Indonesia
NovelToon NovelToon
Lika Liku

Lika Liku

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:15.1k
Nilai: 5
Nama Author: Taurus girls

Tepat di hari pernikahan Kasa,kakaknya. Kaisar di minta untuk menggantikan posisi kakaknya yang menghilang entah kemana.Bagaimana reaksi Akira yang menjadi pengantin wanitanya..? jika mengetahui yang menikahinya justru malah adik dari calon suaminya.? akankah Akira syok atau..Entahlah

Penasaran? simak kisah Kaisar dan Akira SEKARANG JUGA...!!!!!

Akira menyentak nafas kasar,mengusap air asin yang tak mau berhenti mengalir,Akira sadar kalau semua ini bukanlah kesalahan tuan Kaisar.Jadi salah jika ia meluapkan sakit hatinya pada suaminya ini.."Tuan,dengan segampang itu kau berkata aku untuk tak menangis..? Asal anda tahu,saya ini manusia biasa yang memiliki hati,bukan pohon pisang yang tak mempunyai hati..!" Emosinya benar-benar memuncak.

Bingung,Kaisar tentu tak tahu harus bersikap seperti apa.Niatnya ingin menenangkan,tetapi...Akira justru meradang.Salahkah yang ia ucapkan tadi..?

"Akira saya minta maaf,sa---"

"Keluar..! Saya bilang anda keluar..!" Bentaknya keras,tetapi tentu tak

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Taurus girls, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep 22

Livi menggeleng.."Tidak ! Aku tidak berbohong,aku hanya mencintai diri mu Za,justru aku senang karena Kasa sudah tidak mengejar-ngejar aku lagi..!" Menatap kedua manik mata Erza,dengan penuh harapan Erza akan percaya dengan kata-katanya.

Erza meneguk ludah,ada rasa hangat di hatinya karena Livi mengatakan cinta padanya,tetapi ada rasa yang seperti ingin menyelidikinya agar hasilnya lebih pasti.Wajah terpekiknya Livi,sungguh melekat di ingatannya.Dan itu perlu Erza selidiki.Selama berjalan dengan Kasa saja Livi dulu mau-mau saja ia godai,tidak menutup kemungkinan Livi juga bisa saja bermain api di belakangnya.

Apa lagi,sejak satu bulan ini Erza sibuk bekerja,dan waktu bertemu dengan Livi hanya sebentar saja.."Liv,semoga pernyataan cinta mu ini,memang benar-benar tulus.Aku juga mencintai mu.Jangan pernah membuat aku kecewa Liv.." Erza berkata,matanya menatap setiap inci wajah cantik Livi,kedua tangan Erza menyentuh kedua bahu lengan Livi yang terlapisi handuk kimono.

Livi tersenyum seperti biasanya,senyum yang memang sangatlah manis,sampai-sampai si Erza pun terpesona,padahal sudah jelas,dulu Livi masih calon istri Kasa:temannya..."Akan aku usahakan Za.."Livi Memeluk Erza saat Erza memeluknya erat.

"Semoga saja filing aku tentang kau salah Liv..!" Batin Erza di balik punggung Livi.

.

.

.

.

.

.

Kediaman Mariko.Mama Marsya dan Papa Abi dan seluruh keluarga sudah sibuk sejak pagi tadi.Kaisar juga ikut sibuk membantu mempersiapkan untuk acara pernikahan kakaknya esok hari.

Disini di kamar yang sudah di hias sedemikian rupa,Kasa tersenyum puas.Membayangkan wajah Akira yang cantik,ya walaupun sampai saat ini belum ada rasa dalam hatinya,tapi tidak ada salahnya untuk mencoba.

"Kak !"

Kasa menoleh,dan di ambang pintu kamarnya.Kaisar berdiri dengan kedua tangan menekuk di pinggang.."Why..?" Sahut Kasa,mengalihkan pandangan,kembali menatap meja kaca rias wanita yang memang ia siapkan,besok Akira sudah akan tinggal di sini karena sudah sah menjadi istrinya.

"Sudah cinta..?" Kaisar bertanya,mendekati kakaknya,dan mengikuti arah pandang kakaknya.

Kasa meneguk ludah,tersenyum tipis.."Aku dan Akira memang belum saling menyukai Kai,tapi Aku dan Akira pasti akan bisa saling suka jika sudah bersama.."Jawab Kasa,beralih menatap adiknya yang terlihat murung.

Menyadari tatapan kakaknya,Kaisar tersenyum tipis,menatap kakaknya dan menepuk bahunya.."Semoga bahagia,aku---"

"Dan semoga kau cepat menyusul..!" Sela Kasa memotong kata yang akan keluar dari bibir Kaisar.Tidak lupa senyum mengejek tercetak disana.

Kaisar berdecak,berbalik badan,mulai beranjak untuk membantu yang lainnya lagi.."Kai..! Bagaimana kalau kita menikah dihari yang sama,kita kan kembar..!" Celetuk Kasa.

Reflek Kaisar memberhentikan langkah,matanya melotot lebar,lalu memejam dalam dengan tetap memunggungi Kakaknya.."Masih ingin sendiri,belum bisa menafkahi anak orang..!" Akunya,kembali melanjutkan langkahnya yang tertunda.

Kasa tersenyum sinis,kemudian mengambil ponsel yang disimpan disaku celananya.Mengirim pesan pada seseorang.

.

.

.

.

Klunting !

Dimeja makan sini,Akira menatap ponselnya yang berkedip,cuek saja,karena Akira sedang menikmati makan siang bersama sang Ibu.Kata Ibu kemarin,kalau dirinya sudah menikah dirinya akan diboyong kerumah suaminya dan tinggal disana,jadi ya..bisa terbilang Akira sedang menikmati moment sebelum semua itu terjadi.

"A..nambah sayurnya,enak ini.." Ibu sindi menyendok sayur nangka buatannya,dan menaruhnya kedalam piring Akira dan juga piring miliknya.

"Sudah Bu,nanti Akira bisa gendutan kalau banyak makan seperti ini.Akira sudah nambah dua kali lho..!" Setelah mengatakan itu Akira kembali melahap makanannya,memang sudah lama Ibunya tidak masak menu ini,jadi Akira kangen dan ingin melampiaskan rasa kangennya dengan menambah porsi makannya.

Ibu Sindi tersenyum geli kemudian tertawa kecil membayangkan putri satu-satunya berubah menjadi gendut.."Lucu ya..." Celetuknya dengan tiba-tiba

Akira menelan makanannya,mendongak menatap sang Ibu yang bertingkah aneh.."Ibu membayangkan apa Bu,perasaan disini tidak ada yang melawak Bu..!" Tanyanya yang merasa Ibunya ini tak seperti biasanya.Tapi Akira tersenyum karena melihat Ibunya tertawa,ya walaupun sedikit.

Ibu Sindi menggeleng.."Kau sepertinya lucu kalau gendut A..!" Lalu kembali makan dengan kekehan,bayangan body lucu anaknya yang seperti ada dalam bayangannya belum hilang.

Akira mendengus,kesal karena merasa jika Ibunya sedang meledeknya.."Ih Ibu ..! Akira tidak ingin gendut ya Bu,ya sudah Akira sisa-in makannya..!" Akira beranjak dari duduk sedikit mendorong kursinya ke belakang,mengambil ponsel yang tergeletak.

"A..Ibu tidak bermaksud lho sayang..!" Sedikit teriak karena Akira sudah berada ditengah anak tangga sana.Kembali terkekeh melihat putrinya yang menjadi ngambek dan mogok makan.

Cek klek

Akira masuk kedalam kamarnya,menjatuhkan badan diatas ranjang setelah menutup kembali pintunya.Bibirnya mengerucut,dia mengarahkan kamera ponselnya didepan wajah.."Cantik gini lho,masa' dibilang lucu sih.." Gumamnya dalam kesendirian.."Eh,tapi kalau aku benar-benar gendut,gimana sih ya? kayanya...benar seperti yang dikatakan Ibu,lucu.Hihihi...!" Terkikik saat membayangkan bodynya berubah menjadi gendut.

Drrttt drrtttt

Ponsel yang tadi menunjukan gambar wajah dirinya,karena Akira sedang berkaca,kini berubah sebuah wajah seseorang karena ada panggilan masuk.Akira menegakan badan bersandar dipapan ranjang,lalu Ibu jarinya menggeser tombol hijau..."Hallo.." Sapanya.

"Hai A..sedang apa..?" Suara pria yang tak lain adalah Kasa,calon suaminya.

Akira mengulum bibir.."Duduk dikasur..." Singkat menjawabnya.

"Oh,uummm...saya sudah menyebar undangannya A.." Ucap Mas Kasa,tentunya setelah lima menit berfikir,karena Akira tidak bertanya ataupun memulai obrolan lebih dulu.

"Mas Kasa mengundang banyak orang..?" Akira bertanya,karena sedikit penasaran juga,karena acara pernikahannya memang diadakan ditempat mempelai pria,dan itu tentu saja sudah disetujui oleh kedua belah pihak.

"Mama dan Papa yang menginginkan pernikahan kita diadakan secara meriah A..! Pastinya banyak orang yang diundang oleh Mama dan Papa.."

Akira mengangguk paham,."A..!" Panggil Kasa.

"Hmmm...!"

"Saya...mengundang..Livi.." Jujurnya dengan sangat berhati-hati,takut kalau nantinya akan menyakiti perasaan Akira.

Akira melengos,mendengus,mendengar nama wanita itu disebut.Bukan cemburu,ataupun marah,tetapi...."Terserah kau saja Mas,aku tidak mempermasalahkannya..." Jawab Akira dengan hati legowo.Toh,Akira juga tidak memilik perasaan apa-apa dengan Mas Kasa.

"Kau tidak bertanya..?" Suara Kasa kembali terdengar.

Akira mengerutkan kening,tentu merasa aneh dengan pertanyaan Mas Kasa.."Bertanya apa..?"

Terdengar Mas Kasa menghembuskan nafas kasar disana.."Tidak apa-apa..!" Lalu panggilan itu langsung dimatikan sepihak.

"Mas Kasa kenapa..? Kok aneh..!" Gumam Akira menatap ponselnya yang layarnya menghitam.

1
Astrea
cukup menarik
Astrea
kta siap tdk ada yg mw sm kmu A.. kyknya Kaisar bkl nksir sama kmu deh.
Astrea
blum apa apa udh bkn ank org pingsan. tgg jwb Kai
Astrea
yg jls orng tua akn tdk trma krna anknya di prlkukn tidk baik.
Astrea
oohh agak gil4 ya pnts saja kasa memprlakukn Akira spt itu.
Astrea
Kasa sama Kaisar saudara kembar?
Astrea
masih punya malu ya si tuan Kasa kupikir tidak/Joyful/
Astrea
Kasihan Akira harus jadi tulang punggung keluarga.
Mami
aku ikut tercengang
Mami
coba aku cicipin nasgornya A
wkwkwk
Mami
hahaha
Mami
wkwkwk
Mami
salting nggk tuh
Mami
semoga kasa yang terbaik buat Akira.
Mami
hahaha
Mami
nggk sbr nunggu pernikahan Akira dan Kasa
Mami
mbak drink galak
Bintang
Semngat author Taurus girls. sambil nunggu karya kakak yang lain update aku baca yang udah tamat.

love sekebon untuk author kesayangan
Bintang
baca sampai bab ini menarik dan suka sama ceritanya.

semangt author kesayangan.
ini udah tamat aku jadi gak gantung bacanya
Bintang
papa abi benar. tidk ada orang tua yg benar benr bnci pd anaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!