
ninggalin jejak dulu
Ed Troivan
update terus💪👍
The Rizki: kenalan yuk
total 1 replies
Ed Troivan
Lumayan ceritanya thorku 💪
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor .........
xebeck D ron
awal lagi nih?
ZAHRANI
keren mantap jiwa thor👍👍
Heroik gg
katanya season 2 bang kok balik season 1
Anonim
👍
Betesyon Betesyon
ini cerita nya di mulai dari awal lagi kah?
RR
lagi pindahan atau lagi tes ombak nih bang😁, semangat terus pokonya dahh
ZAHRANI: bang jangan sampek hiatus😭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!