didunia ini dimana sihir adalah segalanya, sedangkan Kyle Rouseyn dianggap sebagai yang terlemah dalam bidang sihir
Kyle adalah murid kelas 2 akademi sihir reveign yang terkenal karna menghasilkan banyak kandidat hero, semua murid dan orang orang menganggap kyle tidak akan pernah bisa menjadi hero. kyle tidak memperdulikannya, dia terus berusaha untuk membuktikan dirinya bisa menjadi hero
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon satria satsu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
terungkapnya suatu hubungan
Setelah mengobrol dengan arthur, kyle kembali ke kelasnya. Saat sedang berjalan menuju kelas, tifana berbicara sesuatu
"Kyle, kenapa aku tidak boleh keluar dari sini?" tanya tifana dengan penasaran
"Nanti akan muncul masalah jika kau asal keluar, tifana" jawab kyle dengan santai
"Tapi aku ingin keluar dari pedang ini, rasanya sangat bosan didalam sini" ujar tifana dengan suara memohon
"Aku tahu, tapi bersabarlah hingga ada waktu yang tepat" balas kyle dengan nada menenangkan
Saat kyle sudah kembali ke kelas, ia dihampiri oleh loyd dan sara
"Kyle, tadi kau berbicara dengan siapa saat dilorong?" tanya loyd dengan penasaran
"Kami tadi melihatmu berbicara dengan seseorang, tapi tidak ada orang di dekatmu" tambah sara
"Mungkin kalian hanya salah lihat, aku tidak berbicara dengan siapa pun kok" jawab kyle dengan gugup dan nada berbohong
"Kau tidak berbohong kan?" tanya sara dengan nada curiga
"Tidak kok, aku jujur dan tidak berbohong" jawab kyle dengan gugup
Lalu ada guru yang masuk kedalam kelas dan pelajaran pun dimulai
Saat sedang pelajaran, kyle melihat sara dan loyd yang masih menatapnya dengan tatapan curiga
Saat bel pulang berbunyi, kyle segera pergi ke tempat yang sepi dan sedikit orang tahu
"Sekarang kau sudah boleh keluar, tifana" ujar kyle
Lalu tifana keluar dari pedang artefak milik kyle
"Terima kasih sudah mengizinkanku keluar, suamiku" ujar tifana
"Suamiku?" tanya teman temannya kyle yang mengintip dari kejauhan
Kyle terkejut saat melihat teman temannya ternyata mengikutinya kesini
"Tidak, itu tadi salah sebut" jawab kyle
"Aku sudah capek dari tadi begitu, kyle adalah suamiku dan itu nyata bukan kebohongan" balas tifana dengan nada sedikit marah
"Bukan begitu maksudku, tifana. Aku hanya ingin menyembunyikan hubungan kita agar tidak ada masalah yang terjadi" ujar kyle dengan nada bersalah
"Sejak kapan kalian menjadi sepasang kekasih?" tanya celia
"Sejak enam bulan yang lalu, ia mencium bibirku dan aku telah menjadi kekasihnya karna aturan di dunia roh" jawab kyle dengan jelas
Semua orang yang mendengar itu langsung pada terdiam dan tidak bisa berkata apa apa
"Dia sangat cantik dan anggun" ujar sara dengan tatapan kagum
"Dia memang cantik dan anggun, tapi terkadang juga pemalu" balas kyle dengan santai
Wajahnya tifana jadi memerah setelah mendengar itu
"Tifana adalah roh yang sangat kuat dan ahli dalam pertempuran" ujar kyle dengan nada memuji
"Tapi kau jauh lebih kuat dariku, kyle" balas tifana sambil tersenyum
Setelah itu, kyle berjalan pulang ke rumahnya. Saat sedang dalam perjalanan, ia mendengar semua cerita yang diucapkan oleh tifana
"Dari mana kau dapat cerita sebanyak itu, tifana?" tanya kyle dengan penasaran
"Aku kan sudah hidup ribuan tahun, karna itulah aku tahu banyak cerita" jawab tifana dengan santai
"Seperti apa dunia roh itu?" tanya kyle
"Tempat yang indah dan damai, tapi isinya hanya perempuan" jawab tifana dengan serius
"Kurasa itu tempat yang indah dan disukai oleh banyak laki laki" ujar kyle dengan nada bercanda
"Itu memang benar sih" ucap tifana sambil tertawa
Saat kyle sudah sampai dirumahnya, ia melihat ada alice di rumahnya
"Kenapa ada alice disini?" tanya kyle dengan nada terkejut
"Mulai besok, alice akan jadi murid pindahan di akademi reveign dan dia akan tinggal disini"
"Kita sudah diizinkan oleh ratu moonlight" jawab ibunya dengan jelas
"Astaga, jadi kau adalah murid pindahan yang jadi rumor akhir akhir ini" ujar kyle dengan nada tak percaya
"Kan aku sudah bilang, aku akan membuatmu jatuh cinta kepadaku" balas alice sambil tersenyum
"Coba saja buat aku jatuh cinta kepadamu jika bisa" ucap kyle dengan nada percaya diri dan sombong
"Aku terima tantanganmu, kyle" balas alice dengan serius
"Ayo makan, ibu sudah masak" ujar ibunya kyle
"Ya, aku akan ganti baju dulu" ucap kyle sambil berjalan ke arah kamarnya
Setelah ganti baju, kyle pergi ke meja makan. Ia makan dengan santai dan mengobrol dengan semua orang disitu